Pengendara Tewas di Karawang Diduga Akibat Jeratan Benang Layangan
Peristiwa tragis terjadi di wilayah Karawang, Jawa Barat, ketika seorang pria berinisial C berusia 32 tahun meninggal dunia setelah lehernya...
Read more
Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mulai menertibkan dan membongkar kios-kios pedagang di kawasan Pasar Barito, Kebayoran Baru. Proses pembongkaran dilakukan sejak Senin (27/10/2025) pagi dengan menggunakan alat berat ekskavator.
Menurut Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin, penertiban dimulai sekitar pukul 05.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Selatan.
“Pukul 07.30 WIB, pembina apel dalam rangka penertiban di Taman Ayodya dan dipimpin Wali Kota Jakarta Selatan,” kata Mukhlisin, dikutip dari Antara, Senin (27/10/2025).
Penertiban melibatkan personel gabungan dari Satpol PP, Polres Metro Jakarta Selatan, dan TNI. Selama proses berlangsung, Jalan di sekitar perempatan Bundaran Barito ditutup, sementara arus lalu lintas dialihkan untuk menghindari kemacetan di kawasan tersebut. Hingga pukul 07.00 WIB, kios-kios pedagang telah rata dengan tanah setelah dirobohkan menggunakan alat berat.
Di lokasi, sejumlah pedagang sempat memprotes pembongkaran dengan berteriak dan meminta petugas mundur. Mereka kemudian berkumpul di sekitar Taman Ayodya dan duduk di tengah jalan, tepat di perempatan yang mengarah ke Jalan Gandaria Tengah III dan Jalan Melawai Raya.
Sebelum penertiban dilakukan, Pemkot Jaksel telah melayangkan surat peringatan terakhir (SP3) kepada para pedagang yang menempati lokasi sementara (loksem) JS 25, JS 26, JS 30 di Jalan Barito, dan JS 96 di Jalan Gandaria Tengah III. Peringatan tersebut disampaikan secara humanis dengan tujuan agar pedagang dapat bersiap untuk relokasi.
Pemkot Jaksel juga menyiapkan kendaraan operasional untuk membantu proses relokasi para pedagang menuju Sentra Fauna di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa. Langkah ini diambil agar kegiatan ekonomi para pedagang tetap dapat berjalan tanpa gangguan.
Relokasi pedagang Pasar Barito ini menjadi bagian dari rencana besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggabungkan tiga taman ikonik di Jakarta Selatan, yaitu Taman Leuser, Taman Ayodya, dan Taman Langsat, menjadi satu kawasan hijau terpadu bernama Taman Bendera Pusaka. Proyek revitalisasi taman tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Upaya penertiban ini diharapkan dapat mempercantik kawasan Kebayoran Baru sekaligus memberikan ruang hijau baru bagi warga Jakarta Selatan. Pemerintah juga memastikan akan terus memantau proses relokasi agar tidak merugikan pedagang yang terdampak.
Referensi: Detik News
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Peristiwa tragis terjadi di wilayah Karawang, Jawa Barat, ketika seorang pria berinisial C berusia 32 tahun meninggal dunia setelah lehernya...
Kabar penting bagi pemilik Surat Izin Mengemudi atau Surat Izin Mengemudi yang masa berlakunya baru saja habis. Dalam kondisi tertentu,...