Cara Membuat Panada Khas Manado Empuk dengan Isian Cakalang Pedas Gurih
Panada merupakan salah satu camilan khas Manado yang cukup populer dan memiliki cita rasa unik. Sekilas tampilannya mirip pastel, namun...
Read more
Kurma menjadi salah satu buah yang paling sering dikonsumsi masyarakat, terutama saat bulan Ramadhan. Banyak orang menjadikan kurma sebagai menu pertama ketika berbuka puasa karena rasanya manis alami, praktis, dan bisa langsung dimakan tanpa perlu diolah terlebih dahulu.
Namun, masih banyak perdebatan mengenai apakah kurma perlu dicuci sebelum dimakan. Sebagian orang langsung mengonsumsinya dari kemasan, sementara yang lain memilih mencucinya terlebih dahulu agar lebih bersih.
Menurut Saudi Food and Drug Authority (SFDA) atau Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi, kurma sebenarnya disarankan untuk dicuci sebelum dikonsumsi. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kemungkinan adanya sisa bahan kimia, pestisida, maupun kotoran yang menempel di permukaan buah.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Saudi Gazette, SFDA menjelaskan bahwa kurma berpotensi terkontaminasi berbagai zat selama proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi.
Kontaminasi tersebut dapat berupa residu bahan kimia, logam berat, benda asing, hingga mikroorganisme seperti ragi dan jamur. Karena itu, mencuci kurma sebelum dimakan dapat membantu mengurangi risiko paparan zat yang tidak diinginkan.
Meski begitu, mencuci kurma juga perlu dilakukan dengan cara yang benar. Jika dilakukan secara sembarangan, buah ini justru bisa menyerap terlalu banyak air sehingga lebih cepat rusak dan kehilangan sebagian kualitas nutrisinya.
Agar tetap higienis tanpa merusak tekstur buah, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan saat mencuci kurma.
Periksa kondisi kurma terlebih dahulu
Sebelum mencuci, sebaiknya periksa kondisi buah. Pisahkan kurma yang terlihat rusak, terlalu lembek, berjamur, atau memiliki bau asam. Kurma dengan kondisi seperti ini sebaiknya tidak dikonsumsi.
Gunakan saringan saat mencuci
Letakkan kurma di dalam saringan atau colander sebelum membilasnya. Cara ini membantu air mengalir dengan baik dan mencegah kurma terlalu lama terendam.
Merendam kurma langsung dalam wadah berisi air tidak disarankan karena dapat membuat buah menjadi terlalu basah dan mempercepat proses kerusakan.
Bilas dengan air mengalir
Cuci kurma menggunakan air mengalir selama sekitar 10 hingga 20 detik. Metode ini cukup efektif untuk menghilangkan debu, kotoran, dan partikel kecil yang menempel pada permukaan buah.
Gosok perlahan permukaannya
Saat membilas kurma, gosok permukaan buah secara perlahan menggunakan jari. Cara ini membantu menghilangkan sisa debu atau residu yang mungkin masih menempel.
Namun, hindari menggosok terlalu keras terutama pada jenis kurma yang lembut atau memiliki tekstur basah.
Rendam sebentar jika diperlukan
Jika kurma dibeli dari pasar terbuka atau kemungkinan sering disentuh banyak orang, kurma dapat direndam sebentar dalam campuran air dan sedikit cuka.
Proses perendaman cukup dilakukan sekitar 30 hingga 60 detik, lalu kurma dibilas kembali menggunakan air bersih.
Keringkan kurma dengan baik
Setelah dicuci, kurma perlu dikeringkan agar tidak cepat rusak. Letakkan kurma di atas tisu dapur atau kain bersih, lalu tepuk perlahan hingga airnya terserap.
Kurma juga dapat dibiarkan mengering secara alami selama sekitar 20 hingga 40 menit. Langkah ini penting karena kurma yang masih lembap lebih rentan mengalami jamur atau fermentasi.
Cara mencuci kurma juga dapat disesuaikan dengan jenisnya. Kurma bertekstur keras atau semi kering biasanya lebih tahan terhadap proses pencucian. Sebaliknya, kurma segar yang lembut dan basah sebaiknya dicuci dengan lebih hati hati agar tidak mudah hancur.
Selain proses pencucian, cara penyimpanan juga berperan penting untuk menjaga kualitas buah ini. Kurma dapat disimpan di dalam lemari es selama beberapa minggu. Bahkan pada jenis tertentu, kurma dapat bertahan hingga beberapa bulan jika dikemas dengan baik.
Dengan penanganan yang tepat, kurma tidak hanya tetap aman dikonsumsi tetapi juga dapat mempertahankan rasa manis alami serta kandungan nutrisinya.
Referensi:
CNNIndonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabel charger sering kali menjadi perangkat yang kurang mendapat perhatian dalam penggunaan sehari-hari. Padahal, fungsinya sangat penting untuk menjaga daya...
Banyak pengguna mengira bahwa saat HP Android mulai lemot, satu-satunya solusi adalah mengganti perangkat baru. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya...