Sebuah toko frozen food di kawasan Legok mengalami kerugian besar setelah kepercayaan pemilik toko dimanfaatkan oleh pelanggan lama yang ternyata melakukan aksi pencurian secara berulang.
Pelaku yang awalnya dikenal sebagai pelanggan prioritas dan sering berbelanja, diduga menjadi dalang di balik hilangnya stok barang secara bertahap selama ini. Kecurigaan mulai muncul saat jumlah barang tidak sesuai dengan catatan penjualan.
Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, pemilik toko akhirnya menyadari bahwa kerugian yang dialami mencapai puluhan juta rupiah. Modus pelaku yang memanfaatkan kepercayaan membuat aksinya sulit terdeteksi sejak awal.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan dalam bisnis tetap harus dibarengi dengan pengawasan ketat, guna menghindari kerugian serupa di kemudian hari.