Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Pemilik biro travel asal Boyolali berinisial F (27) resmi ditahan pihak kepolisian setelah membawa rombongan 140 wisatawan makan tanpa membayar di salah satu restoran di Playen, Gunungkidul. F ditahan karena gagal melunasi tagihan makanan yang mencapai Rp 13,4 juta dan upaya mediasi yang dilakukan sebelumnya tidak membuahkan hasil.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Playen, Aiptu Denny Wahyu Aji, penahanan dilakukan setelah kedua pihak tidak menemukan titik temu dalam proses mediasi. Polisi sebelumnya telah memberikan waktu selama dua hari untuk penyelesaian secara kekeluargaan.
“Pelaku ditahan sejak tanggal 4 November, karena dari tanggal 2 November kami memberikan peluang kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu tapi tidak menemukan titik temu,” kata Aiptu Denny Wahyu Aji, seperti dilaporkan oleh kepolisian setempat.
Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (2/11/2025), ketika F membawa rombongan 140 wisatawan dengan tiga bus untuk berwisata di wilayah Gunungkidul. Mereka sempat makan di sebuah rumah makan di kawasan Playen, namun setelah selesai makan, F tak mampu melunasi bon makan senilai Rp13,4 juta.
Berdasarkan keterangan pihak restoran, ketua rombongan wisata mengaku sudah membayar lunas uang makan kepada F. Ia bahkan menunjukkan kuitansi pembayaran resmi sebesar Rp13,4 juta yang diterbitkan oleh pihak travel. Namun, uang tersebut tidak pernah sampai ke pihak rumah makan.
“Saat itu pihak rumah makan melakukan kroscek dengan ketua rombongan dan ternyata ketua rombongan sudah membayar lunas kepada F Rp13,4 juta. Bahkan ketua rombongan menunjukkan kuitansi yang diberikan oleh F,” ujar Aiptu Denny menjelaskan kronologinya.
Kasus ini ternyata bukan satu-satunya yang melibatkan F. Berdasarkan informasi dari kepolisian, empat restoran lain juga melapor dengan modus serupa: F membawa rombongan wisata untuk makan bersama namun tidak bisa membayar tagihan.
“Selain kasus di Playen, ada empat restoran lain yang melapor dengan pola yang sama. Pelaku menjanjikan pembayaran setelah makan, namun tidak dilunasi,” ungkap pihak kepolisian.
Kini, F resmi ditahan di Polsek Playen untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban tambahan dari biro travel yang dikelola pelaku.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan jumlah wisatawan yang besar serta nilai tagihan yang tidak sedikit. Aparat berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi pelaku usaha pariwisata agar menjalankan bisnis dengan jujur dan profesional, serta tidak merugikan mitra usaha lokal.
Referensi: Detik News
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...