Resep Tekwan yang Gurih Hangat, Cocok Disantap Saat Musim Hujan
Saat musim hujan, hidangan berkuah hangat sering menjadi pilihan untuk menemani waktu makan. Salah satu sajian yang bisa dicoba adalah...
Read more
Terong ungu sering diolah menjadi lauk rumahan, mulai dari terong balado, sambal terong, hingga terong tumis. Namun, sayuran dengan tekstur lembut ini juga bisa disajikan dengan cara berbeda, yaitu digoreng menggunakan balutan tepung renyah kemudian dipadukan dengan saus berbumbu.
Salah satu kreasi yang menarik untuk dicoba adalah terong goreng raos. Hidangan ini dikenal dengan perpaduan terong berlapis tepung yang gurih dan saus tumis bercita rasa manis, sedikit pedas, serta kaya aroma bawang. Gaya penyajian seperti ini populer sebagai inspirasi masakan restoran di Bandung, termasuk hidangan yang sering disebut sebagai terong raos.
Keistimewaan terong goreng raos terletak pada kontras teksturnya. Bagian luar terong terasa renyah berkat adonan tepung, sedangkan bagian dalamnya tetap lembut. Saus kecap manis yang ditumis bersama bawang merah, bawang putih, dan cabai merah memberikan rasa yang lebih kaya daripada terong goreng biasa.
Hidangan ini cocok dijadikan lauk untuk makan siang maupun makan malam. Disantap bersama nasi putih hangat, terong goreng raos menawarkan perpaduan rasa gurih dan manis dengan sentuhan pedas yang bisa disesuaikan. Bahan-bahannya pun relatif sederhana dan mudah ditemukan di pasar maupun toko kebutuhan dapur.
Untuk membuat versi rumahan, terong dipotong melintang, dicelupkan ke adonan tepung, lalu digoreng hingga kuning kecokelatan. Setelah itu, bawang dan cabai ditumis bersama kecap manis serta bumbu hingga menghasilkan saus yang harum. Terong goreng kemudian disiram dengan tumisan tersebut menjelang waktu makan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal. Irisan terong sebaiknya tidak terlalu tebal, adonan tepung jangan terlalu encer, dan minyak harus cukup panas sebelum terong dimasukkan. Selain itu, saus lebih baik dibuat menjelang penyajian agar terong tidak terlalu lama terendam cairan dan kehilangan kerenyahannya.
Informasi resep:
Catatan bahan: Daftar bahan sumber tidak mencantumkan jumlah kaldu jamur, meskipun bahan tersebut disebutkan dalam langkah memasak. Karena itu, kaldu jamur dapat digunakan sebagai tambahan opsional dalam jumlah sedikit, lalu disesuaikan setelah saus dicicipi. Soda kue juga perlu ditakar dengan tepat agar tidak meninggalkan rasa getir; gunakan takaran sesuai resep dan jangan menambahkannya secara berlebihan.
Buang tangkai terong, kemudian cuci terong ungu di bawah air mengalir. Tiriskan sebentar sebelum dipotong melintang dengan ketebalan sekitar 1 cm.
Usahakan ukuran potongan cukup seragam. Irisan yang terlalu tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk matang, sedangkan irisan yang terlalu tipis dapat menjadi lembek dan mudah patah ketika digoreng. Ketebalan sekitar 1 cm membantu terong matang dengan baik tanpa kehilangan seluruh tekstur bagian dalamnya.
Setelah dipotong, rendam terong dalam air yang diberi sedikit garam. Langkah ini membantu menjaga permukaan terong tetap terendam selama persiapan. Sebelum dicelupkan ke adonan tepung, tiriskan terong agar air berlebih tidak membuat lapisan tepung terlalu encer.
Siapkan wadah berukuran sedang. Masukkan tepung terigu, tepung beras, merica bubuk, garam, dan soda kue. Aduk bahan kering hingga tercampur rata.
Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai terbentuk adonan yang cukup kental untuk melapisi permukaan terong. Jangan langsung memasukkan seluruh air jika adonan terlihat mulai terlalu encer. Kekentalan perlu diperhatikan karena adonan yang terlalu cair akan sulit menempel, sedangkan adonan yang terlalu pekat dapat menghasilkan lapisan tebal dan berat.
Tepung terigu membantu membentuk lapisan yang menyatu, sementara tepung beras dapat memberikan tekstur lebih renyah. Merica dan garam membuat lapisan terong memiliki rasa gurih meskipun saus baru ditambahkan setelah proses penggorengan.
Tuangkan minyak goreng ke dalam wajan dengan jumlah yang cukup untuk menggoreng potongan terong secara merata. Panaskan menggunakan api sedang. Minyak perlu cukup panas agar adonan segera membentuk lapisan di permukaan terong.
Hindari memasukkan terong ketika minyak masih dingin. Suhu yang belum memadai bisa membuat lapisan tepung menyerap terlalu banyak minyak dan menghasilkan tekstur yang berat. Namun, minyak yang terlalu panas juga tidak ideal karena bagian luar dapat cepat kecokelatan sebelum bagian dalam matang.
Untuk memeriksa kesiapan minyak, masukkan sedikit adonan sebagai percobaan. Jika adonan langsung mengeluarkan gelembung dan mulai mengeras tanpa cepat menghitam, minyak umumnya sudah siap digunakan.
Masukkan irisan terong ke dalam adonan tepung. Balik perlahan sampai seluruh permukaannya terlapisi. Angkat satu per satu dan biarkan kelebihan adonan menetes sebentar.
Masukkan terong ke dalam minyak panas secara hati-hati. Goreng dalam beberapa kelompok agar wajan tidak terlalu penuh. Jika terlalu banyak potongan dimasukkan sekaligus, suhu minyak bisa turun dan terong menjadi lebih sulit renyah.
Goreng hingga lapisan tepung berwarna kuning keemasan. Balik terong ketika bagian bawah telah mengeras agar lapisan tidak mudah terlepas. Sesuaikan api selama proses memasak supaya bagian luar tidak cepat gosong.
Setelah matang, angkat terong dan tiriskan di atas rak atau saringan. Hindari menumpuk potongan yang baru diangkat karena uap panas dapat terperangkap dan membuat lapisan renyah menjadi lembap.
Panaskan 3 sendok makan minyak sayur di wajan lain. Masukkan bawang merah dan bawang putih yang telah diiris tipis. Tumis menggunakan api sedang sampai bawang layu dan aromanya harum.
Aduk secara berkala supaya bawang matang merata dan tidak gosong. Bawang merah memberi rasa manis alami, sedangkan bawang putih menghadirkan aroma gurih yang menjadi dasar cita rasa saus.
Tambahkan irisan cabai merah besar. Aduk sampai cabai mulai layu dan aromanya keluar. Cabai merah besar dapat memberikan warna serta rasa pedas yang relatif ringan, tetapi tingkat kepedasannya bisa berbeda tergantung jenis cabai yang digunakan.
Tambahkan kecap manis, merica bubuk, dan garam. Jika ingin rasa gurih lebih kuat, masukkan sedikit kaldu jamur sebagai bahan tambahan opsional. Aduk hingga bumbu tercampur dengan tumisan bawang dan cabai.
Masak sebentar sampai saus tampak menyatu dan mulai mendidih. Apabila saus terlalu pekat atau lengket, tambahkan sedikit air agar bumbu lebih mudah tercampur. Gunakan air secukupnya supaya saus tidak terlalu encer dan tetap bisa melekat pada terong.
Cicipi saus sebelum api dimatikan. Sesuaikan rasa manis, asin, dan pedas berdasarkan selera. Karena kecap manis memiliki rasa manis sekaligus gurih, penambahan garam sebaiknya dilakukan secara bertahap.
Susun terong goreng di atas piring saji. Siram tumisan bawang, cabai, dan kecap di atasnya. Sebaiknya lakukan langkah ini sesaat sebelum makanan disajikan agar lapisan tepung tidak terlalu lama terkena cairan.
Untuk hasil yang lebih merata, saus juga bisa disendokkan secara perlahan di atas setiap potongan. Cara ini membantu kamu mengatur jumlah saus sehingga tekstur terong tetap terasa renyah di beberapa bagian.
Sajikan terong goreng raos selagi hangat bersama nasi putih. Hidangan sederhana ini siap menjadi lauk yang menawarkan perpaduan tekstur lembut, lapisan renyah, dan saus manis gurih dengan aroma bawang yang menggugah selera.
Terong memiliki tekstur alami yang lembut dan cenderung menyerap minyak ketika digoreng. Karena itu, teknik memotong, membuat adonan, dan mengatur suhu minyak perlu diperhatikan agar terong goreng raos tidak terasa terlalu berminyak atau cepat lembek.
Pilih terong dengan kulit berwarna ungu cerah, permukaan relatif mulus, dan tekstur masih terasa kokoh ketika dipegang. Hindari terong yang kulitnya banyak keriput, memiliki bagian lembek, atau menunjukkan tanda kerusakan.
Terong yang segar membantu menghasilkan potongan dengan tekstur lebih baik. Sesampainya di rumah, cuci terong sebelum dipotong dan olah ketika sudah siap dimasak. Jika terong sudah dipotong tetapi belum akan digoreng, rendam sementara dalam air bersih agar permukaannya tidak terlalu lama terpapar udara, lalu tiriskan sebelum dilapisi adonan.
Adonan tepung perlu cukup kental agar melekat pada permukaan terong. Jika terlalu encer, lapisan tepung mudah terlepas saat dimasukkan ke minyak. Sebaliknya, adonan yang terlalu pekat dapat membuat lapisan menjadi tebal sehingga tekstur terong kurang terasa.
Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil mengaduk bahan kering. Setiap jenis tepung dapat menyerap air dengan tingkat berbeda, sehingga kondisi adonan lebih penting daripada sekadar menuangkan air sekaligus.
Jika setelah seluruh bahan tercampur adonan masih terlalu cair, tambahkan sedikit tepung terigu atau tepung beras. Lakukan secara bertahap supaya adonan tidak berubah menjadi terlalu padat.
Minyak yang cukup panas membantu lapisan tepung cepat mengeras. Ketika minyak terlalu dingin, adonan membutuhkan waktu lebih lama untuk membentuk lapisan dan bisa menyerap minyak berlebih. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas dapat membuat lapisan cepat berwarna cokelat sebelum terong matang dengan baik.
Goreng dalam beberapa kelompok dan beri ruang di antara potongan. Setelah satu kelompok matang, tunggu minyak kembali mencapai suhu yang sesuai sebelum memasukkan kelompok berikutnya.
Setelah diangkat, letakkan terong di rak kawat atau saringan agar minyak berlebih dapat menetes. Rak membantu udara bersirkulasi di sekitar permukaan gorengan sehingga lapisannya tidak terlalu cepat lembap.
Jika menggunakan tisu penyerap minyak, hindari menumpuk terong. Tumpukan membuat uap panas terperangkap dan dapat mengurangi kerenyahan. Sebaiknya sajikan terong segera setelah selesai digoreng.
Inilah salah satu hal terpenting saat memasak terong goreng raos. Lapisan tepung yang renyah akan menyerap kelembapan dari saus jika dibiarkan terlalu lama. Karena itu, goreng terong lebih dahulu, lalu buat saus mendekati waktu makan.
Saus dapat disiram tepat sebelum dihidangkan. Jika ingin mempertahankan kerenyahan lebih lama, sajikan terong dan saus dalam wadah terpisah agar setiap orang bisa menambahkan saus sesuai selera.
Resep dasar terong goreng raos mudah disesuaikan. Kamu bisa mempertahankan teknik menggorengnya, lalu mengubah karakter saus berdasarkan selera keluarga.
Untuk rasa lebih pedas, tambahkan cabai rawit merah yang diiris tipis bersama cabai merah besar. Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan. Tumis hingga cabai layu dan tercampur dengan bawang sebelum kecap dimasukkan.
Jika ingin pedas yang lebih ringan, gunakan cabai merah besar saja dan buang sebagian bijinya. Saus tetap berwarna menarik, sementara rasa manis kecap dan aroma bawang menjadi karakter utama.
Bawang bombay dapat digunakan sebagai tambahan untuk memberikan rasa manis yang lebih lembut. Iris tipis, kemudian tumis bersama bawang merah dan bawang putih. Masak sampai bawang bombay layu sebelum menambahkan cabai dan kecap manis.
Variasi ini cocok bagi penyuka saus yang kaya aroma bawang. Pastikan bawang tidak ditumis sampai gosong karena rasa pahit dapat memengaruhi seluruh saus.
Jika menyukai saus yang melapisi permukaan terong dengan lebih kuat, masak bumbu sedikit lebih lama hingga cairannya berkurang. Aduk agar kecap tidak gosong di dasar wajan. Bila saus terlalu pekat, tambahkan sedikit air.
Tidak perlu menambahkan banyak bahan pengental karena kecap manis sendiri dapat menghasilkan saus yang terasa lebih pekat ketika dipanaskan. Cukup sesuaikan cairan dan lama memasak sampai konsistensinya sesuai.
Iris tipis daun bawang dan taburkan setelah terong disiram saus. Daun bawang memberikan aroma segar dan warna hijau yang kontras dengan saus berwarna cokelat. Taburkan menjelang penyajian agar aromanya tetap terasa.
Jika ingin menambahkan wijen sangrai, gunakan secukupnya sebagai variasi tekstur. Bahan tambahan ini bukan bagian dari resep dasar, tetapi dapat memberi sentuhan berbeda pada tampilan hidangan.
Terong ungu besar merupakan pilihan utama dalam resep ini, tetapi jenis terong lain juga dapat digunakan selama ukurannya disesuaikan. Terong yang lebih kecil bisa dipotong memanjang atau menyerong. Perhatikan ketebalannya agar waktu penggorengan tetap terkendali.
Apa pun jenis terongnya, keringkan permukaan setelah dicuci atau direndam sebelum dicelupkan ke adonan. Air yang terlalu banyak pada permukaan dapat membuat lapisan tepung menempel kurang baik.
Terong goreng raos paling cocok dihidangkan bersama nasi putih hangat. Saus kecap yang manis gurih menyatu dengan nasi, sementara lapisan terong memberikan tekstur yang berbeda dalam setiap suapan.
Untuk menu makan siang, sajikan bersama tumis kangkung, sayur bening, atau sup sederhana. Kamu juga bisa memadukannya dengan tahu dan tempe goreng untuk menghadirkan variasi lauk di meja makan.
Bila menyukai menu pedas, siapkan sambal terasi atau irisan cabai rawit sebagai pelengkap. Namun, perhatikan rasa saus terlebih dahulu agar hidangan tidak terlalu pedas atau asin. Terong raos sendiri sudah memiliki karakter rasa yang cukup kuat dari kecap, bawang, merica, dan cabai.
Untuk sajian bergaya restoran, tata potongan terong di piring lebar, kemudian siram tumisan secara merata. Letakkan sebagian irisan bawang dan cabai di atasnya agar tampilannya menarik. Sajikan segera setelah saus ditambahkan supaya perbedaan tekstur antara tepung renyah dan terong lembut masih terasa.
Jika membuat hidangan ini untuk keluarga, kamu dapat menyiapkan bahan dan bumbu lebih awal. Terong dicuci dan dipotong ketika mendekati waktu memasak, sementara bawang dan cabai bisa diiris terlebih dahulu. Adonan tepung sebaiknya dibuat sebelum proses penggorengan agar teksturnya tetap sesuai dan mudah digunakan.
1. Apa itu terong goreng raos?
Terong goreng raos adalah olahan terong berbalut tepung yang digoreng hingga renyah, kemudian disajikan dengan tumisan berbumbu. Sausnya memiliki perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas dari kecap manis, bawang, serta cabai.
2. Bagaimana agar tepung menempel pada terong?
Tiriskan terong setelah direndam, kemudian celupkan setiap irisan ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terlapisi. Pastikan adonan cukup kental dan minyak sudah panas ketika terong mulai digoreng.
3. Mengapa terong goreng cepat lembek setelah diberi saus?
Saus membawa kelembapan yang dapat diserap oleh lapisan tepung. Untuk menjaga teksturnya, siram saus sesaat sebelum disajikan atau hidangkan saus secara terpisah.
4. Apakah tepung beras boleh dihilangkan?
Bisa, tetapi hasil teksturnya dapat berbeda. Tepung beras membantu menghasilkan lapisan yang lebih renyah, sedangkan tepung terigu membantu membentuk lapisan yang menyatu. Jika tepung beras tidak tersedia, gunakan tepung terigu, lalu sesuaikan kekentalan adonan.
5. Apakah soda kue wajib digunakan?
Soda kue tercantum dalam resep sumber dan dapat membantu memengaruhi tekstur lapisan. Namun, takarannya harus tepat. Jangan menambahkannya secara berlebihan karena dapat meninggalkan rasa yang kurang enak. Jika tidak ingin menggunakannya, kamu bisa mencoba adonan tanpa soda kue dengan hasil tekstur yang mungkin sedikit berbeda.
6. Bisakah saus terong raos dibuat lebih pedas?
Bisa. Tambahkan cabai rawit merah ketika menumis bawang dan cabai merah besar. Masukkan sedikit demi sedikit supaya tingkat kepedasannya bisa dikontrol.
7. Apakah terong goreng raos cocok dijadikan bekal?
Hidangan ini bisa dijadikan bekal, tetapi tekstur gorengannya cenderung berkurang setelah terkena saus dan disimpan. Untuk hasil yang lebih baik, simpan terong goreng dan saus dalam wadah terpisah, kemudian campurkan menjelang makan. Simpan makanan dengan aman dan jangan membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang.
Terong goreng raos merupakan pilihan menarik untuk mengolah terong ungu menjadi lauk yang berbeda dari biasanya. Lapisan tepung yang renyah berpadu dengan bagian dalam terong yang lembut, sedangkan tumisan bawang, cabai, dan kecap manis menghadirkan rasa manis gurih yang khas.
Bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses memasaknya relatif sederhana. Dengan memperhatikan kekentalan adonan, suhu minyak, serta waktu penyiraman saus, kamu dapat menyajikan terong goreng raos yang nikmat di rumah.
Sajikan selagi hangat bersama nasi putih dan pelengkap favorit keluarga. Hidangan ini bisa menjadi variasi menu sehari-hari sekaligus inspirasi bagi penyuka masakan ala restoran Bandung.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Saat musim hujan, hidangan berkuah hangat sering menjadi pilihan untuk menemani waktu makan. Salah satu sajian yang bisa dicoba adalah...
Steak ayam tepung menjadi salah satu menu yang mudah disukai karena memadukan daging ayam yang lembut dengan lapisan luar yang...