KDM Datangi Rumah Duka Karyawati KompasTV Korban Tabrakan KRL di Bekasi
Suasana duka menyelimuti rumah almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhynna, karyawati KompasTV yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan...
Read more
Kasus pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65) di kawasan Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat, akhirnya menemukan titik terang. Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut setelah penyelidikan intensif selama beberapa hari.
Korban diketahui tewas setelah diserang di rumahnya pada Senin dini hari, 2 Maret 2026, saat sebagian besar warga masih menjalani aktivitas sahur. Selain menewaskan Ermanto, serangan tersebut juga membuat istrinya mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan medis.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Cilincing, Jakarta Utara pada Senin malam, 9 Maret 2026.
1. Korban merupakan pensiunan pekerja pelabuhan
Ermanto Usman dikenal sebagai pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT). Ia memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis pekerja pelabuhan yang aktif memperjuangkan berbagai isu di sektor tersebut.
Menurut Rieke Diah Pitaloka, anggota DPR RI Komisi XIII sekaligus Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI), Ermanto merupakan salah satu tokoh penting yang pernah ikut mengawal dugaan kasus korupsi besar di sektor pelabuhan.
“Pak Ermanto ini dulu karyawan JICT yang sempat di-PHK dalam kaitan kasus dugaan korupsi yang melibatkan RJ Lino,” kata Rieke saat berada di rumah duka di Bekasi.
Rieke juga menjelaskan bahwa semasa hidupnya Ermanto aktif di Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia (FPPI) yang berada di bawah naungan KRPI. Bahkan setelah pensiun, ia masih aktif menyuarakan dugaan kerugian negara yang nilainya mencapai triliunan rupiah dalam sektor pelabuhan.
Beberapa waktu sebelum meninggal dunia, Ermanto bahkan sempat muncul dalam sebuah podcast untuk membahas kembali isu korupsi global bond dan proyek Kalibaru yang diduga merugikan negara.
Menurut Rieke, keluarga juga sempat menyampaikan bahwa almarhum pernah menunjukkan kekhawatiran tertentu. Ia disebut sempat mengirim pesan kepada anak-anaknya pada Februari lalu.
“Ayahnya pernah berpesan kalau ada apa-apa dengan beliau, hubungi Bu Rieke,” ujar Rieke.
2. Pelaku berhasil ditangkap oleh polisi
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melalui tim Jatanras berhasil mengamankan pelaku pembunuhan tersebut.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan adanya penangkapan tersebut, namun belum menjelaskan detail penyelidikan yang masih berlangsung.
“Ya, nanti saja ya, masih dilakukan pendalaman,” kata Abdul Rahim.
Informasi yang diperoleh menyebutkan pelaku ditangkap di wilayah Jakarta Utara dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.
3. Korban dipukul menggunakan linggis
Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku diduga menyerang korban menggunakan linggis hingga menyebabkan Ermanto meninggal dunia.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan bahwa pelaku juga membuang barang bukti setelah melakukan aksi tersebut.
“Hasil interogasi awal, pelaku memukul korban dengan linggis dan membuang linggis di tanah kosong depan rumah korban,” kata Iman.
Serangan tersebut terjadi di dalam rumah korban di Jatibening pada dini hari.
4. Sejumlah barang korban hilang
Selain melakukan kekerasan, pelaku juga diduga mengambil beberapa barang milik korban.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan sejumlah barang yang hilang antara lain gelang emas milik korban dan dua kunci mobil.
“Barang yang hilang dari keterangan anak korban antara lain gelang emas yang dipakai korban dan dua kunci mobil,” ujar Andi.
Saat ditemukan oleh keluarga, Ermanto sudah meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu istrinya ditemukan dalam kondisi luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi.
5. Motif pembunuhan masih didalami
Polisi hingga kini masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut. Pelaku diketahui bernama Sudirman alias Yuda dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Menurut Kombes Iman Imanuddin, penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan untuk memastikan latar belakang kejadian tersebut.
“Untuk motif masih sedang kami dalami,” kata Iman.
Kasus ini menjadi perhatian karena korban dikenal sebagai aktivis pekerja pelabuhan yang sebelumnya terlibat dalam berbagai isu penting di sektor tersebut.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Aparat kepolisian Jerman melakukan operasi besar-besaran terhadap geng motor Hells Angels yang berbasis di Leverkusen. Langkah tegas ini diambil setelah...
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial terkait kondisi internal Iran. Di...