Serangan Drone Ukraina di Rusia Tewaskan Remaja yang Sedang Berkendara Motor
Serangan drone yang diluncurkan oleh Ukraina kembali memakan korban jiwa di wilayah Belgorod, Rusia. Kali ini, dua remaja dilaporkan meninggal...
Read more
Pergerakan pemudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Pelabuhan Merak, Banten. Sejak dini hari, sejumlah kendaraan pribadi terpantau mulai memadati area dermaga untuk menyeberang menuju Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan terutama terlihat di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak. Meski demikian, situasi secara umum masih terkendali dan belum terjadi kepadatan yang signifikan.
Menurut Executive Director Regional 2 PT ASDP Indonesia Ferry, Zulvidon, jumlah kendaraan yang menyeberang masih berada pada tingkat normal meskipun mulai mengalami peningkatan.
“Di Pelabuhan Merak kami sudah siap semua. Hari ini ada peningkatan tetapi belum terlalu banyak, masih di bawah lima ribu kendaraan dalam satu hari,” kata Zulvidon saat ditemui di Pelabuhan Merak, Sabtu dini hari.
PT ASDP Indonesia Ferry memperkirakan lonjakan arus kendaraan akan terjadi mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan proyeksi perusahaan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-4 hingga H-3 Lebaran.
Pada periode tersebut, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera diprediksi bisa mencapai puluhan ribu unit.
“Pada puncaknya diperkirakan sekitar 35 ribu sampai 46 ribu kendaraan akan memadati Pelabuhan Merak,” ujar Zulvidon.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi. Salah satunya dengan membuka kantung parkir di Dermaga Indah Kiat yang mampu menampung sekitar dua ribu kendaraan pribadi.
Selain itu, pemudik yang menggunakan sepeda motor diperkirakan akan memadati Pelabuhan Ciwandan yang dikelola oleh Pelindo 2. Lonjakan kendaraan roda dua diprediksi mulai terjadi pada Senin hingga Selasa, 16 sampai 17 Maret 2026.
Menurut Zulvidon, jumlah sepeda motor yang menyeberang melalui pelabuhan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari lima ribu unit per hari.
“Kami memprediksi pada Senin dan Selasa jumlah kendaraan roda dua sudah meningkat di atas lima ribuan di Ciwandan,” jelasnya.
Tidak hanya menyiapkan fasilitas tambahan, ASDP juga mengantisipasi potensi gangguan sistem tiket elektronik selama periode mudik. Untuk mengatasi kemungkinan mesin pembaca tiket mengalami gangguan, perusahaan menyiapkan perangkat mobile point of sales atau MPOS.
“Kami sudah antisipasi MPOS dan alat mobile selain perangkat di tol gate untuk mempercepat proses kendaraan masuk ke kapal,” kata Zulvidon.
Beberapa pemudik memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kemacetan yang biasanya terjadi saat puncak arus mudik.
“Sengaja berangkat sekarang supaya tidak kena macet di jalan dan tidak antre lama di pelabuhan,” ujar Sigit, seorang pemudik asal Tangerang yang ditemui di Pelabuhan Merak.
Berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, jumlah pemudik yang akan menyeberang dari Jawa menuju Sumatera pada musim Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 1,56 juta orang. Angka tersebut meningkat sekitar 10,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang diperkirakan menyeberang dari Merak menuju Bakauheni mencapai 371.653 unit, meningkat sekitar 9,9 persen.
Untuk arus sebaliknya dari Sumatera menuju Jawa, diperkirakan akan ada sekitar 1,51 juta penumpang dengan jumlah kendaraan mencapai 353.901 unit.
Dalam upaya menjaga kelancaran arus mudik, pihak pengelola pelabuhan juga menerapkan kebijakan satu tarif penyeberangan. Artinya, layanan dermaga eksekutif sementara tidak diberlakukan.
Kebijakan tersebut diterapkan mulai 13 Maret pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB di Pelabuhan Merak. Aturan serupa juga akan diberlakukan di Pelabuhan Bakauheni mulai 23 hingga 29 Maret 2026 untuk kendaraan golongan I hingga VIA.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, mengingatkan masyarakat agar membeli tiket penyeberangan melalui aplikasi resmi Ferizy.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket melalui Ferizy karena tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Hindari calo agar tidak merugikan,” kata Windy Andale.
Ia juga meminta calon penumpang memastikan data identitas yang diisi pada sistem tiket sesuai dengan identitas resmi guna menjaga ketertiban selama perjalanan mudik.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebagian pengguna mungkin terkejut saat membuka fitur status di aplikasi WhatsApp. Pasalnya, tidak hanya konten dari kontak, kini iklan juga...
Apple mencatat kinerja penjualan yang solid berkat tingginya permintaan terhadap produk terbaru mereka, termasuk iPhone 17 dan MacBook Neo. Kondisi...