Gelombang Penangguhan Akun TikTok Picu Keluhan Imbas Aturan Usia Baru
Gelombang keluhan dari pengguna TikTok di Indonesia mencuat setelah banyak akun dilaporkan tiba tiba ditangguhkan. Fenomena ini ramai dibicarakan di...
Read more
Era baru aplikasi pesan instan mulai terlihat. WhatsApp kini tengah menguji layanan berlangganan opsional bernama WhatsApp Plus, yang menawarkan berbagai fitur tambahan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Berdasarkan laporan dari TechCrunch, uji coba ini sudah mulai digulirkan secara terbatas di wilayah Eropa. Menurut pihak Meta, langkah ini dilakukan untuk memberikan opsi lebih luas bagi pengguna yang ingin melakukan kustomisasi dan pengaturan aplikasi secara lebih fleksibel.
“WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp+, yang dirancang bagi pengguna yang menginginkan lebih banyak cara untuk mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka,” kata juru bicara Meta.
Meski menghadirkan fitur berbayar, Meta menegaskan bahwa layanan ini tidak akan mengubah fungsi utama WhatsApp. Fitur dasar seperti chat, panggilan suara, video call, hingga enkripsi tetap gratis dan bisa digunakan semua pengguna.
Berdasarkan data dari WABetaInfo, WhatsApp Plus fokus pada peningkatan aspek tampilan dan kontrol aplikasi. Berikut beberapa fitur unggulan yang ditawarkan:
Menurut laporan tersebut, fitur-fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal tanpa mengganggu fungsi inti aplikasi.
Meski belum diumumkan secara resmi, bocoran harga menunjukkan bahwa biaya langganan WhatsApp Plus di Eropa sekitar 2,49 Euro atau sekitar Rp 50.000 per bulan.
Sementara itu, di negara lain seperti Pakistan, harga disebut jauh lebih murah, yakni sekitar 229 PKR atau setara Rp 14.000 per bulan.
Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh kebijakan pajak dan kondisi pasar di masing-masing wilayah.
Saat ini, WhatsApp Plus masih berada dalam tahap uji coba beta terbatas dan baru tersedia untuk sebagian pengguna Android. Penyebaran fitur ini direncanakan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, sambil menunggu respons pengguna.
Referensi:
Kompas
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap bahwa dirinya sempat menjalani pengobatan kanker prostat secara tertutup. Informasi tersebut disampaikan bersamaan dengan...
Situasi memanas terjadi di Jalan Urip, Makassar, pada Jumat malam (24/4/2026) setelah bentrokan antara pengemudi ojek online dan massa demonstrasi....