Peringatan Keras Microsoft, AI Segera Ambil Alih Profesi Pengacara dan Akuntan
Perkembangan Artificial Intelligence atau AI dinilai semakin cepat dan berpotensi mengubah peta dunia kerja secara drastis. Dalam waktu yang tidak...
Read more
Pengguna Android maupun iPhone perlu memahami satu aturan penting yang berlaku untuk semua perangkat, yaitu jangan sembarangan memindai QR code. Jika abai, risiko yang muncul tidak main main, mulai dari pencurian data pribadi hingga pembobolan rekening yang tersimpan di smartphone.
QR code memang menawarkan kemudahan. Dari satu kode kecil, pengguna bisa menginstal aplikasi, membuka situs web, login ke layanan streaming, hingga melakukan pembayaran digital. Cukup arahkan kamera belakang ponsel, proses langsung berjalan dalam hitungan detik.
Namun di balik kepraktisannya, QR code juga memiliki sisi gelap. Berdasarkan laporan yang dikutip detikINET dari Mirror pada Kamis 5 Februari 2026, jutaan orang diduga telah menjadi target QR code palsu yang dirancang untuk mencuri data pribadi. Tren ini bukan hal baru, tetapi skalanya disebut semakin meningkat.
Menurut penelitian perusahaan keamanan siber NordVPN, lebih dari 26 juta orang mungkin tanpa sadar telah diarahkan ke situs web berbahaya melalui QR code palsu. Angka ini menunjukkan ancaman yang tidak bisa dianggap remeh.
“QR code telah menjadi gerbang tersembunyi bagi penjahat siber. Tidak seperti email phishing tradisional, di mana orang telah belajar mengenali tanda tanda peringatan, QR code fisik seringkali terasa dapat dipercaya,” kata Marijus Briedis, Kepala Teknologi di NordVPN.
Salah satu teknik yang kini marak digunakan adalah modus bernama brushing. Dalam skema ini, pelaku mengirimkan parsel misterius ke rumah calon korban. Paket tersebut biasanya tidak mencantumkan informasi pengirim yang jelas dan dilengkapi QR code.
Rasa penasaran membuat penerima paket memindai QR code untuk mengetahui asal kiriman. Tanpa disadari, korban justru diarahkan ke situs berbahaya dan diminta memasukkan data pribadi. Informasi tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk mencuri uang atau melakukan penipuan lanjutan.
Marijus Briedis mengingatkan agar masyarakat memperlakukan QR code tak dikenal dengan kewaspadaan tinggi. “Perlakukan setiap QR code yang tidak terduga dengan kehati hatian yang sama seperti yang Anda berikan pada tautan dari pengirim yang tidak dikenal di kotak masuk Anda,” ujarnya.
Agar terhindar dari ancaman QR code palsu, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
Pertama, pastikan sumber QR code jelas dan terpercaya. Jika berasal dari pihak yang tidak dikenal atau mencurigakan, sebaiknya jangan dipindai.
Kedua, manfaatkan fitur pratinjau tautan yang tersedia di sebagian besar smartphone. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat alamat situs sebelum membukanya. Jika terlihat aneh atau tidak sesuai konteks, hentikan proses.
Ketiga, selalu perbarui perangkat lunak keamanan di ponsel dan pertimbangkan penggunaan VPN saat mengakses internet untuk lapisan perlindungan tambahan.
Keempat, edukasi orang terdekat, terutama yang kurang akrab dengan teknologi. Penipu kerap menyasar kelompok yang belum memahami risiko dan trik kejahatan digital.
Sebagai informasi, QR code atau quick response code pertama kali dikembangkan pada 1994 oleh Masahiro Hara dan tim Denso Wave di Jepang. Awalnya, teknologi ini dirancang untuk melacak suku cadang otomotif secara lebih efisien dibanding barcode tradisional.
Karena hak patennya tidak ditegakkan secara ketat, QR code berkembang luas ke berbagai sektor, mulai dari pemasaran, pembayaran, tiket digital, hingga sistem otentikasi. Popularitasnya melonjak pada dekade 2010 an dan semakin masif saat pandemi COVID 19 untuk kebutuhan menu tanpa kontak dan check in digital.
Kini, di tengah kemudahan yang ditawarkan, kewaspadaan menjadi kunci utama agar teknologi ini tidak berubah menjadi pintu masuk bagi kejahatan siber.
Referensi:
detikINET
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Maraknya kasus penipuan digital di Indonesia mendorong lahirnya solusi berbasis teknologi. Seorang pakar IT Tanah Air menghadirkan platform deteksi dini...
BAB 1: KEHENINGAN YANG MENYILAUKAN Di sini, di ketinggian empat ratus kilometer di atas permukaan laut, matahari tidak sekadar bersinar;...