Tips Dokter Jaga Jantung Tetap Aman Meski Berbuka dengan Gorengan
Bulan Ramadan identik dengan tradisi berburu takjil atau yang kerap disebut war takjil. Aneka gorengan seperti bakwan, risol, dan tahu...
Read more
Belanja bulanan merupakan salah satu pengeluaran terbesar dalam rumah tangga. Jika tidak diatur dengan bijak, biaya belanja bisa membengkak dan mengganggu keuangan keluarga. Oleh karena itu, ibu rumah tangga dituntut untuk pintar membuat strategi agar kebutuhan tetap terpenuhi tanpa menguras dompet.
Tanpa daftar belanja, kemungkinan besar kamu akan membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Hal ini bisa membuat pengeluaran membengkak.
Banyak orang terburu-buru membeli produk tanpa membandingkan harga di toko lain atau memanfaatkan promo. Padahal perbedaan harga kecil bisa berdampak besar jika dikalikan dalam jumlah banyak.
Sering ke minimarket atau toko kecil tanpa perencanaan justru lebih boros dibanding belanja bulanan yang terstruktur.
Promo besar sering kali membuat ibu rumah tangga tergoda membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Akhirnya, uang terbuang untuk stok yang jarang dipakai.
Catat semua kebutuhan bulanan sebelum berangkat belanja. Dengan begitu, kamu bisa fokus hanya membeli barang yang benar-benar diperlukan.
Promo bukan berarti harus selalu diburu. Pilih promo hanya untuk kebutuhan rutin seperti minyak goreng, beras, sabun, atau produk rumah tangga lainnya.
Sayur, buah, dan daging di pasar tradisional biasanya lebih murah dibanding supermarket. Selain itu, kualitasnya juga masih segar.
Produk tahan lama seperti deterjen, sabun mandi, atau beras bisa dibeli dalam jumlah besar agar lebih hemat.
Banyak aplikasi belanja online menawarkan voucher, cashback, hingga gratis ongkir. Manfaatkan fitur ini untuk menghemat pengeluaran.
Setelah belanja, catat total pengeluaran agar bisa dibandingkan dengan anggaran yang sudah dibuat. Dengan begitu, kamu bisa lebih disiplin di bulan berikutnya.
Produk instan memang praktis, tetapi biasanya lebih mahal dan kurang sehat. Memasak sendiri akan lebih hemat dan menyehatkan keluarga.
Selain menghemat belanja bulanan, ibu rumah tangga juga perlu menerapkan strategi pengelolaan keuangan. Caranya dengan membagi penghasilan bulanan ke dalam pos-pos tertentu, misalnya:
50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tagihan rumah).
30% untuk tabungan dan investasi.
20% untuk hiburan atau kebutuhan tak terduga.
Dengan cara ini, belanja bulanan tidak akan mengganggu keuangan jangka panjang.
Belanja setelah makan agar tidak lapar mata.
Gunakan uang tunai supaya lebih mudah mengontrol pengeluaran.
Hindari membawa anak kecil saat belanja, karena biasanya mereka mudah merengek minta dibelikan sesuatu.
Periksa stok di rumah sebelum belanja agar tidak membeli barang yang sebenarnya masih ada.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Tips Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia tips — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Platform pembayaran digital global, PayPal, mengonfirmasi adanya insiden keamanan yang menyebabkan kebocoran data pribadi ratusan pengguna. Sejumlah akun dilaporkan terdampak...
Perusahaan teknologi global Cisco memperkenalkan chip switching terbaru bernama Silicon One G300 serta inovasi operasional berbasis AI yang disebut AgenticOps....