Harapan Rossi agar Pecco dan Martin Akhiri Dominasi Marquez

Valentino Rossi berharap Pecco Bagnaia dan Jorge Martin bangkit dan kembali mengganggu dominasi Marc Marquez di MotoGP. (Foto: AP/Shuji Kajiyama)
Valentino Rossi berharap Pecco Bagnaia dan Jorge Martin bangkit dan kembali mengganggu dominasi Marc Marquez di MotoGP. (Foto: AP/Shuji Kajiyama)

Valentino Rossi berharap Pecco Bagnaia dan Jorge Martin bangkit dan kembali mengganggu dominasi Marc Marquez di MotoGP

Legenda MotoGP Valentino Rossi menyampaikan harapannya agar Francesco Bagnaia dan Jorge Martin mampu bangkit serta kembali tampil kompetitif pada musim balap mendatang. Rossi menilai kebangkitan dua pembalap tersebut penting untuk menghadirkan persaingan yang lebih ketat dan mengganggu dominasi Marc Marquez di kelas utama.

Menurut Valentino Rossi, musim MotoGP mendatang akan menjadi fase transisi menjelang penerapan mesin 850cc yang dijadwalkan mulai digunakan pada 2027. Kondisi tersebut membuat pengembangan motor saat ini tidak mengalami banyak perubahan signifikan dibanding musim sebelumnya.

“Dari sudut pandang teknis, sedikit yang berubah. Ini adalah musim transisi; semua pabrikan sudah melihat ke depan tahun 2027 dan sudah menyiapkan motor baru,” kata Valentino Rossi, legenda MotoGP.

Rossi menjelaskan bahwa meski secara teknis motor masih serupa, setiap musim tetap menghadirkan cerita dan tantangan berbeda bagi para pembalap. Ia menyoroti bahwa pada musim lalu, beberapa rider tampil di bawah potensi terbaik mereka, termasuk Pecco Bagnaia dan Jorge Martin.

“Motor-motornya sangat mirip dengan musim lalu, tetapi di setiap musim memiliki ceritanya sendiri. Tahun lalu, ada beberapa pembalap yang tampil di bawah potensi mereka, terutama Pecco, juga Martin,” ujar Rossi.

Tantangan Pecco dan Martin di Musim Lalu

Berdasarkan catatan kompetisi, Pecco Bagnaia mengalami kesulitan beradaptasi dengan Ducati GP25. Pembalap asal Italia itu juga harus menghadapi tekanan besar dari duo Marquez yang tampil konsisten sepanjang musim. Situasi tersebut membuat Bagnaia tidak mampu bersaing di papan atas dan harus mengakhiri musim di posisi kelima klasemen akhir, di bawah Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta.

Sementara itu, Jorge Martin menjalani musim yang jauh dari ideal karena faktor cedera. Debutnya bersama Aprilia terganggu masalah fisik sehingga ia hanya mampu mengikuti delapan balapan sepanjang musim. Kondisi tersebut membuat Martin gagal menunjukkan performa maksimal dan tersingkir dari persaingan gelar.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED