Hindari Lemak Atau Pilih yang Tepat Ini Penjelasan Medisnya

Lemak sering dianggap musuh diet. Ahli gizi menjelaskan jenis lemak yang perlu dibatasi dan lemak sehat yang tetap dibutuhkan tubuh.
Lemak sering dianggap musuh diet. Ahli gizi menjelaskan jenis lemak yang perlu dibatasi dan lemak sehat yang tetap dibutuhkan tubuh.

Lemak sering dianggap musuh diet

Banyak orang memilih menghindari lemak dalam menu harian dengan alasan ingin menjaga berat badan atau mencegah penyakit. Lemak kerap dianggap sebagai penyebab utama kegemukan dan gangguan kesehatan. Padahal, anggapan bahwa semua lemak harus dihindari tidak sepenuhnya benar.

Menurut dokter spesialis gizi Inge Permadi, tubuh manusia tetap membutuhkan lemak setiap hari untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Yang perlu diperhatikan bukan menghilangkan lemak sepenuhnya, melainkan memilih jenis lemak yang tepat serta mengatur porsi dan cara konsumsinya.

Lemak tetap ada, tapi kita menghindari yang ada gajihnya,” kata Inge Permadi, dokter spesialis gizi.

Lemak memiliki peran besar sebagai sumber energi, pelindung organ vital, serta pendukung fungsi otak dan otot. Tanpa asupan lemak yang cukup, tubuh justru bisa mengalami gangguan metabolisme dan penyerapan vitamin tertentu.

Jenis Lemak yang Perlu Dibatasi dalam Menu Harian

Menurut Inge Permadi, lemak yang sebaiknya dibatasi adalah lemak jenuh dan lemak dengan kandungan kolesterol tinggi. Jenis lemak ini berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

Beberapa sumber lemak yang perlu diwaspadai antara lain makanan yang digoreng berlebihan, santan kental, kulit ayam, jeroan, gajih, kerupuk kulit, serta kuning telur jika dikonsumsi terlalu sering.

Yang saya sebutkan itu adalah sumber kolesterol yang tidak baik untuk kesehatan kalau dikonsumsi berlebihan,” jelas Inge Permadi.

Lemak jenuh umumnya berasal dari produk hewani dan makanan olahan tinggi lemak. Konsumsi berlebihan dapat memicu penumpukan kolesterol jahat dalam darah yang berisiko menimbulkan penyakit kronis.

Lemak Baik yang Justru Dibutuhkan Tubuh

Di sisi lain, tidak semua lemak berdampak buruk bagi kesehatan. Inge Permadi menjelaskan bahwa terdapat lemak baik yang justru berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh.

Lemak sehat dapat ditemukan pada ikan, minyak zaitun atau olive oil, minyak sayur, serta kacang-kacangan seperti almond. Lemak jenis ini mengandung asam lemak tak jenuh yang membantu menjaga kesehatan jantung, otak, dan sistem saraf.

Menurut Inge, lemak sehat juga berperan dalam menjaga kekuatan otot serta membantu proses penyerapan vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K. Oleh karena itu, menghindari lemak secara total justru dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED