Waka MPR Eddy Soeparno Imbau Publik Tenang Soal BBM di Tengah Konflik Timur Tengah
Situasi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas memicu kekhawatiran sebagian masyarakat mengenai pasokan bahan bakar minyak atau BBM di...
Read more
Peristiwa berdarah terjadi di kawasan Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, saat sekelompok debt collector atau mata elang mendatangi rumah seorang advokat untuk melakukan penarikan kendaraan secara paksa. Insiden yang berlangsung pada Minggu 23 Februari sekitar pukul 16.40 WIB itu berujung pada aksi penusukan yang membuat korban mengalami luka serius.
Berdasarkan keterangan dari Polda Metro Jaya, kejadian bermula ketika tiga pria yang mengaku sebagai debt collector mendatangi rumah korban dengan dalih adanya tunggakan cicilan mobil Toyota Fortuner warna putih milik korban selama dua bulan. Ketiganya disebut hendak menarik kendaraan tersebut.
Peristiwa ini terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat dua pria masuk ke mobil putih bernomor polisi B-2540-JUN dan langsung tancap gas. Terdengar suara seorang wanita berteriak meminta tolong dan menyebut para pelaku sebagai perampok.
Dalam video lain, korban terlihat duduk sambil memegangi perutnya yang berlumuran darah. Istri korban terdengar histeris meminta bantuan aparat kepolisian.
Menurut Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, insiden bermula dari cekcok mulut antara korban dan tiga orang yang mengaku sebagai debt collector. “Korban dengan ketiga orang tidak dikenal tersebut terjadi cekcok mulut perihal adanya tunggakan cicilan mobil Toyota Fortuner warna putih milik korban, tunggakan korban selama 2 bulan. Lanjut korban dan saksi tidak menghiraukan ketiga orang tidak dikenal yang mengaku DC,” kata Kombes Budi Hermanto.
Ketegangan memuncak saat korban dan istrinya hendak keluar rumah untuk menjemput anak mereka. Di gerbang perumahan, korban kembali bertemu dengan para pelaku yang diduga hendak meninggalkan lokasi. Mobil yang diduga milik pelaku disebut sempat menghalangi jalan.
Korban kemudian meminta identitas kepada para pria tersebut. Namun situasi berubah menjadi ricuh. Menurut Kombes Budi Hermanto, saat saksi keluar dari mobil, korban sudah dalam kondisi bersimbah darah akibat ditusuk oleh salah satu pelaku yang mengenakan kemeja kotak warna biru.
Akibat kejadian itu, korban mengalami tiga luka tusuk, masing-masing dua di bagian perut dan satu di bagian punggung. Luka yang cukup serius membuat korban awalnya dibawa ke klinik terdekat, yakni Mega Klinik, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Siloam Internasional Lippo Karawaci Kelapa Dua untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Menurut keterangan kepolisian, kondisi korban sempat memprihatinkan sehingga memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tim Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan telah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga menyatakan akan menindak tegas kelompok debt collector yang dinilai bertindak arogan.
Seorang perwakilan kepolisian setempat, Boy Jumalolo, menyampaikan bahwa aparat akan melakukan penindakan dan penangkapan terhadap para pelaku. Ia juga menjenguk korban yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang.
“Kami akan menindak tegas sekelompok matel yang membuat gaduh di wilayah Polres Tangsel,” ujarnya.
Kasus ini menambah daftar panjang persoalan penarikan kendaraan oleh debt collector yang kerap menimbulkan konflik. Aparat kini memburu para pelaku yang melarikan diri usai kejadian.
Referensi:
Detikcom
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Dunia hiburan Indonesia berduka. Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker selama enam tahun. Kabar wafatnya...
Kebersihan perangkat rumah tangga sering kali kurang diperhatikan, termasuk mesin cuci. Banyak orang menganggap alat ini tidak perlu dibersihkan karena...