Nyeri di Leher Bisa Jadi Sinyal Penyakit Jantung Serius
Selama ini, nyeri dada dikenal sebagai gejala paling umum dari penyakit jantung. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa gangguan jantung...
Read more
Mandi air hangat kerap dianggap sebagai ritual sederhana yang menenangkan tubuh dan pikiran. Setelah seharian beraktivitas, air hangat dipercaya mampu meredakan pegal, mengurangi stres, hingga membantu tidur lebih nyenyak. Namun, di balik sensasi relaksasi tersebut, muncul pertanyaan penting, apakah mandi air hangat setiap hari benar-benar sehat untuk semua orang.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mandi air hangat memang memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Meski begitu, kebiasaan ini juga menyimpan potensi risiko jika dilakukan terlalu sering, dengan suhu terlalu panas, atau tanpa menyesuaikan kondisi tubuh masing-masing individu.
Menurut Stressless Joy, aman atau tidaknya mandi air hangat setiap hari sangat dipengaruhi oleh jenis kulit, usia, serta kondisi kesehatan seseorang. Bagi individu dengan kulit kering atau sensitif, mandi air panas terlalu sering justru dapat menghilangkan minyak alami kulit yang berfungsi sebagai pelindung.
Salah satu manfaat utama mandi air hangat adalah meredakan nyeri dan pegal otot. Paparan panas membantu melemaskan otot yang tegang dan meningkatkan aliran darah ke jaringan tubuh. Berdasarkan paparan dari EatingWell, terapi panas terbukti mampu menurunkan intensitas nyeri, baik nyeri otot akibat aktivitas fisik maupun nyeri kronis tertentu.
Selain itu, mandi air hangat juga berkontribusi terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah. Panas dari air menyebabkan pembuluh darah melebar atau mengalami vasodilatasi. Proses ini membantu melancarkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah secara sementara. Berdasarkan data dari sebuah studi di Jepang, kebiasaan berendam air hangat secara rutin dikaitkan dengan risiko 28 persen lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dan 26 persen lebih rendah mengalami stroke dibandingkan mereka yang jarang mandi air hangat.
Manfaat lainnya adalah meningkatkan kualitas tidur. Mandi air hangat dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh. Setelah mandi, suhu inti tubuh akan menurun secara alami, memberikan sinyal pada otak bahwa tubuh siap beristirahat. Efek ini membuat seseorang lebih mudah tertidur dan tidur lebih nyenyak, terutama jika mandi dilakukan satu hingga dua jam sebelum tidur.
Dari sisi kesehatan mental, mandi air hangat juga berperan dalam mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati. Paparan air hangat membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang memberikan rasa nyaman dan rileks. Sejumlah riset mengaitkan kebiasaan ini dengan penurunan gejala stres serta depresi ringan berkat efek menenangkan pada sistem saraf.
Manfaat lain yang kerap dirasakan adalah melancarkan sirkulasi darah dan fungsi otak. Aliran darah yang meningkat membantu suplai oksigen ke otak, sehingga tubuh terasa lebih segar, fokus meningkat, dan kejernihan mental lebih baik setelah mandi air hangat. Selain itu, uap air hangat juga dapat membantu meredakan gejala flu dan hidung tersumbat dengan membuka saluran pernapasan dan mengencerkan lendir.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Arsenal melangkah ke babak semifinal Carabao Cup musim 2025/2026 dengan tekad kuat untuk tidak mengulang kegagalan pahit seperti musim lalu....
Joao Cancelo resmi kembali berseragam Barcelona dengan status pemain pinjaman hingga akhir musim ini. Bek kanan asal Portugal tersebut didatangkan...