Kronologi Penikaman Nus Kei di Bandara Terungkap Ini Fakta Pentingnya
Kasus penikaman yang menewaskan Agrapinus Rumatora atau Nus Kei mengguncang publik. Insiden tersebut terjadi di Bandar Udara Karel Sadsuitubun pada...
Read more
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga memastikan proyek pembangunan Jalan Layang (flyover) Latumenten di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, resmi dimulai. Pembangunan infrastruktur strategis ini ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Bina Marga DKI Jakarta, Wiwik Wahyuni, proyek flyover tersebut sudah masuk tahap awal pada Oktober 2025.
“Pembangunannya sesuai jadwal. Pada Oktober 2025 ini telah resmi memasuki tahap awal,” kata Wiwik, Rabu (29/10), dikutip dari Antara.
Proses pembangunan flyover dimulai sejak penandatanganan perjanjian kerja sama pada 24 Oktober 2025 antara Pemprov DKI Jakarta dan PT Modern Widya Tehnical sebagai kontraktor pelaksana. Proyek ini menggunakan skema design and build atau kontrak rancang dan bangun.
“Proses ini dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan kontraktor pelaksana PT Modern Widya Tehnical melalui skema kontrak rancang dan bangun,” ujar Wiwik.
Lebih lanjut, Wiwik menjelaskan bahwa proyek masih dalam tahap persiapan awal sebelum pekerjaan fisik dimulai. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain penyelidikan tanah, survei pengukuran, serta sosialisasi kepada warga sekitar Jalan Latumenten.
“(Proyek) sedang memasuki tahap perancangan dan disain, persiapan sosialisasi pelaksanaan, penyelidikan tanah dan survei pengukuran,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa pihaknya menargetkan proyek tersebut dapat selesai tepat waktu.
“Pembangunan flyover ini direncanakan selesai sesuai jadwal pada Desember 2026,” kata Wiwik.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengumumkan rencana pembangunan flyover ini yang berlokasi di samping Stasiun Grogol, Jakarta Barat.
Menurut Kepala Subkelompok Perencanaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Mahendra, panjang flyover akan mencapai 380 meter, membentang dari sisi selatan hingga utara Stasiun Grogol.
Mahendra menjelaskan bahwa setelah proyek ini selesai, Jalan Latumenten hanya akan digunakan untuk kendaraan umum seperti Transjakarta, Jaklingko, dan KRL Commuter Line. Sementara itu, kendaraan pribadi seperti mobil dan motor akan dialihkan untuk melintas di atas flyover.
Selain itu, Pemprov DKI juga berencana membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan konsep skywalk berbayar agar pejalan kaki dapat berpindah antar-area dengan lebih aman dan nyaman, serupa dengan skywalk di kawasan Bundaran HI.
Proyek ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Grogol dan meningkatkan konektivitas transportasi umum di wilayah Jakarta Barat.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...