Setan Debu Jadi Perhatian Wisatawan Bromo, Simak Fakta dan Penjelasan Ahlinya
Fenomena setan debu atau dust devil kembali terlihat di kawasan lautan pasir Gunung Bromo dan menjadi perhatian para wisatawan. Pusaran...
Read more
Pesawat Boeing 737 Next Generation (NG) yang dioperasikan maskapai Ryanair terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah mengalami insiden serius saat berada di udara. Penerbangan yang melayani rute Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman itu harus kembali ke bandara keberangkatan demi menjaga keselamatan seluruh penumpang dan awak kabin.
Menurut otoritas penerbangan yang menangani kasus tersebut, keputusan kembali ke Bandara Thessaloniki diambil setelah salah satu jendela di area kabin terlepas ketika pesawat sedang mengudara. Insiden itu terjadi pada Jumat (10/7).
Dugaan sementara menyebutkan bahwa kerusakan bermula dari serpihan komponen mesin yang pecah. Puing tersebut menghantam bagian badan pesawat hingga merusak jendela kabin dan menyebabkan dekompresi di dalam pesawat.
Akibat perubahan tekanan udara yang terjadi secara mendadak, masker oksigen otomatis keluar dari kompartemen di atas kursi penumpang. Pilot kemudian menjalankan prosedur darurat dan segera memutar balik pesawat menuju bandara asal.
Seorang penumpang yang berada di dekat area jendela dilaporkan mengalami cedera akibat insiden tersebut. Setelah pesawat berhasil mendarat dengan selamat, korban langsung memperoleh penanganan medis. Sementara itu, seluruh penumpang lainnya dievakuasi dalam kondisi aman.
Berdasarkan informasi dari otoritas terkait, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Fokus investigasi diarahkan pada kemungkinan kerusakan mesin yang mengakibatkan serpihan logam menghantam badan pesawat.
Menurut data dari Boeing, pesawat yang terlibat merupakan Boeing 737 Next Generation, keluarga pesawat berbadan sempit yang dikembangkan sebagai penerus Boeing 737 Classic. Seri ini mencakup beberapa varian, yaitu 737-600, 737-700, 737-800, dan 737-900.
Varian Boeing 737-800 menjadi model yang paling banyak digunakan maskapai di berbagai negara, termasuk Ryanair. Maskapai berbiaya rendah tersebut mengoperasikan armada dengan konfigurasi satu kelas yang mampu mengangkut hingga 189 penumpang dalam sekali penerbangan.
Selain kapasitas yang besar, Boeing 737-800 memiliki panjang sekitar 39,5 meter, bentang sayap 35,8 meter, dan tinggi sekitar 12,5 meter. Pesawat ini juga mampu menempuh jarak hingga 5.400 kilometer, sehingga banyak digunakan untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah, terutama di kawasan Eropa.
Menurut informasi yang dipublikasikan Boeing, keluarga Boeing 737 NG menggunakan dua mesin CFM56 buatan CFM International. Mesin tersebut dikenal luas sebagai salah satu mesin jet komersial yang paling banyak digunakan di dunia karena efisiensi dan keandalannya.
Hingga kini, otoritas penerbangan masih mengumpulkan berbagai bukti teknis untuk mengetahui apakah kerusakan berasal dari mesin, komponen pesawat, atau faktor lainnya. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi guna mencegah insiden serupa terjadi pada penerbangan berikutnya.
Referensi:
Publika
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Travel Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia travel — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Menghabiskan waktu berjam-jam di ruangan ber-AC memang terasa nyaman, terutama saat cuaca panas. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat meningkatkan risiko...
Buah merupakan salah satu sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Meski manfaatnya telah banyak...