Sebuah video yang menyita perhatian warganet memperlihatkan momen dramatis di sebuah gerai Mie Gacoan di Jakarta Pusat. Saat aparat kepolisian berupaya menangkap sejumlah pendemo yang bersembunyi di dalam restoran, pengunjung dan karyawan justru bersatu membentuk barisan pelindung.
Dalam rekaman tersebut, tampak petugas kepolisian dan beberapa orang diduga intel melakukan upaya penangkapan terhadap pendemo. Namun tindakan mereka tak berjalan mulus—sekelompok pengunjung dan staf restoran meneriakkan “Jangan rusuh” dan “Jangan kasar” sambil mencoba menghalau langkah aparat.
Selain itu, pengunjung yang merasa polisi bersikap berlebihan tampak mempertanyakan kewajaran tindakan tersebut. “Emang kenapa? Emang kenapa?” terdengar dari seorang pria, sambil disambut protes, “Ya jangan kasar, kita sama-sama manusia.”
Rekaman aksi itu menyebar cepat dan memicu respons dari warganet. Banyak yang memuji solidaritas yang muncul secara spontan di antara pelanggan dan karyawan restoran. “Respect untuk pegawai Mie Gacoan… sudah peduli,” tulis salah satu netizen.
Insiden ini terjadi pada Senin (25/8/2025) di tengah kericuhan demo di depan DPR/MPR RI. Beberapa pendemo berupaya menghindari penangkapan dengan memasuki Mie Gacoan, sementara aparat pun mengejar ke dalam restoran. Ketegangan sempat memuncak sebelum situasi bisa diredam.
Total 351 orang ditangkap oleh Polda Metro Jaya pasca demo rusuh tersebut, termasuk pendemo di dalam Mie Gacoan. Di antaranya terdapat remaja dan anak-anak di bawah umur..