Iran Balas Ancaman Trump soal Selat Hormuz, AS Diminta Terima Kekalahan
Iran meminta Amerika Serikat (AS) menerima apa yang disebutnya sebagai kekalahan strategis dalam konflik kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan setelah...
Read more
Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Dampak gempa tersebut menimbulkan korban jiwa di sejumlah wilayah Flores.
Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan jumlah korban meninggal dunia berdasarkan laporan sementara telah mencapai lima orang. Dua korban berada di Kabupaten Sikka, sedangkan tiga lainnya berada di Kabupaten Manggarai.
“Berdasarkan informasi yang saya terima saat ini, jumlah korban meninggal sudah lima orang,” kata Melki Laka Lena, Gubernur NTT.
Menurut Melki, korban diduga meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk ketika gempa terjadi. Namun, pemerintah daerah masih akan memastikan penyebab kematian masing-masing korban setelah memperoleh data yang lebih lengkap dari lapangan.
Melki menyampaikan perkembangan tersebut dalam konferensi pers bersama sejumlah pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, termasuk BMKG, BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri.
Melki mengatakan pemerintah masih melakukan pendataan terhadap korban meninggal maupun warga yang mengalami luka-luka. Tim gabungan juga terus memantau kondisi wilayah terdampak di Flores.
“Siang nanti kami akan berangkat ke Flores dan sore nanti kami sampaikan update-nya lagi, mulai dari korban jiwa serta kerusakan,” ujar Melki.
Selain korban jiwa, sejumlah ruas jalan di Flores dilaporkan putus dan mengalami longsor. Kondisi tersebut berpotensi menghambat proses evakuasi dan distribusi bantuan ke wilayah yang terdampak gempa.
Berdasarkan data BMKG, gempa utama terjadi pada pukul 04.58.24 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 30 hingga 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. BMKG mencatat koordinat pusat gempa berada di 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur timur.
Gempa tersebut juga diikuti sejumlah aktivitas gempa susulan. Berdasarkan pemantauan awal, tercatat 37 gempa susulan hingga sekitar pukul 07.07 WIB. Beberapa di antaranya memiliki kekuatan cukup besar, termasuk gempa magnitudo 6,2 yang terjadi sekitar pukul 05.13 WIB dan 05.28 WIB, serta gempa magnitudo 5,6 pada pukul 05.37 WIB.
BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB. Masyarakat tetap diminta tenang sekaligus waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Menurut BMKG, gempa M 7,7 tersebut berkaitan dengan aktivitas sesar naik busur belakang Flores. Mekanisme tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan guncangan kuat di kawasan Flores dan sekitarnya.
Sebelumnya, laporan awal menyebut korban meninggal dunia akibat gempa masih berjumlah dua orang. Data tersebut kemudian bertambah setelah pemerintah daerah menerima laporan terbaru dari sejumlah wilayah terdampak.
Basarnas juga melaporkan telah mengevakuasi tiga korban yang tertimpa reruntuhan bangunan. Dari tiga korban tersebut, satu orang meninggal dunia sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉
Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Iran meminta Amerika Serikat (AS) menerima apa yang disebutnya sebagai kekalahan strategis dalam konflik kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan setelah...
Pemerintah Venezuela mengambil langkah untuk mengurangi tekanan terhadap jaringan listrik nasional dengan memangkas jam kerja seluruh pegawai negeri. Kebijakan tersebut...