Libur Waisak 2026, CFD Jakarta Ditiadakan pada Minggu 31 Mei
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) pada Minggu 31 Mei...
Read more
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait isu yang menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya tersisa untuk dua minggu. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 6 April 2026.
Menurut Purbaya, isu tersebut justru berasal dari lingkungan internal Kementerian Keuangan. Ia mengaku terkejut mendengar kabar tersebut, mengingat dirinya sebagai menteri tidak pernah menyampaikan kondisi seperti itu.
“Kalau APBN tidak naik, apakah APBN kita kuat sepanjang tahun? Karena ada orang bilang uang saya tinggal dua minggu saja sudah habis, bahkan bukan dari luar tapi dari orang Kementerian Keuangan itu sendiri yang sebarkan isu-isu seperti itu, saya baru tahu,” kata Purbaya.
Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak berdasar dan justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik, terutama saat kondisi global sedang tidak stabil.
Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai simulasi terhadap kemungkinan kenaikan harga minyak dunia. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak krisis energi global yang tengah berlangsung.
Menurut dia, Kementerian Keuangan telah menghitung berbagai skenario harga minyak, mulai dari 80 dolar AS (sekitar Rp1,28 juta) hingga 100 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta) per barel. Dari hasil perhitungan tersebut, APBN dinilai masih mampu bertahan.
“Berdasarkan perhitungan kami, bahkan jika harga minyak mencapai 100 dolar per barel, kondisi APBN masih bisa dijaga dengan berbagai langkah mitigasi,” jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menjaga keseimbangan anggaran, termasuk pengendalian belanja dan optimalisasi penerimaan negara.
Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada seluruh jajaran kabinet untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi krisis minyak dunia.
Menurut Purbaya, hasil simulasi menunjukkan bahwa defisit APBN masih berada dalam batas aman. Bahkan dalam skenario harga minyak tinggi, defisit dapat ditekan di kisaran 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah ambang batas 4 persen.
“Jadi sepanjang 2026 ini dengan harga rata-rata 100 dolar per barel, APBN masih aman,” ujar Purbaya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kondisi fiskal Indonesia masih terjaga dengan baik, meskipun dihadapkan pada tekanan global seperti kenaikan harga energi.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Momen Idul Adha memang selalu identik dengan stok daging kambing yang melimpah di rumah. Tapi jujur saja, kadang banyak orang...
Siapa yang langsung lapar hanya dengan membayangkan aroma tumisan babat yang pedas, manis, dan wangi kecap? Buat pecinta jeroan, babat...