Putra Mahkota Norwegia Beri Apresiasi untuk Haaland dan Tim, Diundang ke Istana
Perjalanan Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026 memang harus berakhir di babak perempat final. Namun perjuangan yang ditunjukkan Erling Haaland...
Read more
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan magnitudo 7,5 yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) waktu setempat tidak hanya menimbulkan kerusakan besar, tetapi juga memicu aksi penjarahan di wilayah pesisir La Guaira. Kondisi darurat yang disertai kelangkaan kebutuhan pokok membuat sebagian warga nekat mengambil barang-barang dari sebuah supermarket yang rusak akibat gempa.
Berdasarkan laporan dari AFP yang dikutip First Post, sebuah supermarket di Catia La Mar, negara bagian La Guaira, dijarah sehari setelah gempa besar mengguncang kawasan tersebut. Sejumlah pria dan wanita terlihat keluar dari bangunan yang sebagian terbakar sambil membawa tas berisi berbagai barang kebutuhan.
Menurut laporan tersebut, aksi penjarahan dipicu oleh kelangkaan makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya. Wilayah La Guaira menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak paling parah setelah gempa menghancurkan berbagai fasilitas umum dan permukiman warga.
Berdasarkan informasi dari berbagai laporan internasional, gempa menyebabkan listrik dan pasokan air bersih terputus di sejumlah wilayah pesisir. Banyak warga terpaksa bermalam di ruang terbuka karena rumah mereka mengalami kerusakan berat atau runtuh.
Warga juga mengeluhkan lambatnya distribusi bantuan kemanusiaan serta keterbatasan alat berat yang dibutuhkan untuk mengevakuasi korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan.
Menurut laporan dari CNN, salah satu bangunan yang mengalami kerusakan paling parah adalah Hotel Eduard di kawasan pantai Macuto, La Guaira. Berdasarkan video yang telah diverifikasi, bangunan hotel berlantai delapan dengan 106 kamar tersebut runtuh hampir seluruhnya hingga rata dengan tanah. Hanya sebagian area pintu masuk yang masih tampak berdiri, sementara puing-puing bangunan menutupi kawasan di sekitarnya.
Rekaman lain dari sepanjang pesisir Macuto juga memperlihatkan banyak bangunan mengalami kerusakan berat akibat kuatnya guncangan gempa.
Sementara itu, pemerintah Venezuela mulai meningkatkan penanganan darurat di wilayah terdampak. Berdasarkan data dari otoritas setempat, militer Venezuela telah mendirikan rumah sakit lapangan di sekitar stadion di La Guaira untuk memberikan perawatan kepada korban yang mengalami luka-luka.
Selain itu, tim pencarian dan penyelamatan (SAR) internasional dari Spanyol, Amerika Serikat, dan Meksiko dilaporkan sedang menuju Venezuela guna membantu proses evakuasi serta pencarian korban yang masih hilang.
Menurut Kementerian Kesehatan Venezuela, jumlah korban meninggal akibat gempa kembar tersebut meningkat menjadi 235 orang hingga Jumat (26/6/2026). Sementara itu, lebih dari 1.500 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan.
Proses pencarian korban, distribusi bantuan kemanusiaan, serta pemulihan infrastruktur masih terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak, terutama di kawasan pesisir La Guaira yang mengalami kerusakan paling parah akibat bencana tersebut.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pancake menjadi salah satu menu sarapan favorit karena memiliki tekstur lembut, rasa manis yang pas, serta mudah dipadukan dengan berbagai...
Pindang patin merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang terkenal dengan cita rasa gurih, asam, dan segar dalam satu sajian....