Cara Membuat Panada Khas Manado Empuk dengan Isian Cakalang Pedas Gurih
Panada merupakan salah satu camilan khas Manado yang cukup populer dan memiliki cita rasa unik. Sekilas tampilannya mirip pastel, namun...
Read more
Saat lidah mulai bosan dengan masakan rumah yang itu-itu saja, dan kamu sedang ngidam menu ayam yang beda dari biasanya, Ayam Pedas Szechuan bisa jadi penyelamat rasa dan mood. Bayangkan potongan ayam crispy berbalut bumbu pedas menggigit khas lada Szechuan—wangi bawang putih, bawang bombay, dan daun bawang yang tumisannya menyapa hidung. Rasanya? Bikin nambah nasi tanpa sadar.
Ayam pedas ini punya cita rasa oriental ala masakan Sichuan dari Tiongkok, dikenal dengan rasa pedas yang khas dan berani. Tapi tenang, versi resep yang satu ini sudah disesuaikan dengan lidah lokal—tetap pedas dan nendang, tapi nggak sampai bikin kamu kepedasan sampai berkeringat deras.
Dengan bahan sederhana dan teknik memasak yang simpel, kamu bisa menghadirkan ayam pedas ala restoran ini dari dapur sendiri. Yuk, ikuti langkah-langkah lengkapnya dan siapkan nasi hangat!
300 gram daging paha ayam, potong dadu sedang
100 gram tepung terigu
Minyak goreng secukupnya
2 siung bawang putih, diparut
1 sdm kaldu jamur
1 sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 siung bawang putih, cincang kasar
½ butir bawang bombay, iris kasar
1 batang daun bawang, iris serong kasar
5 buah cabai merah kering, iris kasar
2 sdt merica batak / lada Szechuan (bisa disesuaikan level pedasnya)
Cuci bersih potongan daging paha ayam, tiriskan hingga kering agar bumbu meresap sempurna.
Campurkan ayam dengan bawang putih parut, kaldu jamur, merica, dan garam. Aduk rata.
Diamkan selama 15–30 menit agar bumbu meresap dan daging empuk.
Setelah dimarinasi, baluri ayam dengan tepung terigu tipis-tipis.
Pastikan seluruh permukaan ayam tertutup tepung agar saat digoreng teksturnya crispy.
Panaskan minyak dalam jumlah banyak (deep frying lebih baik).
Goreng ayam hingga kuning kecokelatan dan renyah di luar, juicy di dalam.
Tiriskan dan sisihkan.
Dalam wajan bersih, panaskan sekitar 3 sdm minyak bekas menggoreng ayam.
Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan sedikit layu.
Masukkan cabai kering dan lada Szechuan. Aduk rata hingga aromanya keluar.
Masukkan ayam goreng ke dalam tumisan.
Tambahkan daun bawang, aduk cepat hingga semua bagian ayam terlapisi bumbu tumis secara merata.
Cicipi. Tambahkan garam atau lada bila perlu.
Angkat dan sajikan selagi panas.
Ingin lebih pedas? Tambahkan cabai rawit atau saus sambal saat menumis bumbu.
Ganti ayam dengan tahu atau tempe untuk versi vegetarian. Goreng tahu/tempe hingga kering lalu tumis seperti biasa.
Gunakan ayam boneless bagian paha karena lebih juicy dan cocok untuk digoreng kering.
Suka kriuk ekstra? Tambahkan tepung maizena pada campuran tepung terigu saat membaluri ayam.
Sajikan dengan nasi putih atau nasi goreng polos—dijamin jadi menu andalan keluarga!
Daging ayam paha: Kaya protein, zat besi, dan vitamin B kompleks. Daging paha juga lebih lembut dan juicy dibanding dada ayam.
Bawang putih: Mengandung allicin, senyawa antibakteri alami yang bantu tingkatkan daya tahan tubuh.
Cabai kering: Mengandung capsaicin yang memberi rasa pedas, mempercepat metabolisme, dan mengurangi rasa lelah.
Merica/lada Szechuan: Memberi sensasi rasa unik (pedas & kebas) dan membantu sirkulasi darah.
Daun bawang & bawang bombay: Kaya antioksidan, membantu kesehatan jantung, dan memberikan aroma khas.
1. Bisa pakai dada ayam?
Bisa, tapi hasilnya cenderung lebih kering dibandingkan paha ayam. Kalau tetap pakai dada, usahakan jangan overcook agar tetap juicy.
2. Apa itu lada Szechuan? Bisa diganti?
Lada Szechuan (atau merica batak) punya rasa pedas kebas khas yang unik. Jika sulit didapat, bisa diganti dengan lada hitam dan sedikit bubuk cabai sebagai alternatif.
3. Apakah bisa dibuat tanpa digoreng?
Bisa saja dengan menumis ayam langsung tanpa tepung, tapi teksturnya tidak akan crispy. Jika ingin lebih sehat, ayam bisa dipanggang dulu.
4. Cocok untuk anak-anak?
Kalau anak tidak suka pedas, cabai bisa dikurangi atau dihilangkan. Gunakan bumbu tumis yang sama tanpa lada Szechuan.
5. Tahan berapa lama setelah dimasak?
Ayam ini paling enak disajikan saat masih panas dan renyah. Namun, bisa disimpan di kulkas selama 1–2 hari dan dipanaskan kembali di atas teflon tanpa minyak.
Ayam pedas Szechuan ini bisa jadi menu favorit baru buat kamu yang suka rasa pedas gurih dan sensasi makan seperti di restoran Cina. Bahannya sederhana, cara masaknya juga mudah, dan hasilnya menggoda. Tak hanya cocok untuk makan malam keluarga, ayam pedas ini juga cocok dijadikan lauk bekal kerja atau ide jualan makanan kekinian.
Dengan satu porsi nasi hangat dan tumisan sayur sederhana, menu ini bisa bikin makan siang kamu jadi lebih berkesan. Jadi, jangan ragu untuk mencobanya sendiri di rumah.
Selamat memasak dan selamat menikmati ayam pedas renyah ala rumahan dengan rasa restoran!
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah insiden perdebatan terjadi antara sopir truk tronton dan petugas Polisi PJR di jalan tol setelah kendaraan mengalami kendala teknis...
Sebuah video mengharukan viral di media sosial memperlihatkan detik-detik terakhir kebersamaan seorang anak balita dengan ayahnya yang tengah berjuang melawan...