Polisi Lanjut Cari Kaki Korban Mutilasi di Kali Licin Depok, Anjing Pelacak Diterjunkan

Polisi kembali menyisir Kali Licin di Depok untuk mencari potongan kaki korban mutilasi. Simak perkembangan terbaru proses pencarian dan kendalanya.

Polisi kembali menyisir Kali Licin di Depok untuk mencari potongan kaki korban mutilasi

Tim Subdirektorat Reserse Mobile (Subdit Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali melanjutkan pencarian potongan kaki korban mutilasi berinisial K (51) di kawasan Kali Licin, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Memasuki hari kedua pencarian pada Jumat (7/8/2026), polisi menurunkan personel tambahan serta anjing pelacak untuk memperluas area penyisiran.

Kasus ini merupakan bagian dari penyelidikan dugaan pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan warga Depok. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka berinisial Saepul (26) mengaku membuang potongan kaki korban ke aliran sungai setelah melakukan aksi kejahatannya.

Polisi Hadapi Kendala Arus Sungai Saat Mencari Potongan Tubuh Korban

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses pencarian dimulai sejak pagi dengan melibatkan personel Resmob Polda Metro Jaya, Ditpolsatwa Baharkam Polri, serta dua ekor anjing pelacak. Petugas menyisir aliran sungai menggunakan tongkat dan peralatan pendukung untuk memeriksa titik-titik yang diduga menjadi lokasi terbawanya potongan tubuh korban.

Arus air di Kali Licin terlihat cukup deras sehingga menyulitkan proses pencarian. Sejumlah warga juga tampak memadati area sekitar sungai untuk menyaksikan jalannya operasi pencarian.

Menurut Ipda Breggy Yesaya, Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya, pencarian dilakukan berdasarkan pengakuan tersangka yang menyebut potongan kaki korban dibuang dari sebuah jembatan di wilayah Pancoran Mas.

“Untuk agenda hari ini kami dari Subdit Resmob menelusuri potongan kaki korban yang dibuang oleh pelaku. Berdasarkan pengakuan pelaku, potongan tersebut dibuang di jembatan di Pancoran Mas,” kata Ipda Breggy Yesaya, Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Gelombang Penegakan Hukum: 43 Tersangka Ricuh Demo Jakarta, 38 Ditahan

Penyisiran dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dari titik yang disebutkan pelaku hingga ke beberapa lokasi yang berpotensi menjadi tempat tersangkutnya potongan tubuh korban.

Berdasarkan keterangan penyidik, pencarian menghadapi tantangan besar karena terdapat jeda waktu cukup panjang antara dugaan pembuangan potongan tubuh dan ditemukannya jasad korban.

Menurut Ipda Breggy Yesaya, korban diduga dibuang pada 23 Juli 2026, sementara jasad korban baru ditemukan pada 4 Agustus 2026. Selama rentang waktu tersebut, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air meningkat sehingga arus sungai menjadi lebih deras.

“Untuk sementara masih proses karena memang ada kendala. Penemuan mayat terjadi pada 4 Agustus, sedangkan pembuangan dilakukan pada 23 Juli 2026. Selama rentang waktu tersebut sempat terjadi hujan sehingga arus sungai cukup deras,” kata Ipda Breggy Yesaya.

Informasi tersebut menjadi dasar penyidik untuk memperluas area pencarian. Polisi memperkirakan potongan tubuh korban kemungkinan telah terbawa arus cukup jauh dari lokasi awal pembuangan.

Penyelidikan Kasus Mutilasi Masih Berlangsung

Selain melanjutkan pencarian potongan tubuh korban, penyidik Polda Metro Jaya juga masih mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Pemeriksaan terhadap tersangka, saksi, serta barang bukti terus dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan.

Berdasarkan data dari penyidik, pengakuan tersangka menjadi salah satu petunjuk penting dalam menentukan lokasi pencarian. Namun, aparat tetap melakukan verifikasi melalui olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan forensik, serta pencocokan dengan temuan di lapangan.

Baca Juga:  Waktu Terbaik Minum Air Hangat untuk Pencernaan Ini Penjelasan Ahli

Kasus ini juga mendapat perhatian masyarakat karena proses pencarian dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh bagian tubuh korban dapat ditemukan sebagai bagian dari pembuktian ilmiah dalam penyidikan.

Hingga hari kedua pencarian, petugas masih terus menyisir aliran Kali Licin dengan dukungan personel gabungan dan unit anjing pelacak. Operasi akan terus dilanjutkan sambil menyesuaikan kondisi cuaca dan arus sungai di lokasi.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Berita

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED