Gugatan WhatsApp Bikin Heboh Elon Musk dan Pavel Durov Soroti Keamanan Chat

WhatsApp digugat di AS terkait dugaan akses chat pengguna. Elon Musk dan Pavel Durov ikut menyoroti isu privasi ini. (Foto: bloomberg.com)

WhatsApp digugat di AS terkait dugaan akses chat pengguna

Kasus dugaan pelanggaran privasi kembali menyeret WhatsApp ke sorotan global. Platform pesan instan milik Meta tersebut kini menghadapi gugatan class action di Amerika Serikat yang memicu reaksi dari sejumlah tokoh teknologi dunia.

Gugatan dengan nama Shirazi, et al. v. Meta Platforms Inc., et al. diajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Northern District of California. Dua penggugat, Brian Y. Shirazi dan Nida Samson, mewakili jutaan pengguna WhatsApp di AS sejak 5 April 2016 hingga saat ini.

Menurut informasi yang dihimpun, gugatan tersebut menuduh WhatsApp dan Meta secara diam diam memungkinkan akses terhadap pesan pengguna oleh karyawan internal maupun pihak ketiga. Tuduhan ini muncul dari kesaksian seorang whistleblower yang mengklaim adanya praktik pengawasan yang melampaui batas.

Selain Meta dan WhatsApp, perusahaan konsultan global Accenture PLC dan Accenture LLP juga turut disebut dalam gugatan. Keduanya diduga terlibat dalam proses moderasi konten yang memungkinkan akses terhadap pesan pengguna.

Para penggugat menilai hal ini bertentangan dengan klaim WhatsApp yang selama ini menyebut bahwa layanan mereka dilindungi end to end encryption, di mana hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesan.

Jika terbukti, praktik tersebut dinilai sebagai bentuk misrepresentasi atau penyampaian informasi yang menyesatkan kepada publik. Gugatan ini mencakup sejumlah tuduhan serius seperti pelanggaran kontrak, pelanggaran hukum privasi California, penipuan, iklan palsu, hingga pelanggaran hukum penyadapan di Pennsylvania.

Para penggugat menuntut kompensasi finansial, punitive damages, serta perintah pengadilan untuk menghentikan praktik yang dipersoalkan.

Respons Elon Musk dan Pavel Durov Soal Privasi WhatsApp

Isu ini langsung memicu reaksi keras dari tokoh teknologi global. Pavel Durov, pendiri Telegram, menilai dugaan tersebut sebagai hal yang sangat serius.

“‘Enkripsi’ WhatsApp mungkin adalah penipuan konsumen terbesar dalam sejarah menipu miliaran pengguna. Meski mengklaim sebaliknya, WhatsApp membaca pesan pengguna dan membagikannya kepada pihak ketiga. Telegram tidak pernah melakukan ini dan tidak akan pernah,” kata Pavel Durov melalui unggahannya di platform X pada 9 April 2026.

Elon Musk juga ikut menanggapi polemik ini. Pemilik platform X tersebut memanfaatkan momentum untuk mempromosikan layanan pesan miliknya.

“Gunakan X Chat untuk pesan serta panggilan suara dan video. Hadir dengan keuntungan nyata privasi yang sesungguhnya,” kata Elon Musk dalam pernyataannya.

Di tengah derasnya kritik, WhatsApp membantah seluruh tuduhan tersebut. Melalui akun resminya, perusahaan menegaskan bahwa klaim dalam gugatan itu tidak benar.

“Sepenuhnya tidak benar dan tidak masuk akal,” tulis WhatsApp, sembari menegaskan bahwa sistem mereka menggunakan teknologi Signal Protocol yang telah lama diterapkan.

Menurut WhatsApp, teknologi ini memastikan hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca pesan, bahkan pihak WhatsApp sendiri tidak memiliki akses terhadap isi percakapan.

Meski demikian, gugatan ini tetap memunculkan pertanyaan baru terkait kemungkinan akses internal serta peran pihak ketiga dalam ekosistem moderasi konten. Isu tersebut kini menjadi perhatian publik dan regulator di berbagai negara.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Internet

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED