Pepes Ikan Tongkol Homemade Gurih Pedas dan Rendah Minyak Mudah Dibuat
Pepes ikan tongkol menjadi salah satu hidangan khas Nusantara yang selalu menggugah selera. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma khas...
Read more
Kalau isi kulkas mulai kosong di akhir bulan, biasanya ibu rumah tangga langsung pusing memikirkan menu hemat yang tetap enak disantap keluarga. Nah, kabar baiknya, dengan modal tahu dan sebutir telur saja, kamu sudah bisa menghadirkan lauk nikmat yang bikin nasi cepat habis: perkedel tahu telur empuk gurih.
Hidangan sederhana ini bukan sekadar pengganjal perut, tapi juga bisa jadi comfort food penuh nostalgia. Hampir semua orang punya kenangan dengan perkedel, entah itu bekal sekolah, lauk di rumah nenek, atau teman makan nasi uduk di pagi hari. Bedanya, kali ini kita membuat versi perkedel hemat berbahan dasar tahu dan telur yang mudah, murah, sekaligus bergizi.
Tidak semua lauk hemat terasa memuaskan, tapi perkedel tahu punya daya tarik sendiri. Berikut alasannya:
Murah meriah – tahu termasuk bahan paling ramah kantong, sementara telur relatif lebih ekonomis dibanding daging.
Cepat dimasak – cukup campur bahan, bentuk, goreng, dan selesai. Waktu memasak hanya sekitar 15 menit.
Bergizi cukup – tahu kaya protein nabati, sedangkan telur punya protein hewani lengkap.
Serbaguna – cocok untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam.
Perkedel tahu juga bisa jadi solusi sehat bagi yang ingin mengurangi konsumsi daging tanpa kehilangan rasa gurih yang bikin nagih.
Sebelum masuk ke resep, mari intip manfaat gizi dari bahan utama:
Tahu: tinggi protein nabati, rendah lemak, mengandung kalsium, zat besi, dan magnesium. Cocok untuk diet sehat.
Telur: sumber protein hewani lengkap dengan vitamin B12, vitamin D, dan asam amino esensial.
Kombinasi keduanya membuat perkedel tahu bukan hanya hemat, tapi juga cukup bergizi untuk menjaga energi harian keluarga.
Siapkan bahan sederhana berikut:
1 papan tahu putih (bisa juga tahu sutra sesuai selera)
1 butir telur ayam
1 siung bawang putih, haluskan
1 siung bawang merah, haluskan
½ sdt garam
½ sdt lada bubuk
1 batang daun bawang atau seledri, iris halus
Minyak goreng secukupnya
👉 Tips hemat: Tambahkan 1–2 sdm tepung terigu atau tapioka agar adonan lebih padat dan tidak mudah hancur.
Ikuti langkah berikut agar hasilnya mantap dan anti gagal:
Hancurkan tahu dengan garpu atau sendok. Jika terlalu berair, tiriskan lebih dulu.
Campurkan telur ke dalam tahu yang sudah dihancurkan. Aduk hingga rata.
Masukkan bumbu: bawang putih, bawang merah, garam, lada, dan daun bawang.
Jika adonan terlalu cair, tambahkan sedikit tepung.
Bentuk bulat pipih atau sesuai selera.
Panaskan minyak, lalu goreng dengan api sedang. Balik sekali agar matang merata.
Angkat, tiriskan, dan sajikan selagi hangat.
Banyak orang mengeluh perkedel tahu mudah hancur saat digoreng. Coba trik ini:
Gunakan tahu putih yang agak padat, jangan terlalu lembek.
Tiriskan tahu dengan kain atau tisu dapur agar air berlebih keluar.
Jangan terlalu banyak telur, karena bisa membuat adonan lembek.
Tambahkan tepung sebagai pengikat.
Goreng dalam minyak cukup banyak dengan suhu stabil.
Supaya tidak bosan, kreasikan perkedel tahu dengan ide berikut:
Perkedel Tahu Sayuran – tambahkan wortel parut, bayam, atau kol.
Perkedel Tahu Pedas – beri cabai rawit cincang atau bubuk cabai.
Perkedel Tahu Keju – isi dengan potongan keju untuk sensasi lumer.
Perkedel Tahu Kornet – campur dengan kornet sapi/ayam agar lebih gurih.
Perkedel Tahu Panggang – alternatif sehat, dipanggang di oven dengan sedikit minyak.
Banyak yang penasaran apa bedanya perkedel tahu dengan perkedel kentang.
Perkedel tahu: teksturnya lembut, rasanya ringan, dan lebih hemat.
Perkedel kentang: lebih padat, mengenyangkan, dan sering ditemui di menu prasmanan.
Keduanya sama-sama enak, tinggal pilih sesuai bahan yang ada di dapur.
Mau dimakan kapan saja, perkedel tahu tetap cocok. Beberapa ide penyajian:
Lauk pendamping nasi putih dengan sayur bening.
Menu sarapan bersama nasi uduk atau lontong.
Isian bekal sekolah anak yang praktis.
Kudapan sore dengan sambal kecap atau saus cabai.
1. Bisa simpan perkedel tahu di kulkas?
Bisa. Simpan dalam wadah kedap udara, lalu goreng ulang atau panaskan sebelum disajikan.
2. Bagaimana kalau ingin tanpa telur?
Gunakan tepung terigu atau tapioka sebagai pengikat adonan.
3. Boleh pakai tahu kuning atau tahu goreng?
Boleh, hasilnya lebih padat dibanding tahu putih.
4. Apakah cocok untuk diet?
Ya, asal tidak digoreng dengan minyak berlebihan. Bisa juga dipanggang agar lebih rendah kalori.
5. Apa bedanya perkedel tahu dengan bakwan tahu?
Perkedel berbentuk bulat pipih dengan adonan padat, sedangkan bakwan lebih renyah dengan tambahan sayuran.
Resep sederhana ini membuktikan bahwa makanan enak tidak selalu mahal dan ribet. Hanya dengan tahu dan telur, kamu bisa membuat lauk empuk, gurih, dan bikin ketagihan.
Kalau lagi akhir bulan atau butuh lauk praktis, jangan ragu coba perkedel tahu telur empuk gurih ini. Selain hemat, rasanya juga bikin keluarga betah makan di rumah.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...