Apple resmi memperkenalkan Apple Upgrade, layanan baru yang memungkinkan pelanggan menggunakan berbagai perangkat Apple melalui sistem sewa bulanan. Program ini mencakup iPhone, iPad, Mac, hingga Apple Watch, sehingga pengguna tidak lagi harus membeli perangkat secara langsung untuk dapat menggunakannya.
Menurut Apple, program tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan perusahaan layanan pembayaran Klarna. Kehadiran Apple Upgrade sekaligus menjadi pendekatan baru Apple dalam menawarkan akses terhadap perangkat premiumnya dengan skema pembayaran yang lebih fleksibel.
Berdasarkan informasi dari Apple, biaya sewa dimulai dari 17,99 dollar AS (sekitar Rp325.344) per bulan untuk iPhone, 11,99 dollar AS (sekitar Rp216.867) per bulan untuk Apple Watch dan iPad, serta 24,99 dollar AS (sekitar Rp451.954) per bulan untuk perangkat Mac. Besaran biaya bergantung pada model perangkat dan durasi kontrak yang dipilih.
Sebagai contoh, iPhone 17 Pro 256 GB dapat disewa dengan biaya 31,99 dollar AS (sekitar Rp578.905) per bulan untuk kontrak 24 bulan atau 45,99 dollar AS (sekitar Rp832.186) per bulan untuk kontrak 12 bulan.
Sementara itu, MacBook Pro 14 inci dengan RAM 16 GB ditawarkan dengan biaya 38,99 dollar AS (sekitar Rp705.521) per bulan untuk kontrak selama 36 bulan.
Cara Kerja Apple Upgrade dan Persyaratan Mengikutinya
Program Apple Upgrade menawarkan beberapa pilihan masa kontrak sesuai jenis perangkat. Untuk iPhone dan Apple Watch, pelanggan dapat memilih kontrak selama 12 bulan atau 24 bulan. Sementara iPad dan Mac tersedia dalam pilihan kontrak 24 bulan atau 36 bulan.
Setelah masa sewa selesai, pelanggan memiliki tiga pilihan. Pertama, mengembalikan perangkat dan mengakhiri kontrak. Kedua, menukar perangkat dengan model terbaru melalui kontrak baru. Ketiga, membeli perangkat tersebut secara permanen dengan membayar selisih antara harga perangkat dan total cicilan yang telah dibayarkan.
Menurut Apple, tidak ada biaya tambahan dari Klarna selain pajak yang berlaku. Apple juga akan mengirimkan kotak pengiriman berlabel prabayar bagi pelanggan yang ingin mengembalikan atau menukar perangkat, mirip dengan layanan trade-in yang telah tersedia sebelumnya.
Program ini tersedia melalui Apple Store Online, aplikasi Apple Store, maupun toko fisik Apple. Namun untuk saat ini, layanan baru tersedia bagi pelanggan di Amerika Serikat.
Untuk mengikuti Apple Upgrade, pelanggan harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu berusia minimal 18 tahun, memiliki akun Apple dan Klarna yang aktif, serta lolos proses pemeriksaan kredit ringan.
Khusus pelanggan iPhone, perangkat harus diaktifkan menggunakan paket pascabayar dari operator AT&T, Verizon, atau T-Mobile. Meski demikian, perangkat tetap berstatus unlocked sehingga dapat digunakan dengan operator lain setelah proses aktivasi selesai.
Apple juga menyediakan opsi trade-in yang memungkinkan nilai perangkat lama digunakan sebagai kredit untuk mengurangi biaya sewa bulanan. Selain itu, pelanggan dapat menambahkan perlindungan AppleCare+ atau AppleCare One, meskipun biaya layanan tersebut dibayarkan terpisah dari cicilan perangkat.
Berdasarkan informasi dari Apple, proses pengajuan Apple Upgrade hanya membutuhkan waktu beberapa menit dan persetujuan dapat diperoleh secara instan apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi.
Seiring peluncuran layanan baru tersebut, Apple juga mengumumkan penghentian iPhone Upgrade Program dan iPhone Payments sebagai opsi pembiayaan sebelumnya. Meski begitu, pelanggan lama tetap dapat melanjutkan cicilan hingga perangkat mereka lunas sebelum beralih ke Apple Upgrade atau metode pembayaran lain.
Menurut laporan MacRumors, Apple tetap mempertahankan opsi pembelian melalui Apple Card Monthly Installments. Hingga saat ini, perusahaan juga belum mengumumkan apakah Apple Upgrade akan diperluas ke negara lain, termasuk Indonesia.
Referensi:
Kompas Tekno