Resep Sup Tofu dan Telur yang Gurih Bernutrisi buat Hangatkan Tubuh
Sup tofu dan telur bisa menjadi pilihan menu rumahan ketika ingin menikmati hidangan berkuah yang hangat dan gurih. Perpaduan egg...
Read more
Menyiapkan menu sahur tidak harus selalu rumit. Hidangan yang dimasak menggunakan bahan sederhana, waktu singkat, dan bumbu yang mudah ditemukan bisa menjadi pilihan tepat untuk melengkapi santapan sebelum berpuasa. Salah satu menu yang layak dicoba adalah oseng buncis wortel campur udang.
Masakan ini memadukan buncis yang renyah, wortel dengan rasa manis alami, serta udang yang gurih dan juicy. Ketiganya dimasak bersama bawang merah, bawang putih, bawang bombay, lengkuas, dan daun salam untuk menghasilkan aroma yang menggugah selera. Saus tiram, kecap manis, dan saus tomat kemudian memberikan perpaduan rasa gurih, manis, serta sedikit asam.
Oseng buncis wortel campur udang juga cocok untuk kamu yang ingin menyajikan sayuran dan sumber protein dalam satu hidangan. Potongan wortel dan buncis memberikan variasi tekstur, sedangkan udang melengkapi rasa masakan agar tidak terasa seperti tumisan sayur biasa.
Keistimewaan resep ini terletak pada kuahnya yang sedikit berair atau nyemek. Tambahan air membantu bumbu menyatu dengan sayuran dan udang tanpa membuat hidangan terlalu berkuah. Hasilnya cocok disantap bersama nasi putih hangat, terutama ketika ingin menikmati menu sahur yang praktis.
Dengan waktu memasak sekitar 20 menit dan hasil sekitar dua porsi, oseng ini bisa menjadi solusi untuk sahur sederhana. Agar proses memasak lebih lancar, siapkan dan potong semua bahan terlebih dahulu. Setelah itu, bumbu tinggal ditumis, udang dimasukkan, lalu sayuran dan saus dimasak hingga matang.
Oseng merupakan teknik memasak bahan makanan dengan cara menumisnya menggunakan minyak dan bumbu. Teknik ini cukup praktis karena bahan dimasak dalam satu wajan, sehingga persiapan dan proses membersihkan peralatan setelah memasak juga relatif sederhana.
Dalam resep ini, buncis dan wortel menjadi bahan sayuran utama. Buncis memiliki tekstur agak renyah ketika dimasak dengan tepat, sementara wortel memberi warna cerah dan rasa manis alami. Udang kupas menambahkan rasa gurih yang khas serta membuat hidangan terasa lebih lengkap.
Bumbu yang digunakan memadukan bawang merah, bawang putih, bawang bombay, lengkuas, daun salam, dan cabai merah. Kombinasi tersebut membentuk aroma dasar yang harum. Saus tiram memberikan rasa umami, kecap manis menambahkan rasa manis, dan saus tomat menyumbang cita rasa sedikit asam yang membuat bumbu lebih seimbang.
Tambahan air sebanyak 100 ml menghasilkan kuah tipis yang melapisi bahan. Jumlahnya bisa disesuaikan sedikit berdasarkan kondisi sayuran dan tingkat kekentalan yang diinginkan. Jika suka oseng yang lebih kering, masak sebentar tanpa tutup setelah sayuran matang agar sebagian cairan menguap.
Walaupun sederhana, urutan memasukkan bahan perlu diperhatikan. Bumbu aromatik ditumis terlebih dahulu, kemudian udang dimasak sampai berubah warna. Setelah itu, buncis, wortel, tomat, dan bumbu saus ditambahkan. Cara ini membantu setiap bahan mendapatkan waktu pemasakan yang sesuai.
Resep berikut menggunakan takaran untuk sekitar dua porsi. Jumlah hasil akhir bisa sedikit berbeda bergantung pada ukuran sayuran, banyaknya cairan yang menguap, dan ukuran udang yang digunakan.
Informasi resep:
Catatan bahan: Saus tiram, kaldu ayam bubuk, dan garam sama-sama dapat menambah rasa asin. Gunakan takaran sebagai panduan awal, lalu sesuaikan setelah saus tercampur. Untuk udang, pilih bahan yang masih segar atau udang beku yang telah dicairkan dengan aman.
1. Siapkan seluruh bahan.
Kupas bawang merah dan bawang putih, kemudian iris atau haluskan sesuai selera. Iris bawang bombay secara kasar, memarkan lengkuas, dan siapkan daun salam serta irisan cabai merah.
Cuci buncis dan wortel dengan air bersih. Potong buncis menjadi bagian pendek, lalu potong wortel menjadi bentuk serong atau memanjang dengan ukuran yang relatif seragam. Potong tomat menjadi bagian agak besar agar tidak terlalu hancur saat dimasak.
Jika udang masih memiliki kulit atau kepala, bersihkan dan buang kotoran di bagian punggungnya. Bilas seperlunya, kemudian tiriskan. Semua bahan sebaiknya sudah disiapkan sebelum kompor dinyalakan agar proses menumis berlangsung cepat.
2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay.
Panaskan minyak sayur dalam wajan. Masukkan bawang merah dan bawang putih, kemudian tumis sampai harum. Tambahkan bawang bombay dan lanjutkan menumis hingga mulai layu.
Gunakan api sedang dan aduk secara berkala agar bawang matang merata. Jangan membiarkan bawang terlalu lama menempel pada dasar wajan karena dapat cepat gosong dan menghasilkan rasa pahit.
Tumisan bawang yang harum menjadi dasar rasa oseng. Karena itu, berikan waktu yang cukup hingga aroma bawang keluar sebelum bahan lain dimasukkan.
3. Tambahkan lengkuas, daun salam, dan cabai.
Masukkan lengkuas yang telah dimemarkan, daun salam, serta cabai merah iris. Aduk sampai bahan tercampur dan aromanya keluar.
Lengkuas memberikan aroma rempah yang khas, sedangkan daun salam menambahkan keharuman pada tumisan. Cabai merah dapat memberikan rasa pedas ringan. Jika ingin hidangan yang tidak terlalu pedas, buang sebagian biji cabai atau kurangi jumlah cabai sesuai selera.
4. Masukkan udang kupas.
Tambahkan udang kupas ke dalam tumisan bumbu. Aduk perlahan hingga udang berubah warna. Udang biasanya matang dalam waktu relatif singkat, sehingga tidak perlu ditumis terlalu lama pada tahap ini.
Memasukkan udang sebelum sayuran memberi waktu agar bumbu mulai melapisi permukaannya. Namun, proses memasak tetap harus dilanjutkan hingga udang benar-benar matang setelah bahan lainnya dimasukkan.
Jika menggunakan udang berukuran kecil, perhatikan waktu memasaknya agar tekstur tidak menjadi keras. Udang yang terlalu lama terkena panas dapat berubah menjadi liat dan kehilangan sensasi juicy.
5. Masukkan buncis dan wortel.
Tambahkan potongan buncis dan wortel ke dalam wajan. Aduk sampai sayuran tercampur dengan tumisan bumbu dan udang.
Masak beberapa saat hingga sayuran mulai layu, tetapi belum terlalu lembek. Buncis dan wortel yang dipotong seragam akan lebih mudah matang secara bersamaan. Jika potongan wortel lebih tebal daripada buncis, wortel bisa dimasukkan sedikit lebih awal agar keduanya matang mendekati waktu yang sama.
6. Tambahkan tomat dan bumbu saus.
Masukkan potongan tomat, lalu tambahkan saus tiram, kecap manis, saus tomat, merica bubuk, kaldu ayam bubuk, dan garam. Aduk perlahan sampai seluruh bumbu tercampur rata.
Tomat memberikan sentuhan segar dan sedikit rasa asam yang melengkapi saus. Masukkan pada tahap ini agar bentuknya masih relatif terjaga. Jika suka tomat yang lebih lembut, masak sedikit lebih lama hingga sebagian daging buah mulai menyatu dengan kuah.
Karena setiap merek saus memiliki rasa berbeda, jangan ragu menyesuaikan bumbu secara bertahap. Rasa akhir sebaiknya gurih, sedikit manis, dan tidak terlalu asin.
7. Tuangkan air dan masak hingga matang.
Tuangkan sekitar 100 ml air, lalu aduk sampai bumbu tercampur dengan cairan. Tutup wajan dan masak beberapa saat hingga buncis dan wortel melunak serta udang matang sempurna.
Periksa sayuran secara berkala. Jika sudah cukup empuk tetapi masih memiliki sedikit tekstur, hidangan bisa segera diangkat. Apabila kuah terlalu banyak, buka tutup wajan dan masak sebentar hingga sebagian cairan menguap.
Sebaliknya, jika air menyusut sebelum sayuran matang, tambahkan sedikit air panas. Lakukan secara bertahap supaya hasil akhirnya tidak terlalu encer.
8. Koreksi rasa dan sajikan.
Cicipi kuah setelah semua bahan matang. Sesuaikan rasa jika perlu, tetapi tambahkan garam atau kaldu bubuk sedikit demi sedikit karena saus tiram sudah memberikan rasa gurih.
Jika tekstur dan rasanya sudah sesuai, matikan api. Pindahkan oseng buncis wortel campur udang ke piring saji dan hidangkan selagi hangat bersama nasi putih.
Walaupun terlihat sederhana, ada beberapa hal yang memengaruhi rasa dan tekstur oseng. Pemilihan udang, ukuran potongan sayuran, serta urutan memasukkan bahan bisa membantu menghasilkan tumisan yang matang merata dan tidak terlalu berair.
Gunakan udang dengan aroma laut yang wajar dan tekstur yang masih baik. Hindari udang yang berbau menyengat, berlendir tidak wajar, atau menunjukkan tanda kerusakan. Jika memakai udang beku, cairkan dengan aman di lemari es sebelum dimasak.
Udang kupas ukuran sedang cukup praktis karena tidak perlu banyak waktu untuk membersihkan kulitnya. Jika menggunakan udang berukuran besar, potong menjadi dua bagian agar lebih mudah disantap bersama sayuran.
Potongan yang ukurannya hampir sama membantu sayuran matang lebih merata. Buncis bisa dipotong menyerong atau menjadi bagian pendek, sedangkan wortel dapat diiris tipis memanjang atau dipotong serong.
Wortel biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi empuk dibandingkan buncis yang dipotong tipis. Jika potongan wortel cukup tebal, masukkan sedikit lebih awal atau potong dengan ukuran lebih kecil agar waktu memasaknya tidak terlalu panjang.
Udang dapat menjadi keras jika dimasak terlalu lama. Masukkan setelah bumbu aromatik ditumis, kemudian lanjutkan memasak bersama sayuran dan saus sampai matang sempurna.
Udang matang umumnya berubah menjadi buram dengan warna merah muda atau kemerahan dan tekstur yang padat. Pastikan bagian terdalamnya matang, terutama jika udang yang digunakan berukuran besar.
Untuk oseng yang masih memiliki tekstur renyah, hindari memasak buncis dan wortel terlalu lama. Tutup wajan hanya sampai sayuran mulai empuk, kemudian periksa kematangannya.
Jika lebih menyukai sayuran yang lembut, waktu memasak dapat ditambah sedikit. Namun, jangan sampai buncis terlalu lembek atau wortel hancur karena hal itu dapat mengurangi variasi tekstur dalam hidangan.
Saus tiram, saus tomat, kecap manis, dan kaldu ayam bubuk memiliki karakter rasa yang berbeda. Ketika dicampur, bahan-bahan tersebut menghasilkan perpaduan gurih, manis, dan sedikit asam.
Sebaiknya aduk seluruh saus terlebih dahulu, lalu cicipi setelah dimasak. Tambahkan garam sedikit demi sedikit apabila masih diperlukan. Cara ini membantu mencegah oseng menjadi terlalu asin.
Resep menggunakan 100 ml air untuk menghasilkan tumisan dengan kuah tipis atau nyemek. Jika menyukai oseng yang lebih kering, masak tanpa tutup pada tahap akhir agar sebagian air menguap.
Untuk hasil yang lebih berkuah, tambahkan air sedikit demi sedikit. Hindari menuangkan terlalu banyak air sekaligus karena rasa bumbu bisa menjadi lebih encer. Jika kuah bertambah, koreksi rasa setelah cairan menyusut dan bumbu kembali menyatu.
Resep dasar dapat dikreasikan dengan beberapa penyesuaian. Selama keseimbangan bumbu dijaga dan bahan dimasak dengan benar, variasi ini bisa membantu membuat menu sahur tidak terasa monoton.
Bagi pencinta rasa pedas, tambahkan cabai rawit merah yang diiris tipis bersama cabai merah. Tumis cabai hingga harum sebelum memasukkan udang dan sayuran.
Tambahkan cabai secara bertahap sesuai selera. Jika menu disajikan untuk seluruh keluarga, cabai rawit juga bisa disediakan terpisah agar setiap orang dapat menyesuaikan tingkat kepedasan.
Jagung muda dapat menjadi tambahan untuk memperkaya tekstur sayuran. Iris menyerong dan masukkan bersama buncis serta wortel. Pilih jagung muda yang masih segar dan potong dengan ukuran yang tidak terlalu besar agar mudah matang.
Karena jumlah bahan bertambah, sesuaikan sedikit takaran air dan bumbu. Tambahkan cairan seperlunya agar saus tetap melapisi sayuran tanpa membuat tumisan terlalu encer.
Bagi yang tidak mengonsumsi seafood atau ingin membuat versi lebih hemat, udang bisa dihilangkan. Buncis dan wortel tetap dapat dimasak dengan bawang, lengkuas, daun salam, dan saus sesuai resep.
Untuk menambah variasi tekstur, kamu bisa menggunakan tahu yang dipotong kecil atau bahan lain sesuai preferensi. Jika mengganti bahan utama, sesuaikan waktu memasak agar semua komponen matang dengan baik.
Tahu dapat dipotong dadu, kemudian digoreng sebentar atau ditumis hingga permukaannya lebih kokoh. Masukkan bersama sayuran sebelum saus ditambahkan.
Tahu akan menyerap sebagian rasa kuah dan menjadi tambahan yang cocok untuk tumisan sayur. Pastikan tahu ditiriskan dengan baik sebelum masuk ke wajan agar tidak membuat kuah terlalu banyak.
Jika ingin rasa yang tidak terlalu berat, pertahankan penggunaan tomat dan jangan menambahkan kecap manis melebihi takaran. Tomat memberikan rasa segar, sedangkan jumlah saus yang seimbang membantu sayuran tetap menjadi bagian utama hidangan.
Kamu juga bisa menambahkan daun bawang pada tahap akhir jika tersedia. Masukkan menjelang api dimatikan agar aromanya tetap terasa.
Oseng buncis wortel campur udang paling cocok disajikan bersama nasi putih hangat. Kuah tipisnya dapat membasahi nasi dan membawa rasa gurih dari saus tiram serta bumbu lainnya.
Untuk melengkapi menu sahur, hidangkan bersama telur dadar, tempe, atau tahu sesuai kebutuhan keluarga. Namun, karena tumisan ini sudah mengandung sayuran dan udang, lauk pendamping tidak harus terlalu banyak. Pilih hidangan yang mudah disiapkan agar waktu sahur tetap efisien.
Jika ingin tampilan lebih menarik, gunakan piring saji berwarna netral sehingga warna hijau buncis, oranye wortel, dan warna udang terlihat jelas. Tuangkan sedikit kuah ke atas sayuran, tetapi jangan sampai semua bahan terendam berlebihan.
Kamu dapat menyiapkan bumbu dan memotong sayuran sebelum waktu sahur, lalu menyimpannya dalam wadah tertutup di lemari es. Udang mentah harus disimpan secara terpisah dari sayuran dan bahan siap santap. Dengan persiapan tersebut, memasak pada pagi buta bisa menjadi lebih cepat tanpa mengurangi kualitas bahan.
Jika sayuran telah dipotong sejak malam, simpan dalam kondisi bersih dan tertutup. Masukkan udang ke lemari es sampai akan dimasak, bukan membiarkannya di meja dapur. Ketika seluruh bahan sudah siap, proses menumis dapat dilakukan dalam satu wajan sehingga pekerjaan memasak dan membersihkan peralatan menjadi lebih praktis.
Oseng udang sebaiknya disantap selagi hangat. Jika ada sisa, pindahkan ke wadah bersih dan tertutup, kemudian simpan di lemari es sesegera mungkin. Sebagai panduan keamanan pangan, makanan matang yang mudah rusak tidak sebaiknya dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam, atau lebih dari satu jam saat suhu lingkungan berada di atas sekitar 32°C.
Ketika akan disantap kembali, panaskan oseng sampai seluruh bagian benar-benar panas. Jika kuah menyusut selama penyimpanan, tambahkan sedikit air saat memanaskannya dan aduk supaya bumbu kembali menyatu.
Hindari memanaskan seluruh masakan berulang kali. Lebih baik simpan dalam wadah sesuai porsi sehingga hanya bagian yang akan dimakan yang perlu dipanaskan. Tekstur udang dan sayuran dapat berubah setelah disimpan, sehingga pemanasan secukupnya lebih disarankan daripada memasaknya kembali terlalu lama.
Jaga kebersihan wadah dan peralatan, serta pisahkan bahan mentah dari makanan matang. Jika aroma, warna, atau kondisi makanan tampak meragukan, sebaiknya jangan dikonsumsi.
Waktu memasak yang dicantumkan dalam resep sekitar 20 menit untuk dua porsi. Waktu tersebut dapat bertambah jika proses membersihkan udang dan memotong sayuran belum dilakukan sebelumnya.
Resep menggunakan 100 gram udang kupas sehingga lebih praktis disantap. Jika menggunakan udang yang masih berkulit, bersihkan terlebih dahulu, buang kotoran di bagian punggung, dan sesuaikan jumlah bahan berdasarkan berat udang setelah dibersihkan.
Potong buncis dengan ukuran relatif seragam dan jangan memasaknya terlalu lama. Tambahkan air secukupnya, lalu periksa kematangan sayuran secara berkala. Angkat ketika buncis sudah empuk tetapi masih memiliki sedikit tekstur.
Tambahan air membuat bumbu saus tercampur dengan lebih merata dan menghasilkan sedikit kuah. Tekstur nyemek cocok disajikan bersama nasi putih. Jika lebih menyukai tumisan kering, masak sebentar tanpa tutup agar sebagian cairannya menguap.
Bisa, tetapi rasa gurihnya akan berbeda. Jika saus tiram dihilangkan, sesuaikan bumbu lain berdasarkan selera dan bahan yang tersedia. Tambahkan garam secara bertahap karena saus tomat, kecap manis, serta kaldu bubuk juga berkontribusi terhadap rasa akhir.
Hindari memasak udang terlalu lama. Masukkan setelah bumbu ditumis dan lanjutkan memasak sampai udang matang sempurna bersama sayuran. Udang yang terlalu lama terkena panas cenderung kehilangan tekstur juicy dan menjadi liat.
Cocok karena menggunakan bahan yang mudah disiapkan dan teknik memasak satu wajan. Bawang serta sayuran dapat dipotong sebelumnya dan disimpan secara tertutup di lemari es. Udang tetap harus disimpan dingin sampai waktu memasak.
Nasi putih hangat merupakan pasangan utama. Telur dadar, tahu, atau tempe juga dapat menjadi pelengkap. Pilih lauk sederhana agar proses menyiapkan menu sahur tidak terlalu lama.
Oseng buncis wortel campur udang bisa menjadi pilihan menu sahur praktis dengan perpaduan sayuran, udang, dan saus gurih manis. Bahan-bahannya mudah ditemukan, proses memasaknya sederhana, dan waktu memasaknya sekitar 20 menit untuk dua porsi.
Kunci hasil yang lezat adalah menumis bumbu sampai harum, memotong sayuran secara seragam, mengatur jumlah air agar kuah tidak terlalu encer, serta memastikan udang matang tanpa dimasak berlebihan. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih untuk menu sahur yang praktis dan menggugah selera.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sup tofu dan telur bisa menjadi pilihan menu rumahan ketika ingin menikmati hidangan berkuah yang hangat dan gurih. Perpaduan egg...
Oyong atau gambas merupakan sayuran yang mudah diolah menjadi aneka hidangan rumahan. Teksturnya lembut setelah dimasak dan rasanya ringan sehingga...