Aksi massa terjadi di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, setelah warga meluapkan kekecewaan terhadap maraknya dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Dalam aksi tersebut, sejumlah warga terlihat merusak dan mencopot kamera pengawas (CCTV) di fasilitas umum, sebagai bentuk protes terhadap situasi yang dianggap tidak kunjung membaik.
Warga menyatakan bahwa laporan yang telah berulang kali disampaikan belum memberikan dampak signifikan terhadap penanganan kasus, sehingga memicu ketidakpuasan.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena aksi spontan masyarakat berpotensi menimbulkan kerusakan fasilitas publik dan memperkeruh situasi keamanan.
Kondisi ini menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, transparan, dan terkoordinasi dari pihak berwenang agar situasi tetap kondusif dan tidak meluas.