Friendster Resmi Hadir di iOS, Usung Konsep Sosial Media Lebih Personal

Friendster kembali hadir di iPhone dengan konsep tanpa iklan dan algoritma. Simak fitur dan cara menambah teman di platform ini. (Foto: App Store)

Friendster kembali hadir di iPhone dengan konsep tanpa iklan dan algoritma

Platform jejaring sosial legendaris Friendster resmi kembali meramaikan industri media sosial dengan meluncurkan aplikasi terbarunya untuk pengguna iPhone. Langkah ini menjadi bagian dari upaya comeback setelah sempat menghilang dari peredaran sejak 2015.

Berdasarkan data dari laman resmi Friendster, aplikasi tersebut kini sudah tersedia untuk perangkat iOS dan dapat langsung diunduh oleh pengguna. Kehadiran versi terbaru ini membawa pendekatan yang cukup berbeda dibandingkan media sosial modern saat ini.

Friendster mengusung konsep yang lebih sederhana dengan fokus pada hubungan pertemanan di dunia nyata, bukan sekadar interaksi digital dengan orang asing.

Dalam pernyataannya, pihak Friendster menegaskan bahwa platform ini dirancang untuk menghubungkan pengguna dengan orang yang benar-benar mereka kenal. Salah satu fitur unik yang ditawarkan adalah sistem penambahan teman melalui interaksi langsung, seperti mendekatkan perangkat antar pengguna atau phone-to-phone.

“Friendster membantu terhubung dengan orang-orang yang benar-benar kenal. Tidak ada iklan, tidak ada algoritma, tidak ada spam, dan kami tidak pernah menjual data Anda,” tulis pihak perusahaan dalam pernyataannya.

Berbeda dengan kebanyakan platform media sosial saat ini, Friendster menghilangkan konsep follower maupun rekomendasi akun asing. Pengguna hanya dapat menambahkan teman yang memang dikenal secara nyata, sehingga interaksi yang terjadi lebih personal dan terbatas.

Selain itu, platform ini juga menegaskan tidak menggunakan algoritma untuk mengatur tampilan feed. Artinya, konten yang muncul sepenuhnya berasal dari jaringan pertemanan pengguna tanpa campur tangan sistem rekomendasi.

Fitur dan Cara Menambah Teman di Friendster

Dalam deskripsi aplikasinya di App Store, Friendster menawarkan sejumlah fitur utama yang mendukung pengalaman sosial yang lebih privat.

Beberapa fitur tersebut meliputi feed khusus teman, pesan pribadi maupun grup, serta notifikasi interaksi. Seluruh fitur dirancang untuk menjaga komunikasi tetap sederhana dan tidak dipenuhi konten yang tidak relevan.

Untuk menambah teman, pengguna tidak bisa sekadar mencari atau mengikuti akun seperti di platform lain. Friendster mengharuskan adanya interaksi langsung antar pengguna, salah satunya dengan mendekatkan perangkat untuk saling terhubung.

Pendekatan ini dinilai sebagai upaya menghadirkan kembali esensi awal media sosial, yakni membangun koneksi nyata, bukan sekadar angka pengikut.

Kembalinya Friendster juga membawa misi untuk menjawab kekhawatiran pengguna terhadap isu privasi. Platform ini mengklaim tidak menampilkan iklan dan tidak menjual data pengguna, sesuatu yang menjadi perhatian besar di era digital saat ini.

Sebagai informasi, Friendster pernah menjadi salah satu pelopor jejaring sosial di awal tahun 2000-an sebelum akhirnya menghentikan layanan pada 2015. Kini, dengan konsep baru yang lebih mengutamakan privasi dan hubungan autentik, Friendster mencoba menarik kembali minat pengguna lama maupun generasi baru.

Referensi:
BloombergTechnoz

📚 ️Baca Juga Seputar Internet

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026

. Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED