Nvidia Ramal Penjualan Melejit, Ledakan Permintaan AI Diprediksi Berlanjut

Nvidia memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sekitar 70 persen pada tahun fiskal 2028. Permintaan cip AI disebut masih sangat kuat dan terus meningkat.

Nvidia memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sekitar 70 persen pada tahun fiskal 2028

Nvidia Corp. kembali memberikan sinyal kuat bahwa permintaan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Perusahaan pembuat cip AI tersebut memperkirakan pendapatannya dapat tumbuh sekitar 70 persen pada tahun fiskal 2028.

Proyeksi tersebut disampaikan Chief Financial Officer Nvidia Colette Kress dalam konferensi setelah perusahaan merilis laporan keuangan. Angka pertumbuhan yang diproyeksikan Nvidia bahkan lebih tinggi dibandingkan perkiraan analis yang sebelumnya berada di kisaran 45 persen.

Menurut Colette Kress, Nvidia masih melihat percepatan permintaan dari para pelanggan meski skala bisnis perusahaan sudah sangat besar.

“Kami memperkirakan pendapatan akan tumbuh sekitar 70% pada tahun fiskal 2028,” ujar Colette Kress, Chief Financial Officer Nvidia.

Kress juga mengatakan pertumbuhan Nvidia berpotensi lebih tinggi apabila perusahaan mendapatkan pasokan komponen dalam jumlah yang lebih besar. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan Nvidia saat ini bukan hanya mencari permintaan, tetapi juga memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.

“Sungguh luar biasa, kami melihat percepatan permintaan bahkan pada skala operasi kami saat ini,” kata Kress.

Optimisme Nvidia menjadi perhatian pasar karena perusahaan tersebut merupakan salah satu pemasok utama akselerator AI, komponen yang digunakan untuk melatih sekaligus menjalankan model kecerdasan buatan.

Karena posisinya tersebut, kinerja Nvidia sering menjadi salah satu indikator penting untuk melihat arah industri AI secara lebih luas. Proyeksi pertumbuhan yang tinggi juga memberikan sinyal positif bagi investor yang sebelumnya mulai khawatir terhadap kemungkinan berakhirnya lonjakan investasi AI.

Berdasarkan laporan terbaru, saham Nvidia sempat naik hampir 5 persen dalam perdagangan setelah penutupan pasar. Reuters juga melaporkan Nvidia memproyeksikan pertumbuhan pendapatan 70 persen untuk tahun fiskal berikutnya yang berakhir pada Januari 2028, jauh di atas perkiraan rata-rata analis sekitar 44 persen.

Baca Juga:  CEO NVIDIA Ungkap Jurusan yang Akan Dipilih Jika Masih Usia 20 Tahun

Vera Rubin dan Infrastruktur AI Jadi Penggerak Pertumbuhan

CEO Nvidia Jensen Huang turut menegaskan bahwa permintaan terhadap produk perusahaan masih sangat kuat. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah peluncuran Vera Rubin, lini cip dan platform generasi berikutnya yang dirancang untuk kebutuhan komputasi AI.

“Pembangunan infrastruktur AI sedang berjalan dengan kecepatan penuh,” ujar Jensen Huang, CEO Nvidia.

Menurut Huang, Vera Rubin telah memasuki tahap produksi penuh dan dikembangkan untuk mendukung peningkatan kebutuhan komputasi AI. Reuters melaporkan platform tersebut mulai dikirim kepada pelanggan dan diperkirakan menyumbang sekitar seperlima pendapatan pusat data Nvidia pada kuartal berjalan.

Nvidia memperkirakan pendapatan periode berjalan mencapai US$108 miliar, dengan kisaran plus-minus 2 persen. Jika menggunakan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS, angka tersebut setara sekitar Rp1.782 triliun.

Proyeksi itu juga berada di atas perkiraan rata-rata analis yang berada di sekitar US$105,2 miliar atau sekitar Rp1.736 triliun dengan asumsi kurs yang sama.

Kinerja pusat data menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Nvidia. Pada kuartal fiskal kedua yang berakhir Juli, pendapatan bisnis pusat data Nvidia lebih dari dua kali lipat menjadi US$89 miliar atau sekitar Rp1.469 triliun dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS. Reuters mencatat angka tersebut melampaui perkiraan analis sebesar US$85,08 miliar.

Di tengah prospek permintaan yang kuat, Nvidia tetap menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan pasokan komponen, terutama memori. Harga memori yang meningkat serta biaya komponen lain diperkirakan memberikan tekanan terhadap margin perusahaan.

Baca Juga:  Telkomsat & Len Industri Bangun Satelit Strategis: Langkah Kuat Pertahanan Digital Nusantara

Nvidia memperkirakan margin kotor akan mencapai titik terendah pada kuartal keempat tahun fiskal, yakni sekitar 71 persen hingga 72 persen. Setelah perusahaan menaikkan harga jual produknya, margin diperkirakan dapat kembali stabil di kisaran 72 persen hingga 73 persen pada tahun fiskal 2028.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan permintaan AI masih memberikan peluang besar, tetapi Nvidia tetap harus menghadapi persoalan kapasitas produksi dan biaya komponen.

Di sisi lain, perusahaan juga memperluas hubungan dengan pelanggan dan penyedia infrastruktur AI. Reuters melaporkan Nvidia dan Amazon Web Services akan menambah 2 juta GPU Nvidia di infrastruktur cloud Amazon pada 2027 dan 2028.

Optimisme Nvidia juga muncul ketika sebagian investor mulai mempertanyakan apakah investasi besar-besaran di sektor AI sudah terlalu tinggi. Setelah bertahun-tahun mencatat pertumbuhan yang sangat cepat, kekhawatiran mengenai gelembung AI mulai muncul di pasar.

Sejumlah kesepakatan investasi antara Nvidia dan perusahaan dalam ekosistem AI juga menjadi perhatian karena adanya transaksi yang saling berkaitan. Kekhawatiran tersebut membuat proyeksi pertumbuhan Nvidia menjadi semakin penting bagi pasar.

Namun, berdasarkan pandangan manajemen Nvidia, permintaan dari pelanggan masih berkembang. Bahkan, perusahaan menyebut pelanggan memperkirakan pertumbuhan kebutuhan komputasi mereka akan meningkat lebih jauh pada tahun berikutnya.

Referensi:
Bloomberg Technoz

📚 ️Baca Juga Seputar IT

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED