DPR Tetapkan Target Desember untuk RUU Perampasan Aset, Ini Tantangannya
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni optimistis pembahasan Rancangan Undang-Undang atau RUU Perampasan Aset dapat diselesaikan sesuai target pada...
Read more
Akses Tol Pejompongan dan Slipi, Jakarta, sempat mengalami penutupan sementara pada Jumat (28/8/2026) pagi. Penutupan dilakukan setelah kembali muncul konsentrasi aksi massa di jalan arteri Pejompongan dan Slipi.
Kondisi tersebut berdampak pada akses masuk maupun keluar sejumlah gerbang tol. Pengendara yang hendak melintas di kawasan tersebut pun sempat diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif.
Berdasarkan informasi dari Jasa Marga, Gerbang Tol Pejompongan dan Gerbang Tol Slipi 1 arah Grogol ditutup sementara karena adanya aksi unjuk rasa di jalan arteri Pejompongan dan Slipi.
” Tol Dalam Kota akses masuk GT Pejompongan, GT Slipi 1 arah Grogol ditutup sementara, ada aksi unjuk rasa di jalan arteri Pejompongan/Slipi,” demikian keterangan Jasa Marga pada Jumat pagi.
Selain akses masuk, akses keluar Gerbang Tol Pejompongan KM 09+700 arah Grogol juga sempat diberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup secara situasional.
Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak konsentrasi massa terhadap arus kendaraan di jalan arteri sekitar kawasan Pejompongan dan Slipi. Pengendara yang hendak melintas juga diimbau memilih jalur alternatif selama penutupan berlangsung.
Situasi lalu lintas kemudian berangsur normal. Pada pukul 08.08 WIB, Jasa Marga menyatakan akses keluar Pejompongan KM 09+700 arah Grogol sudah kembali dibuka.
“08.08 WIB #Tol_DalamKota Akses keluar Pejompongan KM 09+700 arah Grogol DIBUKA, lalu lintas Normal,” demikian informasi terbaru yang disampaikan Jasa Marga.
Sebelumnya, kepadatan lalu lintas juga terjadi di sejumlah ruas jalan yang terhubung dengan kawasan tersebut. Arus kendaraan dari Cawang menuju Tebet serta dari Semanggi menuju Pejompongan dilaporkan mengalami kepadatan akibat tingginya volume kendaraan.
Rekayasa lalu lintas di ruas Tol Dalam Kota juga sempat mengalami penyesuaian. Atas diskresi kepolisian, skema contraflow dari Halim KM 01+300 hingga Senayan KM 08+100 ditiadakan karena adanya aksi unjuk rasa di jalan arteri Pejompongan dan Slipi.
Situasi di kawasan Slipi memang masih menjadi perhatian setelah rangkaian aksi di sekitar Gedung DPR/MPR berlanjut hingga Jumat dini hari. Berdasarkan laporan di lapangan, massa masih sempat berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan.
Sebelumnya, Jasa Marga juga melakukan sejumlah penyesuaian di ruas Tol Dalam Kota akibat aksi massa yang memasuki area jalan tol. Beberapa gerbang tol sempat ditutup sementara atas diskresi kepolisian untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan.
Dengan kembali dibukanya akses Pejompongan dan Slipi, pengendara tetap perlu memperhatikan kondisi lalu lintas secara berkala. Perubahan situasi di sekitar lokasi aksi dapat membuat rekayasa lalu lintas kembali diberlakukan secara situasional.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Harga tiket konser BIGBANG "XX: COSMOS" di Jakarta resmi diumumkan. Penggemar kini dapat mengetahui pilihan kategori tiket sekaligus jadwal penjualan...
Operasi Pesta Copet menjadi salah satu film Indonesia terbaru yang tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026. Film ini menggabungkan...