Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengambil langkah tidak biasa dalam menghadapi potensi krisis energi global. Aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan kini diwajibkan berangkat ke kantor menggunakan sepeda sebagai upaya menghemat bahan bakar minyak atau BBM.
Kebijakan ini mulai diterapkan sebagai respons terhadap dinamika global yang dinilai berpotensi memicu kenaikan harga energi. Menurut Wakil Bupati Bangkalan, Faudzan Jakfar, situasi geopolitik internasional menjadi salah satu alasan utama di balik kebijakan tersebut.
“Kebijakan ini kami ambil sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik yang sedang terjadi,” kata Faudzan di Bangkalan, Jumat (27/3/2026).
Menurut Faudzan, konflik yang berdampak pada pembatasan jalur strategis seperti Selat Hormuz dapat mengganggu pasokan minyak dunia. Kondisi ini berpotensi memicu lonjakan harga BBM yang pada akhirnya berdampak pada berbagai sektor, termasuk operasional pemerintahan daerah.
Sebagai tindak lanjut dari kebijakan tersebut, Pemkab Bangkalan akan melarang ASN menggunakan kendaraan bermotor pada hari kerja tertentu. Aturan ini akan diperkuat melalui Surat Edaran Bupati yang ditujukan kepada seluruh instansi pemerintah daerah.
“Kami ingin berkontribusi dalam penghematan energi, hari pertama masuk kemarin telah kami instruksikan kepada para ASN untuk menggunakan sepeda pancal,” ujar Faudzan.
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menekan konsumsi BBM, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan energi secara efisien. Dengan mendorong penggunaan sepeda, pemerintah daerah berharap bisa memberikan contoh nyata dalam menghadapi tantangan global.
Berdasarkan kebijakan yang dirancang, penggunaan sepeda akan menjadi bagian dari rutinitas ASN pada hari tertentu. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar sekaligus mendorong gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas penggunaan energi di tengah ketidakpastian global. Dengan langkah sederhana namun berdampak, Pemkab Bangkalan mencoba mengambil peran aktif dalam mengantisipasi potensi krisis energi.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Aksi tawuran antar kelompok gengster kembali terjadi di kawasan Kebon Harjo, Kecamatan Semarang Utara, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 03.00...
Seorang pengelola arisan berinisial NNS (31) alias Saska J menjadi sorotan setelah diduga terlibat kasus penipuan dengan nilai mencapai miliaran...