DPR Tetapkan Target Desember untuk RUU Perampasan Aset, Ini Tantangannya
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni optimistis pembahasan Rancangan Undang-Undang atau RUU Perampasan Aset dapat diselesaikan sesuai target pada...
Read more
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji rencana kenaikan tarif bus TransJakarta yang selama ini ditetapkan sebesar Rp 3.500. Langkah ini diambil karena beban subsidi yang ditanggung pemerintah dinilai sudah terlalu besar.
Menurut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Pemprov tidak bisa terus menanggung seluruh biaya operasional TransJakarta, terutama karena layanan sudah mencakup wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang.
“Tentunya kan nggak bisa Pemerintah Jakarta menyangga semua penduduk yang ada di Jakarta dan Jabodetabek. Kami sudah menghitung untuk TransJakarta, terutama juga untuk Transjabodetabek supaya harga antara Jakarta dan daerah penyangga tidak berbeda,” kata Pramono di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (27/10).
Pemprov DKI juga tetap memberikan layanan gratis bagi 15 golongan masyarakat, seperti PNS dan pensiunan Pemprov DKI, tenaga kontrak, penerima KJP Plus, penghuni rusunawa, anggota TNI/Polri, veteran RI, penyandang disabilitas, lansia, hingga karyawan bergaji setara UMP.
Selain itu, kelompok lain seperti pengurus masjid, pendidik PAUD, kader posyandu, serta pengurus karang taruna dan PKK juga masih bisa menikmati layanan gratis TransJakarta.
Berdasarkan data Pemprov DKI, nilai keekonomian layanan TransJakarta mencapai Rp 15.000 per pelanggan. Namun, warga hanya membayar Rp 3.500 karena adanya subsidi sebesar Rp 11.500 yang ditanggung APBD.
Dengan kondisi keuangan daerah yang semakin terbebani, Pramono menilai sudah saatnya nilai subsidi dikurangi dan tarif dinaikkan.
“Tarif untuk TransJakarta dibandingkan daerah lain lebih murah, termasuk di Bogor, Bekasi, Tangerang. Bahkan dari Bogor pagi hari ke Jakarta bisa hanya Rp 2.000, dan itu naik TransJakarta dengan fasilitas yang baik,” jelasnya.
Gubernur juga menegaskan, Pemprov terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, termasuk dengan menambah armada bus listrik. Tahun ini, jumlah bus listrik TransJakarta akan ditingkatkan dari 200 menjadi 500 unit untuk mendukung pengurangan polusi udara di ibu kota.
Referensi: DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, akan menerapkan aturan baru terkait penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar mulai 1 September...
Perpanjangan SIM kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Digital Korlantas. Layanan ini memudahkan masyarakat yang tidak ingin datang langsung...