Realme Narzo 100 Lite Resmi Hadir, HP Murah dengan Baterai Jumbo dan Layar Super Mulus
Produsen smartphone asal China, Realme, kembali meramaikan pasar ponsel entry level dengan merilis Realme Narzo 100 Lite di India pada...
Read more
Setiap kali berada di dalam pesawat, penumpang hampir selalu mendengar instruksi yang sama, yaitu diminta untuk mengaktifkan mode pesawat di ponsel. Meski sudah menjadi aturan umum, masih banyak yang bertanya apakah hal ini benar-benar penting atau hanya sekadar formalitas.
Jawaban atas pertanyaan tersebut akhirnya terungkap melalui penjelasan seorang pilot yang viral di media sosial. Menurut pilot tersebut, ponsel sebenarnya tidak akan menyebabkan pesawat jatuh ataupun merusak sistem navigasi.
“Pesawat tidak akan jatuh dari langit dan bahkan tidak akan mengganggu sistem di dalamnya,” jelas sang pilot melalui penjelasannya.
Namun, alasan sebenarnya jauh lebih teknis dan berkaitan dengan komunikasi di dalam kokpit.
Menurut penjelasan tersebut, masalah utama bukan pada pesawat, melainkan pada sinyal yang dipancarkan ponsel saat mencari jaringan. Gelombang radio dari perangkat yang tidak diaktifkan mode pesawat bisa menimbulkan interferensi.
Jika hanya satu ponsel, dampaknya mungkin tidak terasa. Namun dalam satu penerbangan dengan puluhan hingga ratusan penumpang, beberapa ponsel aktif saja sudah cukup untuk menimbulkan gangguan.
“Jika ada 70, 80, atau 150 orang di dalam pesawat, dan bahkan hanya tiga atau empat ponsel yang masih mencari sinyal, itu bisa memicu interferensi,” jelasnya.
Gangguan ini biasanya tidak berbahaya secara langsung, tetapi dapat memengaruhi kualitas komunikasi antara pilot dan petugas pengatur lalu lintas udara. Interferensi tersebut sering muncul dalam bentuk suara dengung di headset pilot.
Pengalaman nyata juga pernah dialami sang pilot saat berada di San Francisco. Ketika pesawat bersiap menuju landasan, ia sedang menerima instruksi penting dari petugas darat.
Namun, tiba-tiba muncul suara dengung yang mengganggu di headset.
“Kedengarannya seperti ada nyamuk atau tawon di telinga saya,” ujarnya.
Situasi seperti ini bisa mengganggu konsentrasi pilot, terutama saat menerima instruksi penting seperti arah pergerakan pesawat di landasan atau izin lepas landas.
Menurut penjelasan yang dihimpun dari berbagai sumber, dalam dunia penerbangan, komunikasi yang jelas tanpa gangguan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan.
Karena itu, aturan mengaktifkan mode pesawat bukan sekadar formalitas. Ini adalah langkah sederhana yang bertujuan menjaga kejernihan komunikasi di kokpit agar tetap optimal selama penerbangan.
Penjelasan ini sekaligus meluruskan berbagai anggapan yang selama ini beredar. Mode pesawat bukan untuk mencegah pesawat jatuh, melainkan untuk memastikan sistem komunikasi tetap berjalan tanpa gangguan.
Dengan memahami alasan tersebut, penumpang kini diharapkan lebih sadar pentingnya mengikuti instruksi ini setiap kali berada di dalam pesawat.
Referensi:
DetikInet
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Gadget Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia gadget — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ulat bambu atau cangkilung dikenal sebagai salah satu bahan pangan unik yang aman dikonsumsi manusia setelah dimasak dengan benar. Di...
Sebuah video memperlihatkan seorang bocah memecahkan beberapa peti telur di dalam gudang penyimpanan saat bermain seorang diri. Dalam rekaman tersebut,...