Pilihan Buah Sehat untuk Menurunkan Asam Urat dan Meredakan Peradangan Sendi

Sejumlah buah seperti ceri, nanas, dan stroberi dapat membantu menurunkan kadar asam urat serta meredakan peradangan sendi secara alami. (Foto: honestdocs.id)

Sejumlah buah seperti ceri, nanas, dan stroberi dapat membantu menurunkan kadar asam urat serta meredakan peradangan sendi secara alami

Buah-buahan tertentu diketahui dapat membantu menurunkan kadar asam urat sekaligus meredakan peradangan pada sendi. Kandungan vitamin, antioksidan, serta enzim alami dalam buah berperan penting dalam membantu tubuh mengontrol kadar asam urat.

Menurut berbagai penelitian kesehatan, vitamin C, antioksidan, dan enzim alami dalam buah dapat membantu tubuh membuang kelebihan asam urat melalui urine serta menekan respons peradangan pada sendi.

Berdasarkan data dari Global Burden of Disease (GBD) 2021, sekitar 55,8 juta orang di dunia hidup dengan penyakit asam urat pada tahun 2020. Angka tersebut setara dengan sekitar 1 hingga 4 persen populasi orang dewasa secara global.

Serangan asam urat biasanya muncul secara tiba tiba dan dapat menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, serta sensasi panas pada sendi, terutama di bagian kaki atau jempol kaki.

Karena itu, selain pengobatan medis, pengaturan pola makan termasuk konsumsi buah yang tepat menjadi salah satu cara penting untuk mencegah kekambuhan.

Buah yang Baik untuk Menurunkan Asam Urat

Berikut sejumlah buah yang diketahui memiliki manfaat dalam membantu mengontrol kadar asam urat.

Ceri
Ceri termasuk buah yang paling sering diteliti dalam kaitannya dengan penyakit asam urat. Buah ini mengandung antosianin, senyawa antioksidan yang memiliki efek antiinflamasi.

Menurut laporan penelitian yang dikutip dari Fodmap Everyday, konsumsi ceri terbukti mampu menurunkan risiko serangan asam urat hingga 35 persen dalam waktu dua hari. Manfaat ini ditemukan baik pada ceri segar maupun ekstrak ceri.

Stroberi
Stroberi dikenal kaya akan vitamin C, nutrisi yang berperan penting dalam menurunkan kadar asam urat dalam darah. Antioksidan dalam buah ini juga membantu mengurangi peradangan pada sendi.

Selain sehat, stroberi memiliki rasa manis alami sehingga bisa menjadi alternatif camilan sehat dibanding makanan tinggi gula.

Jeruk
Jeruk merupakan salah satu sumber vitamin C yang tinggi. Nutrisi ini membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine, sehingga kadar asam urat dalam darah dapat berkurang.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rutin buah sitrus dapat membantu menurunkan risiko kambuhnya asam urat.

Nanas
Nanas mengandung bromelain, enzim alami yang memiliki sifat antiinflamasi kuat. Senyawa ini diketahui dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri yang berkaitan dengan peradangan sendi.

Karena itu, nanas sering menjadi pilihan buah yang baik dikonsumsi saat serangan asam urat terjadi.

Apel
Apel mengandung serat dan asam malat yang diyakini membantu menetralkan asam urat dalam tubuh. Senyawa ini berperan dalam membantu melarutkan penumpukan asam urat.

Apel juga baik untuk kesehatan pencernaan sehingga membantu metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Blueberry
Blueberry kaya akan flavonoid dan antioksidan yang dapat menekan peradangan. Penelitian klinis menunjukkan konsumsi blueberry selama beberapa minggu dapat menurunkan penanda inflamasi seperti CRP dan interleukin.

Selain itu, buah ini juga diketahui dapat meningkatkan sensitivitas insulin yang berkaitan dengan risiko asam urat.

Jeruk Bali
Jeruk bali memiliki kandungan vitamin C tinggi dan relatif rendah fruktosa dibanding beberapa buah lain.

Menurut laporan yang dikutip dari Everyday Health, konsumsi sekitar 500 miligram vitamin C per hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit asam urat pada pria.

Pepaya
Pepaya mengandung enzim papain yang memiliki efek antiinflamasi alami. Buah ini juga menyediakan vitamin C yang membantu menekan zat pemicu peradangan dalam tubuh.

Pepaya juga mudah dicerna sehingga membantu pemulihan tubuh setelah serangan asam urat.

Beri hitam
Beri hitam kaya akan antosianin dan polifenol, dua senyawa antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif serta peradangan pada sendi.

Konsumsi buah ini dapat membantu tubuh mengelola kadar asam urat dalam jangka panjang.

Semangka
Semangka memiliki kandungan air yang sangat tinggi. Hal ini membantu menjaga hidrasi tubuh dan mendukung fungsi ginjal dalam membuang asam urat melalui urine.

Selain itu, semangka termasuk buah yang rendah purin sehingga relatif aman bagi penderita asam urat.

Meski berbagai buah tersebut memiliki manfaat bagi kesehatan sendi, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing masing. Buah mengandung fruktosa alami, yang jika dikonsumsi secara berlebihan tetap dapat memengaruhi kadar asam urat.

Selain menjaga pola makan, penderita asam urat juga dianjurkan untuk menjaga berat badan ideal, memperbanyak minum air putih, dan menghindari makanan tinggi purin seperti jeroan dan daging olahan.

Mengatur pola makan sehat dengan memilih buah yang tepat dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu mengontrol kadar asam urat sekaligus menjaga kesehatan sendi.

Referensi:
CNNIndonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Kesehatan

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED