BYD Klarifikasi Soal Recall Massal Mobil Listrik di China, Indonesia Aman

BYD Indonesia memastikan recall 115 ribu mobil listrik di China tidak mempengaruhi model yang dijual di Indonesia. (Foto: Katadata.co.id)
BYD Indonesia memastikan recall 115 ribu mobil listrik di China tidak mempengaruhi model yang dijual di Indonesia. (Foto: Katadata.co.id)

BYD Indonesia memastikan recall 115 ribu mobil listrik di China tidak mempengaruhi model yang dijual di Indonesia

BYD Indonesia Buka Suara Soal Recall 115 Ribu Mobil Listrik di China

BYD Motor Indonesia memastikan bahwa program recall besar-besaran yang dilakukan oleh perusahaan induk di China tidak berdampak pada pasar Indonesia.

“Kami memastikan bahwa model dan tipe pada program tersebut bukan merupakan model yang dijual di Indonesia,” kata Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, dalam keterangan resmi yang dikutip dari pernyataan resmi pada Sabtu (18/10).

Menurut keterangan tersebut, BYD pusat di China memang tengah melakukan kampanye recall terhadap sekitar 115 ribu unit mobil listrik, menjadikannya yang terbesar sepanjang sejarah perusahaan.


Model dan Alasan Recall di China

Recall yang dilakukan BYD China melibatkan dua model, yaitu Tang dan Yuan Pro, yang diproduksi antara 2015 hingga 2022. Berdasarkan data dari perusahaan, sebanyak 44.535 unit Tang yang diproduksi pada Maret 2015 hingga Juli 2017 ditarik kembali karena adanya cacat desain pada komponen tertentu yang berpotensi menimbulkan malfungsi.

Sementara itu, 71.248 unit Yuan Pro yang diproduksi dari Februari 2021 hingga Agustus 2022 juga termasuk dalam daftar recall. Penarikan dilakukan karena ditemukan masalah pada proses produksi yang memengaruhi pemasangan baterai, sehingga memerlukan pemeriksaan ulang untuk menjaga keselamatan pengguna.

Pihak BYD menegaskan bahwa seluruh langkah recall dilakukan secara proaktif untuk memastikan keamanan dan keandalan kendaraan listrik mereka. Kampanye ini juga menjadi bagian dari komitmen BYD dalam menjaga kualitas dan keselamatan konsumen.


Sejumlah Recall Sebelumnya

Ini bukan kali pertama BYD melakukan recall besar-besaran. Pada Januari 2025, perusahaan juga menarik kembali sekitar 6.843 unit SUV plug-in hybrid Fangchengbao Bao 5 karena risiko kebakaran yang muncul dari sistem kelistrikan kendaraan.

Sebelumnya, pada September 2024, sekitar 97 ribu unit Dolphin dan Yuan Plus juga masuk dalam daftar recall akibat masalah pada unit kontrol kemudi yang dapat menyebabkan potensi kebakaran.

Namun demikian, BYD Motor Indonesia menegaskan bahwa semua model yang dijual di Indonesia berbeda dari model yang terdampak di China, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Mobil

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Mobil Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia mobil — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED