Rossi Soroti Dominasi Marquez, Motor Lambat Mustahil Jadi Penantang
Legenda MotoGP Valentino Rossi memberikan pandangannya terkait persaingan di musim MotoGP saat ini. Menurutnya, sangat sulit bagi pembalap untuk mengalahkan...
Read more
Pemenang Grand Prix Valencia, Marco Bezzecchi, mencuri perhatian publik setelah melakukan selebrasi unik berupa aksi melamar pada motornya di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (16/11/2025). Selebrasi tersebut dilakukan dalam victory lap setelah ia berhasil menutup balapan dengan kemenangan gemilang.
Menurut Marco Bezzecchi, tindakan berlutut dan melamar Aprilia RS-GP yang menjadi tunggangannya merupakan bentuk rasa terima kasih atas performa luar biasa motorsport tersebut sepanjang musim. Aksi itu juga membuat sang mentor, Valentino Rossi, bangga melihat momen penuh emosi tersebut di lintasan.
Kepada media, Bezzecchi mengungkapkan bahwa motor tersebut akan ia bawa pulang ke rumahnya. Hal itu terkait dengan sebuah taruhan yang ia lakukan bersama CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola.
“Saya mendapatkan motor ini dalam sebuah taruhan dengan Massimo,” kata Marco Bezzecchi. “Saya mengatakan kepadanya bahwa jika saya bisa memenangi tiga balapan maka motor ini akan saya bawa pulang. Saya membawa pulang motor itu. Jadi saya harus bertanya padanya apakah dia mau menikah dengan saya. Dan untungnya dia menjawab ya.”
Bezzecchi yang kini berusia 27 tahun mengaku bahwa ide untuk melamar motor merupakan bentuk humor sekaligus wujud cinta pada teknologi yang mendukung kariernya. “Anda tahu, sekarang ini sangat trendi untuk menikah dan saya ingin menjadi sedikit lebih trendi,” candanya.
Lebih lanjut, Bezzecchi menjelaskan bahwa taruhan tersebut sengaja dibuatnya sebagai motivasi selama musim berjalan.
“Di ruang tamu saya, saya memiliki ruang besar yang saya kosongkan untuk motor sepanjang musim,” tuturnya.
“Itu adalah hal pertama yang saya lihat setiap kali masuk ke dalam rumah. Dengan cara ini, setiap kali saya kembali ke rumah dari latihan, saya ingat betul apa yang ingin saya raih.”
Menurut Bezzecchi, selebrasi kreatif bukan hal baru baginya. Sebelumnya, setelah memenangkan sprint race di Misano pada September, ia melakukan selebrasi menggunakan kaki kayu yang mengacu pada film populer Italia. Meski tampak membingungkan bagi sebagian orang di luar negeri, referensi itu sangat dikenal oleh penonton di negara asalnya.
Kemenangan di Valencia menjadi kemenangan grand prix ketiga Bezzecchi musim ini, sekaligus menandai pencapaian penting dalam kariernya bersama tim Aprilia. Aksi selebrasi tersebut langsung menjadi sorotan di paddock dan di media sosial, karena memperlihatkan sisi emosional dan kreatif seorang pembalap profesional.
Referensi: Motorsport Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Balap Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia balap — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...