Samsung kembali menjadi sorotan setelah beredar bocoran mengenai Galaxy S26 Series. Ponsel flagship ini disebut akan meluncur pada Februari, sedikit lebih lambat dibanding beberapa seri sebelumnya yang rilis pada Januari. Informasi yang beredar sebelumnya sempat menyebutkan dua kemungkinan jadwal perilisan, yaitu akhir Januari atau akhir Februari. Namun laporan terbaru menguatkan bahwa peluncuran akan berlangsung pada Februari, meski tanggal pastinya belum diungkap.
Menurut informasi yang beredar di industri teknologi, perhatian terbesar tertuju pada chipset baru yang akan digunakan, yaitu Exynos 2600. Chip ini disebut sebagai chipset 2-nanometer pertama di industri yang menggunakan teknologi gate-all-around (GAA).
“Exynos 2600 menawarkan pengalaman AI dan gaming yang ditingkatkan dengan mengintegrasikan CPU, NPU, dan GPU yang kuat ke dalam satu chip kompak,” kata Samsung dalam pernyataan resmi.
Spesifikasi dan Desain Galaxy S26 Ultra
Varian tertinggi, Galaxy S26 Ultra, dikabarkan akan membawa tiga kamera belakang. Kamera utamanya tetap 200 MP, ditemani kamera ultrawide 50 MP serta kamera telefoto 50 MP dengan 5x optical zoom. Di bagian depan, ponsel ini disebut akan menggunakan kamera 12 MP dengan field of view lebih lebar.
Walau masih menggunakan resolusi 200 MP, sensor yang dipakai diklaim lebih besar. Menurut bocoran, Samsung akan menggunakan sensor Sony berukuran 1/1.1 inci, lebih besar dibanding sensor 1/1.3 inci pada seri sebelumnya.
Ada juga rumor bahwa fitur aperture variabel akan kembali hadir di seri flagship ini. Fitur ini terakhir muncul pada Galaxy S9. Dengan aperture mekanis yang dapat beralih, misalnya F1.5 untuk kondisi redup dan F2.4 untuk lanskap terang, pengguna diharapkan mendapat hasil foto yang lebih fleksibel. Bahkan, ada yang menyebut aperture bisa mencapai F1.4.
Galaxy S26 Ultra dikabarkan hadir dengan tiga opsi memori internal, yaitu 256GB, 512GB, dan 1TB. Dari sisi desain, modul kamera diperkirakan tetap menonjol seperti Galaxy S25 Edge. Perlindungan layar yang beredar juga menunjukkan sudut ponsel yang lebih membulat, sehingga mengurangi kesan tajam pada desain Ultra sebelumnya. Ponsel ini juga disebut sedikit lebih tipis, dengan pengurangan ketebalan sekitar 0,4 mm.
Layarnya tetap berukuran 6,9 inci, tetapi kini dikabarkan memiliki peak brightness hingga 3.000 nits. Layar OLED CoE baru dengan filter warna terintegrasi di panel disebut dapat menghasilkan visual yang lebih jernih dan hidup.
Pada sektor baterai, kapasitas 5.000 mAh diperkirakan tetap dipertahankan, meski ada rumor yang menyebut kemungkinan peningkatan menjadi 5.200 mAh. Untuk pengisian daya, beredar kabar bahwa fast charging akan meningkat dari 45W menjadi 60W, serta dukungan Qi2.2 untuk pengisian nirkabel.
Informasi lain yang beredar juga menyebut bahwa Samsung menyiapkan varian warna oranye untuk Galaxy S26 Ultra.
Semua informasi ini masih sebatas bocoran dan dapat berubah mendekati jadwal peluncuran resminya. Namun, jika benar, Galaxy S26 Ultra tampaknya akan menawarkan peningkatan yang cukup signifikan, terutama pada chipset, kamera, layar, dan desain.
Referensi: CNN Indonesia