Aksi Mahasiswa dan Warga Kaltim Menguat, Soroti Dugaan KKN dan Kebijakan Anggaran
Aliansi mahasiswa bersama masyarakat Kalimantan Timur bersiap menggelar aksi pada 21 April mendatang. Aksi ini menjadi bentuk protes terhadap sejumlah...
Read more
Kebakaran hebat melanda gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa 9 Desember 2025. Menurut Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Megantara, sumber kebakaran diduga berasal dari baterai litium yang berada di area bawah gedung. Dugaan tersebut masih terus didalami oleh petugas.
Saat kejadian, para karyawan sempat mencoba memadamkan api menggunakan lima alat pemadam api ringan. Namun usaha tersebut tidak berhasil. “Informasi yang kami terima, sudah berupaya dipadamkan dengan APAR. Itu sekitar lima unit APAR berupaya untuk memadamkan,” kata Bayu Megantara, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta.
Asap tebal yang muncul dari lokasi membuat kondisi semakin sulit. Berdasarkan data dari Gulkarmat, kobaran api cepat menyebar ke beberapa lantai sehingga menyulitkan proses evakuasi.
Pihak Kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran. Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, pemeriksaan awal dari para saksi mengarah pada dugaan kerusakan baterai drone sebagai pemicu api. “Kalau dari keterangan tadi, memang sementara baru karena baterai ya, baterai dari drone yang terbakar. Namun sebabnya terbakar, saat ini tim Labfor masih bekerja,” kata Susatyo.
Tim Laboratorium Forensik Polri masih melakukan analisis teknis untuk menemukan titik api pertama serta memastikan penyebab pasti insiden. Proses investigasi diperkirakan membutuhkan waktu tambahan untuk memetakan alur penyebaran api di dalam gedung.
Menurut Bayu Megantara, jumlah korban tewas mencapai 22 orang dan seluruhnya merupakan karyawan Terra Drone. Dari jumlah tersebut, 15 korban adalah perempuan dan 7 lainnya laki-laki. Selain itu, sebanyak 19 orang berhasil selamat dari insiden tersebut. “Udah 22 orang yang meninggal dunia, 15 wanita, 7 orang laki-laki,” ujar Bayu.
Banyak korban ditemukan di lantai 3 dan 4. Berdasarkan keterangan petugas, para korban diduga mengalami sesak napas akibat asap pekat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga datang meninjau lokasi kebakaran. Ia menyampaikan belasungkawa dan menyoroti minimnya kesiapan jalur evakuasi gedung tersebut. “Saya sungguh sangat berduka, innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mudah-mudahan ini tidak terulang kembali,” kata Pramono.
Ia menegaskan pentingnya penegakan standar keselamatan bangunan di Jakarta. Pemprov DKI juga memastikan menanggung seluruh biaya pemakaman korban serta perawatan bagi yang terluka.
Referensi:
DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ulat bambu atau cangkilung dikenal sebagai salah satu bahan pangan unik yang aman dikonsumsi manusia setelah dimasak dengan benar. Di...
Sebuah video memperlihatkan seorang bocah memecahkan beberapa peti telur di dalam gudang penyimpanan saat bermain seorang diri. Dalam rekaman tersebut,...