Musim Hujan Minim Matahari, Cukupi Vitamin D dari Makanan Ini

Kurang paparan matahari saat musim hujan bisa picu defisiensi vitamin D. Simak sumber makanan alami yang kaya vitamin D.

Kurang paparan matahari saat musim hujan bisa picu defisiensi vitamin D

Belakangan ini paparan sinar matahari terasa semakin minim, terutama saat musim hujan. Padahal, sinar matahari merupakan salah satu sumber utama vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Saat matahari jarang muncul, risiko kekurangan vitamin D pun meningkat.

Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, membantu fungsi otot, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mengatur mood. Ketika paparan sinar matahari berkurang, kebutuhan nutrisi ini bisa dipenuhi melalui suplemen atau makanan tertentu.

Berdasarkan laporan dari CNNIndonesia.com, ada sejumlah makanan yang secara alami mengandung vitamin D dan bisa menjadi alternatif selain berjemur di bawah matahari.

Deretan Makanan Kaya Vitamin D yang Bisa Dikonsumsi

Berikut beberapa sumber vitamin D yang bisa dimasukkan ke dalam menu harian.

Ikan berlemak
Ikan berlemak menjadi salah satu sumber alami vitamin D terbaik. Contohnya adalah salmon dan ikan kembung. Kandungan vitamin D pada ikan ini bergantung pada paparan sinar matahari dan jenis pakan yang dikonsumsi.

Dalam 100 gram salmon liar terkandung sekitar 500 IU vitamin D atau bahkan lebih. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan salmon ternak yang umumnya hanya mengandung sekitar 200 hingga 300 IU vitamin D.

Jamur
Jamur juga direkomendasikan para ahli sebagai sumber vitamin D nabati. Jamur yang terpapar sinar matahari memiliki kadar vitamin D lebih tinggi dibandingkan yang tumbuh di tempat teduh.

Melansir dari Buzzfeed, dietisien Tiffany Bruno menyarankan untuk menjemur jamur yang sudah dipotong-potong di dekat jendela sebelum diolah. Cara ini membantu jamur menyerap lebih banyak vitamin D secara alami.

Kuning telur
Telur, terutama bagian kuningnya, termasuk makanan yang mengandung vitamin D. Satu butir telur berukuran besar mengandung sekitar 40 IU vitamin D. Kandungan ini dapat bervariasi tergantung pada jenis ayam dan metode pemeliharaannya.

Mengonsumsi telur sebagai bagian dari menu sarapan bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

Hati sapi
Hati sapi juga mengandung vitamin D meski dalam jumlah tidak terlalu besar. Dalam satu porsi atau sekitar 3 ons hati sapi terdapat sekitar 42 IU vitamin D.

Selain vitamin D, hati sapi juga kaya akan zat besi, protein, vitamin B12, dan vitamin A yang penting bagi tubuh.

Susu sapi
Produk susu sapi yang beredar di pasaran umumnya telah difortifikasi dengan vitamin D. Dalam sekitar 300 ml susu sapi terkandung sekitar 120 IU vitamin D.

Karena vitamin D merupakan vitamin larut lemak, nutrisi ini lebih mudah diserap tubuh saat dikonsumsi bersama makanan berlemak. Oleh sebab itu, minum susu bisa menjadi cara praktis dan efektif untuk mencukupi kebutuhan vitamin D harian.

Dengan memadukan berbagai sumber makanan tersebut dalam pola makan seimbang, kebutuhan vitamin D tetap dapat terpenuhi meski paparan sinar matahari terbatas.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026

. Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED