Ratusan WNI di Kamboja Ajukan Deportasi Setelah Sindikat Scam Diberantas
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memperkirakan jumlah warga negara Indonesia di Kamboja yang mengajukan permohonan pulang ke tanah air masih...
Read more
Kebijakan pendidikan di era Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menjadi sorotan dalam sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, kebijakan tersebut dianalogikan sebagai segelas kopi hitam yang telah diramu oleh orang-orang terdekat sang menteri sebelum diterapkan ke jajaran internal.
Perkara ini berkaitan dengan pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management yang diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 2,1 triliun. Nadiem Makarim didakwa terlibat dalam proses tersebut saat masih menjabat sebagai Mendikbudristek. Setelah mengajukan eksepsi, majelis hakim menolak permohonan tersebut dan memutuskan perkara dilanjutkan ke tahap pembuktian.
Kesaksian menarik muncul saat jaksa menghadirkan mantan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Jumeri. Berdasarkan keterangan yang dibacakan jaksa dari berita acara pemeriksaan, Jumeri menyebut kebijakan digitalisasi pendidikan, termasuk persiapan Asesmen Kompetensi Minimum, telah disusun bersama lingkar terdekat Nadiem.
“Dapat saya jelaskan bahwa semua kebijakan digitalisasi pendidikan dibuat oleh Nadiem Anwar Makarim dengan orang dekatnya seperti Jurist Tan, Fiona, dan Ibrahim Arief alias Ibam. Kalau saya ibaratkan seperti segelas kopi hitam yang sudah dibuat dan diramu mereka,” kata jaksa saat membacakan pernyataan tersebut di persidangan.
Menurut Jumeri, perumpamaan kopi hitam itu menggambarkan posisi pejabat struktural eselon I dan II yang lebih banyak menerima keputusan akhir. Ia menjelaskan bahwa kebijakan datang dalam kondisi siap dijalankan tanpa banyak ruang untuk memberikan masukan substansial.
“Jadi kami eselon I dan II lebih banyak menerima kebijakan dari menteri dan staf khusus,” kata Jumeri, mantan Dirjen di lingkungan Kemendikbudristek.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada masa ketika camilan sederhana justru terasa paling membahagiakan. Entah itu sore hari ditemani segelas susu hangat, bekal anak sebelum...
Musim hujan memang punya cara sendiri bikin perut cepat lapar. Udara dingin, langit mendung, dan badan yang rasanya ingin terus...