Resep Tekwan yang Gurih Hangat, Cocok Disantap Saat Musim Hujan

Saat musim hujan, hidangan berkuah hangat sering menjadi pilihan untuk menemani waktu makan. Salah satu sajian yang bisa dicoba adalah tekwan, kuliner khas Palembang yang dikenal dengan bola-bola ikan bertekstur kenyal dan kuah kaldu udang yang gurih.

Tekwan kerap ditemukan di rumah makan yang menyajikan aneka pempek. Meskipun sama-sama menggunakan ikan sebagai bahan utama, tekwan memiliki cara penyajian yang berbeda. Pempek umumnya dibentuk menjadi beragam jenis dan sering digoreng sebelum disajikan, sedangkan tekwan berupa adonan ikan berukuran kecil yang direbus, lalu disajikan bersama kuah hangat.

Cita rasa tekwan berasal dari perpaduan ikan tenggiri, kaldu udang, bawang putih, dan ebi. Tambahan jamur kuping, bengkuang, bunga sedap malam, serta suun membuat tekstur dan rasa hidangan lebih beragam. Taburan bawang merah goreng dan seledri melengkapi aroma kuah ketika disajikan.

Hidangan ini menarik karena bahan-bahannya memiliki karakter yang saling melengkapi. Bola ikan memberikan rasa gurih dan tekstur kenyal, sedangkan kaldu udang menyumbang aroma laut yang khas. Bengkuang menawarkan sensasi renyah ringan, sementara jamur kuping memberikan tekstur yang lebih padat.

Membuat tekwan di rumah juga memungkinkan kamu mengatur rasa kuah, ukuran bola ikan, dan jumlah pelengkap sesuai selera. Bahan utama memang perlu disiapkan dalam beberapa tahap, tetapi prosesnya relatif mudah diikuti. Adonan ikan dibuat terlebih dahulu, direbus hingga mengapung, kemudian disajikan dalam kuah udang yang telah dibumbui.

Agar hasilnya nikmat, gunakan ikan yang segar, jaga adonan tetap dingin, dan masak bola ikan hingga matang. Kuah sebaiknya dibuat dengan api yang terkendali supaya aroma kaldu dan bumbu menyatu dengan baik. Berikut resep tekwan khas Palembang yang bisa dicoba sebagai menu makan siang atau malam, terutama ketika ingin menikmati hidangan berkuah hangat.

Resep Tekwan Khas Palembang dengan Kuah Kaldu Udang

Informasi resep:

  • Porsi: sekitar 2 porsi
  • Waktu memasak: sekitar 60 menit
  • Tingkat kesulitan: sedang
  • Jenis hidangan: makanan laut berkuah
  • Bahan utama: ikan tenggiri dan udang
  • Karakter rasa: gurih, hangat, dan kaya aroma kaldu

Bahan-bahan bola ikan tekwan

  • 250 gram daging ikan tenggiri, cincang halus
  • 1 putih telur
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 100 gram tepung sagu
  • 2 sendok makan tepung terigu
  • 100 ml air es

Bahan-bahan kuah tekwan

  • 2 sendok makan minyak sayur
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 100 gram udang kupas, cincang
  • 1,5 liter kaldu udang
  • 1 sendok makan ebi, rendam hingga lunak lalu tumbuk kasar
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 2 sendok makan garam, masukkan bertahap sesuai selera
  • 4 buah jamur kuping segar, iris kasar
  • 20 buah bunga sedap malam kering, seduh hingga mengembang lalu ikat
  • 100 gram bengkuang, iris tipis memanjang
  • 20 gram suun, rendam hingga lunak lalu potong-potong

Bahan taburan:

  • 4 sendok makan bawang merah goreng
  • 2 sendok makan seledri cincang
  • Sambal cabai rawit secukupnya

Catatan: Bahan sumber mencantumkan 2 sendok makan garam untuk kuah. Karena tingkat keasinan kaldu udang dan ebi dapat berbeda, masukkan garam sedikit demi sedikit dan cicipi kuah sebelum menambahkan sisanya. Suun dicantumkan pada daftar bahan, sehingga dalam panduan ini suun dimasukkan menjelang tahap akhir memasak kuah.

Cara Membuat Bola Ikan Tekwan

1. Siapkan ikan tenggiri

Pastikan daging ikan tenggiri sudah bersih dan bebas dari duri. Cincang sampai halus, atau gunakan food processor jika ingin tekstur lebih merata. Ikan yang segar membantu menghasilkan bola tekwan dengan rasa gurih alami dan aroma yang tidak menyengat.

Jika ikan masih memiliki banyak air, tiriskan terlebih dahulu sebelum dicampurkan dengan bahan lain. Gunakan peralatan bersih dan, bila belum langsung diproses, simpan ikan di dalam lemari es agar tetap dingin.

2. Campurkan bahan adonan

Masukkan ikan tenggiri ke dalam wadah. Tambahkan putih telur, garam, gula pasir, tepung sagu, tepung terigu, dan air es. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.

Adonan dapat diolah menggunakan tangan yang bersih atau food processor. Jika memakai tangan, aduk sampai adonan terasa menyatu dan bisa dibentuk. Hindari menguleni terlalu lama hingga adonan menjadi terlalu padat. Air es membantu menjaga suhu adonan tetap rendah selama proses pencampuran.

Tepung sagu berperan membentuk tekstur kenyal khas bola ikan, sedangkan tepung terigu membantu menyatukan adonan. Putih telur ikut membantu mengikat bahan agar bola ikan tidak mudah hancur ketika direbus.

3. Didihkan air untuk merebus tekwan

Siapkan panci berisi air secukupnya, lalu didihkan. Gunakan panci yang cukup besar agar bola-bola ikan memiliki ruang untuk bergerak dan tidak menempel satu sama lain.

Setelah air mendidih, kecilkan api sedikit agar air tetap panas tetapi tidak bergolak terlalu kuat ketika adonan dimasukkan. Gelembung yang terlalu besar dapat membuat bola ikan saling bertabrakan dan bentuknya kurang rapi.

4. Bentuk adonan menjadi bola kecil

Ambil adonan menggunakan sendok teh, lalu bentuk menjadi bulatan lonjong atau bola kecil sesuai selera. Masukkan langsung ke dalam air panas. Ulangi sampai adonan habis, tetapi jangan memenuhi panci secara berlebihan.

Tekwan umumnya berukuran kecil sehingga mudah disantap bersama kuah dan pelengkap. Bentuk tidak harus benar-benar bulat sempurna. Yang terpenting adalah ukuran relatif seragam agar seluruh bola ikan matang pada waktu yang hampir sama.

Jika adonan terasa lengket, basahi sendok dengan sedikit air agar lebih mudah mengambil dan melepaskan adonan. Lakukan dengan hati-hati untuk menghindari percikan air panas.

5. Rebus hingga bola ikan mengapung

Rebus bola-bola ikan sampai mengapung ke permukaan. Setelah mengapung, beri waktu tambahan untuk memastikan bagian dalam matang. Lama memasak bergantung pada ukuran bola ikan dan kondisi adonan.

Angkat menggunakan saringan, lalu tiriskan. Tekwan yang sudah matang sebaiknya ditangani dengan alat bersih dan tidak dicampurkan kembali dengan sisa adonan mentah.

Simpan bola ikan yang sudah matang dalam wadah bersih jika kuah belum siap. Jangan biarkan terlalu lama pada suhu ruang. Bola ikan dapat dimasukkan ke kuah ketika kaldu dan pelengkap hampir selesai dimasak sehingga sajian bisa dihidangkan dalam keadaan panas.

Cara Membuat Kuah Tekwan yang Gurih

Kuah merupakan bagian penting yang membedakan tekwan dari olahan ikan lainnya. Kaldu udang menghasilkan rasa gurih dengan aroma khas makanan laut. Untuk memperkaya rasa, kaldu dimasak bersama bawang putih tumis, udang cincang, dan ebi.

1. Panaskan kaldu udang

Tuangkan 1,5 liter kaldu udang ke dalam panci, kemudian panaskan menggunakan api kecil hingga sedang. Biarkan kaldu menjadi panas sembari menyiapkan tumisan bawang dan udang.

Baca Juga:  Mitos atau Fakta, Tiga Butir Kurma Bisa Gantikan Sepiring Nasi

Kaldu yang sudah dibuat sebelumnya dapat digunakan untuk mempersingkat waktu memasak. Jika menggunakan kaldu buatan sendiri, pastikan proses pembuatannya bersih dan kaldu disaring agar kuah akhir tidak dipenuhi serpihan kulit atau kotoran udang.

2. Tumis bawang putih

Panaskan minyak sayur di wajan terpisah. Masukkan bawang putih cincang, lalu tumis sampai harum dan mulai berwarna kuning keemasan. Aduk secara berkala agar bawang matang merata serta tidak gosong.

Bawang putih yang ditumis memberikan aroma dasar yang kuat untuk kuah. Hindari membiarkannya terlalu lama di dalam minyak panas karena bawang yang terlalu gelap bisa meninggalkan rasa pahit.

3. Masukkan udang cincang dan ebi

Tambahkan udang kupas yang telah dicincang, lalu tumis hingga berubah warna. Masukkan ebi yang sudah direndam hingga lunak dan ditumbuk kasar. Aduk sampai aroma udang dan ebi semakin keluar.

Udang cincang memberi tambahan tekstur serta cita rasa gurih, sedangkan ebi menyumbang aroma fermentasi laut yang khas. Pastikan udang dimasak dengan baik sebelum tumisan dipindahkan ke panci berisi kaldu.

4. Campurkan tumisan ke dalam kaldu

Tuangkan tumisan bawang putih, udang, dan ebi ke dalam panci berisi kaldu udang panas. Aduk perlahan dan didihkan dengan api kecil hingga aroma bumbu menyatu.

Pada tahap ini, kuah akan terasa lebih kaya dibandingkan kaldu saja. Jika muncul buih berlebih di permukaan, angkat seperlunya agar kuah terlihat lebih bersih.

5. Bumbui kuah

Tambahkan merica bubuk, gula pasir, dan garam secara bertahap. Aduk hingga bumbu larut. Cicipi sebelum menambahkan garam berikutnya karena kaldu udang dan ebi dapat memberi rasa gurih sekaligus asin.

Gula membantu menyeimbangkan rasa, bukan membuat kuah menjadi manis. Merica memberikan aroma hangat yang melengkapi karakter kaldu. Pertahankan rasa kuah tetap gurih dan seimbang agar tidak menutupi rasa alami ikan serta udang.

6. Masukkan jamur kuping, bunga sedap malam, dan bengkuang

Tambahkan jamur kuping yang telah diiris, bunga sedap malam yang sudah diseduh dan diikat, serta bengkuang yang diiris tipis memanjang. Aduk perlahan supaya semua bahan terendam kuah.

Jamur kuping memberi tekstur kenyal, sedangkan bengkuang memberikan sensasi renyah ringan. Bunga sedap malam menambahkan aroma dan menjadi pelengkap yang lazim digunakan dalam hidangan berkuah tertentu. Ikatan bunga memudahkan bahan diangkat atau disajikan tanpa membuatnya tersebar terlalu banyak di dalam panci.

Masak hingga bengkuang mulai lunak dan jamur terasa matang, tetapi jangan terlalu lama memasak sayuran sampai kehilangan seluruh teksturnya.

7. Tambahkan suun dan bola ikan

Masukkan suun yang telah direndam hingga lunak dan dipotong-potong. Aduk perlahan agar suun tidak menggumpal. Setelah itu, masukkan bola ikan tekwan yang sudah direbus.

Masak beberapa saat hingga bola ikan kembali panas dan suun tercampur dengan kuah. Karena suun telah dilunakkan sebelumnya, penambahannya cukup dilakukan menjelang akhir agar teksturnya tidak terlalu lembek.

Jika kuah berkurang selama proses memasak, tambahkan sedikit air panas atau kaldu sesuai kebutuhan. Setelah itu, cicipi kembali untuk memastikan rasa kuah masih seimbang.

8. Sajikan dengan taburan dan sambal

Siapkan mangkuk saji, kemudian masukkan bola ikan, jamur, bengkuang, bunga sedap malam, dan suun. Tuangkan kuah udang panas secukupnya.

Tambahkan bawang merah goreng dan seledri cincang di atasnya. Sajikan sambal cabai rawit secara terpisah agar setiap orang dapat mengatur tingkat kepedasan sesuai selera.

Tekwan paling nikmat ketika disajikan segera setelah selesai dimasak. Kuahnya yang gurih dan hangat berpadu dengan bola ikan kenyal serta pelengkap yang memiliki tekstur beragam.

Tips Membuat Tekwan yang Kenyal dan Tidak Mudah Hancur

Kualitas tekwan dipengaruhi oleh kesegaran ikan, komposisi adonan, dan cara merebus. Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menghasilkan bola ikan yang lebih baik.

Gunakan ikan tenggiri segar. Ikan yang segar memiliki aroma yang bersih dan rasa gurih alami. Pastikan duri sudah dibuang sebelum daging dicincang atau dihaluskan.

Pertahankan adonan tetap dingin. Air es dalam resep membantu menjaga suhu adonan. Jika kamu menyiapkan adonan dalam jumlah lebih banyak atau perlu waktu lama untuk membentuk bola, simpan adonan di lemari es ketika tidak digunakan.

Jangan menambahkan tepung secara berlebihan. Takaran sagu dan terigu dalam resep membantu membentuk tekstur bola ikan. Menambahkan terlalu banyak tepung dapat membuat tekwan terlalu padat dan mengurangi rasa ikan. Jika adonan terasa lengket, basahi sendok atau tangan dengan sedikit air daripada langsung menambahkan tepung dalam jumlah besar.

Bentuk bola ikan dengan ukuran seragam. Ukuran yang relatif sama membuat waktu pemasakan lebih mudah dikendalikan. Bola yang terlalu besar memerlukan waktu lebih lama untuk matang dibandingkan bola kecil.

Masukkan adonan ke air panas dengan hati-hati. Air yang bergolak terlalu kuat dapat membuat bola ikan berbenturan dan bentuknya berubah. Pertahankan air pada kondisi mendidih perlahan sampai adonan mengapung.

Jangan hanya mengandalkan bola ikan mengapung. Mengapung merupakan petunjuk bahwa bola ikan mulai matang, tetapi ukuran dan kepadatan adonan bisa berbeda. Berikan waktu tambahan dan pastikan bagian dalam matang sepenuhnya.

Tips Agar Kuah Tekwan Lebih Gurih dan Tidak Terlalu Asin

Rasa kuah tekwan yang lezat berasal dari perpaduan kaldu udang, udang cincang, ebi, bawang putih, serta bumbu dasar. Penggunaan bahan laut yang cukup segar membantu menghasilkan rasa gurih tanpa harus mengandalkan terlalu banyak garam.

Jika memakai kaldu udang buatan sendiri, gunakan kaldu yang bersih dan tidak memiliki aroma menyengat. Saring kaldu sebelum dimasukkan ke panci supaya hasil akhirnya lebih jernih. Udang dan ebi sebaiknya ditumis sampai harum agar aromanya lebih terasa di dalam kuah.

Masukkan garam secara bertahap, terutama karena takaran pada resep cukup besar untuk jumlah kuah tersebut dan tingkat keasinan bahan dapat berbeda. Cicipi setelah kaldu mendidih bersama tumisan, kemudian sesuaikan rasanya sebelum bola ikan dan pelengkap dimasukkan.

Bengkuang, jamur kuping, suun, serta bunga sedap malam sebaiknya dimasukkan dengan memperhatikan teksturnya. Suun yang terlalu lama dimasak dapat menjadi lembek, sedangkan bengkuang akan kehilangan kerenyahannya jika direbus terlalu lama. Pengaturan waktu memasukkan bahan membantu menjaga setiap komponen tetap memiliki karakter.

Variasi Tekwan yang Bisa Dicoba di Rumah

Resep tekwan dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia, terutama pada bagian pelengkap dan tingkat kekayaan kuah. Meski begitu, ikan tenggiri dan kaldu udang tetap menjadi kombinasi utama dalam resep ini.

Baca Juga:  Resep Tahu Walik Aci Khas Banyuwangi yang Renyah Krispi

Tekwan dengan tambahan jamur

Jika menyukai tekstur jamur, kamu bisa menambahkan jamur kuping dalam jumlah sedikit lebih banyak. Iris jamur dengan ukuran yang mudah disantap agar menyatu dengan bola ikan dan bengkuang.

Pastikan jamur dibersihkan dengan benar sebelum dimasukkan ke kuah. Tambahkan saat kuah sudah berbumbu, kemudian masak hingga jamur matang dan teksturnya sesuai selera.

Tekwan dengan kuah lebih kaya udang

Untuk cita rasa udang yang lebih kuat, kamu bisa menggunakan kaldu udang buatan sendiri dan mempertahankan udang cincang serta ebi dalam resep. Tumis udang dan ebi sampai harum sebelum dicampurkan dengan kaldu.

Jika kaldu sudah cukup gurih, jangan menambahkan garam terlalu banyak. Sebaiknya cicipi kuah setelah semua bahan laut tercampur agar rasa akhirnya tetap seimbang.

Tekwan dengan sambal lebih pedas

Bagi penyuka hidangan pedas, sajikan tekwan bersama sambal cabai rawit. Sambal bisa dibuat dengan menghaluskan cabai rawit dan sedikit garam, lalu menambahkan air secukupnya sesuai kebutuhan. Sajikan terpisah agar orang lain tetap dapat menikmati kuah dengan rasa aslinya.

Tekwan dengan pelengkap tambahan

Selain jamur kuping, bengkuang, bunga sedap malam, dan suun, kamu bisa menyesuaikan porsi pelengkap dengan selera. Namun, usahakan tidak menambahkan terlalu banyak bahan sampai kuah kehilangan karakter khas kaldu udangnya.

Suun sebaiknya dimasukkan menjelang akhir proses memasak. Jika ingin menyiapkan tekwan untuk beberapa porsi sekaligus, suun dapat direndam dan disimpan terpisah, kemudian dimasukkan ke mangkuk ketika akan disajikan supaya tidak terlalu lembek dalam kuah.

Saran Penyajian Tekwan untuk Menu Keluarga

Tekwan cocok dijadikan hidangan utama saat makan siang atau makan malam. Sajikan dalam mangkuk yang cukup besar agar bola ikan, kuah, serta pelengkapnya dapat dinikmati bersama. Taburan bawang merah goreng memberikan aroma gurih, sedangkan seledri cincang menambahkan kesegaran.

Jika tekwan disajikan untuk keluarga, sambal cabai rawit sebaiknya diletakkan terpisah. Dengan demikian, setiap orang dapat menyesuaikan tingkat pedasnya. Untuk menu yang lebih lengkap, tekwan bisa disantap bersama camilan gurih atau lauk pendamping ringan sesuai selera.

Saat cuaca dingin atau hujan, sajikan tekwan selagi kuahnya masih panas. Hindari membiarkan suun terlalu lama terendam karena teksturnya akan semakin lunak dan dapat menyerap banyak kuah.

Cara menyimpan sisa tekwan

Jika tekwan tidak habis, cara terbaik adalah menyimpan kuah dan pelengkap dengan penanganan yang tepat. Pindahkan sisa makanan ke wadah bersih dan tertutup setelah panas berlebih berkurang, lalu simpan di lemari es sesegera mungkin. Jangan membiarkan hidangan berbahan ikan dan udang terlalu lama pada suhu ruang.

Untuk menjaga tekstur, suun dapat disimpan terpisah dari kuah jika memungkinkan. Saat akan disantap kembali, panaskan kuah hingga mendidih dan pastikan bola ikan serta bahan lainnya panas merata. Tambahkan sedikit air atau kaldu jika kuah terasa terlalu pekat setelah disimpan.

Perhatikan aroma dan kondisi makanan sebelum dikonsumsi. Jika terjadi perubahan aroma, warna, atau tekstur yang tidak wajar, jangan mengonsumsinya. Buat atau simpan dalam porsi yang sesuai agar tekwan bisa dinikmati dalam kondisi terbaik.

Tanya Jawab Seputar Resep Tekwan

1. Apa perbedaan tekwan dan pempek?

Keduanya merupakan hidangan khas Palembang yang dapat menggunakan ikan dan tepung sebagai bahan utama. Pempek memiliki berbagai bentuk dan umumnya disajikan dengan kuah cuko, sedangkan tekwan berupa bola-bola ikan kecil yang direbus dan disajikan dalam kuah kaldu gurih dengan aneka pelengkap.

2. Ikan apa yang cocok untuk membuat tekwan?

Resep ini menggunakan ikan tenggiri karena rasa gurih dan teksturnya cocok untuk adonan bola ikan. Pastikan ikan segar, bersih, dan bebas duri sebelum dicincang atau dihaluskan.

3. Mengapa adonan tekwan menggunakan air es?

Air es membantu mempertahankan suhu adonan tetap dingin selama pencampuran. Hal tersebut berguna saat mengolah ikan dan membantu proses pembentukan adonan. Gunakan sesuai takaran supaya konsistensinya tidak terlalu encer.

4. Mengapa bola ikan tekwan hancur ketika direbus?

Hal ini dapat terjadi jika adonan belum tercampur baik, komposisi bahan tidak seimbang, atau air bergolak terlalu kuat saat adonan dimasukkan. Aduk bahan sampai menyatu dan masukkan bola ikan ke air panas dengan hati-hati.

5. Apa fungsi ebi dalam kuah tekwan?

Ebi memberikan aroma dan rasa gurih khas udang kering. Ebi direndam hingga lunak lalu ditumbuk kasar, kemudian ditumis bersama udang dan bawang putih agar aromanya keluar sebelum dicampurkan ke kaldu.

6. Apakah kaldu udang bisa dibuat sendiri?

Bisa. Kaldu dapat dibuat dari bahan udang yang sesuai, kemudian disaring sebelum digunakan. Pastikan kaldu dimasak dengan benar dan tidak memiliki aroma yang tidak normal. Jika menggunakan kaldu siap pakai, periksa rasa asinnya sebelum menambahkan garam.

7. Apakah suun wajib digunakan dalam tekwan?

Suun termasuk bahan dalam resep ini, tetapi jumlahnya dapat disesuaikan dengan selera. Suun menambah tekstur dan membuat hidangan terasa lebih lengkap. Masukkan menjelang akhir agar tidak terlalu lembek.

8. Bagaimana cara menjaga kuah tekwan tetap gurih?

Gunakan kaldu udang yang baik, tumis bawang putih bersama udang dan ebi hingga harum, lalu bumbui secara bertahap. Jangan langsung menambahkan seluruh garam tanpa mencicipi karena kaldu dan ebi dapat memiliki tingkat keasinan yang berbeda.

Tekwan Hangat, Sajian Khas Palembang untuk Musim Hujan

Tekwan merupakan pilihan hidangan berkuah yang cocok dinikmati ketika cuaca dingin. Bola ikan tenggiri yang kenyal berpadu dengan kuah kaldu udang, udang cincang, ebi, jamur kuping, bengkuang, bunga sedap malam, serta suun yang membuat setiap suapan terasa beragam.

Dengan menyiapkan adonan ikan terlebih dahulu, merebus bola-bola hingga matang, dan memasak kuah bersama bumbu secara bertahap, tekwan rumahan dapat dibuat dengan cara yang terstruktur. Kuncinya adalah memilih ikan segar, menjaga adonan tetap dingin, memperhatikan tingkat keasinan kuah, dan tidak memasak pelengkap terlalu lama.

Sajikan tekwan panas dengan bawang merah goreng, seledri, dan sambal cabai rawit. Hidangan khas Palembang ini bisa menjadi variasi menu keluarga yang hangat, gurih, dan mengenyangkan.

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED