Apple Optimistis Penjualan Naik Berkat iPhone 17 dan MacBook Neo
Apple mencatat kinerja penjualan yang solid berkat tingginya permintaan terhadap produk terbaru mereka, termasuk iPhone 17 dan MacBook Neo. Kondisi...
Read more
Banyak pengguna smartphone percaya bahwa mengaktifkan Airplane Mode saat mengisi daya dapat membuat baterai terisi lebih cepat. Tips ini cukup populer di internet, terutama ketika kondisi baterai hampir habis dan waktu pengisian terbatas.
Namun, apakah cara ini benar-benar efektif?
Berdasarkan penjelasan yang dihimpun dari berbagai pengujian, jawabannya adalah ya, tetapi efeknya tidak terlalu signifikan.
Airplane Mode pada dasarnya adalah fitur yang dibuat untuk menonaktifkan seluruh koneksi nirkabel pada ponsel, seperti jaringan seluler, WiFi, dan Bluetooth. Saat fitur ini aktif, ponsel berhenti melakukan berbagai aktivitas latar belakang, seperti mencari sinyal, menyinkronkan data, atau mempertahankan koneksi perangkat lain.
Karena aktivitas tersebut membutuhkan daya, menonaktifkannya memang membuat konsumsi energi menjadi lebih kecil. Alhasil, daya dari charger bisa lebih fokus untuk mengisi baterai.
Menurut hasil pengujian yang dilakukan oleh SlashGear, penggunaan Airplane Mode memang memberikan dampak pada waktu pengisian, meski tidak besar.
Dalam uji coba menggunakan Samsung Galaxy S24 Ultra, ponsel yang diisi dari 0 persen hingga 100 persen dalam kondisi Airplane Mode aktif membutuhkan waktu sekitar 1 jam 2 menit.
Sebagai perbandingan, saat semua koneksi tetap aktif, waktu pengisian tercepat tercatat sekitar 1 jam 9 menit.
Artinya, perbedaan yang dihasilkan hanya sekitar 4 hingga 7 menit lebih cepat.
Hasil ini juga sejalan dengan pengujian lain yang dilakukan oleh CNet, yang menemukan bahwa Airplane Mode hanya memangkas waktu pengisian dalam hitungan menit saja.
Meski koneksi jaringan dimatikan, ada banyak komponen lain di dalam smartphone yang tetap mengonsumsi daya cukup besar. Beberapa di antaranya adalah layar, prosesor, dan aplikasi berat seperti game atau video.
Jika pengguna tetap memakai ponsel saat dicas, terutama untuk aktivitas berat, maka efek penghematan dari Airplane Mode menjadi hampir tidak terasa.
Selain itu, kecepatan pengisian juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti:
Dalam beberapa kasus, suhu yang tinggi justru membuat proses pengisian menjadi lebih lambat. Hal ini karena sistem ponsel akan menurunkan kecepatan charging untuk mencegah panas berlebih yang bisa merusak baterai.
Dibandingkan hanya mengandalkan Airplane Mode, ada beberapa cara yang terbukti lebih efektif untuk mempercepat pengisian baterai.
Pertama, gunakan adapter charger dengan daya besar yang mendukung teknologi fast charging. Saat ini, banyak smartphone sudah mendukung pengisian cepat hingga 45 watt, 60 watt, bahkan 120 watt.
Kedua, pastikan menggunakan kabel yang sesuai dan berkualitas, karena kabel yang tidak mendukung dapat membatasi aliran daya.
Ketiga, lepaskan casing ponsel saat pengisian untuk membantu mengurangi panas. Suhu yang lebih stabil membuat proses charging berjalan lebih optimal.
Terakhir, hindari penggunaan ponsel untuk aktivitas berat saat dicas. Layar dan prosesor yang aktif akan tetap mengonsumsi daya, sehingga memperlambat pengisian.
Referensi:
KompasTekno
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Gadget Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia gadget — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebagian pengguna mungkin terkejut saat membuka fitur status di aplikasi WhatsApp. Pasalnya, tidak hanya konten dari kontak, kini iklan juga...
Apple mencatat kinerja penjualan yang solid berkat tingginya permintaan terhadap produk terbaru mereka, termasuk iPhone 17 dan MacBook Neo. Kondisi...