Rupiah Menguat dan IHSG Melonjak Tajam, Pasar Keuangan Indonesia Dibuka Positif
Pasar keuangan Indonesia memulai pekan dengan catatan positif. Pada perdagangan Senin pagi, 15 Juni 2026, nilai tukar rupiah menguat terhadap...
Read more
Kasus tragis menimpa seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir. Korban meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan serius. Pihak kepolisian memastikan bahwa kasus ini akan diusut hingga tuntas.
Menurut Isa Imam Syahroni, penyelidikan masih terus berlangsung. “Masih kami lakukan penyelidikan, kami akan lakukan penyelidikan hingga tuntas,” kata Isa dalam keterangannya.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen aparat untuk mengungkap pelaku di balik kejadian tersebut. “Kami turut berduka cita atas kejadian yang menimpa ananda kita, kami pastikan akan diusut tuntas,” ujarnya.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak di bawah umur serta dugaan tindak kekerasan yang berujung kematian.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, peristiwa ini terungkap setelah korban mengalami demam tinggi sejak Senin, 27 April 2026. Orang tua korban awalnya membawa anaknya ke bidan untuk pemeriksaan.
Saat itu, korban didiagnosis mengalami dehidrasi dan diberikan obat penurun panas. Namun, kondisi korban tidak kunjung membaik setelah kembali ke rumah.
Pada Rabu, 29 April 2026, orang tua korban kembali membawa anak tersebut ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Di sana, korban masih dalam kondisi demam dan sempat mendapatkan perawatan infus.
Menurut keterangan polisi, saat berada di Puskesmas, orang tua korban belum melihat adanya kejanggalan. Namun, situasi berubah ketika menjelang malam hari.
Sekitar pukul 21.00 WIB, saat orang tua mengganti pakaian dan perlengkapan anak, mereka menemukan adanya kondisi tidak wajar. Orang tua kemudian segera melaporkan hal tersebut kepada tenaga medis.
Hasil pemeriksaan dokter di Puskesmas menunjukkan adanya indikasi kekerasan. “Dari hasil pemeriksaan dokter, ditemukan tanda kekerasan akibat benda tumpul,” jelas Isa.
Melihat kondisi tersebut, pihak medis segera merujuk korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih intensif. Korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan lanjutan pada Kamis dini hari.
Meski telah mendapatkan perawatan, kondisi korban terus menurun. Pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.
Setelah kejadian tersebut, orang tua korban melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian. Saat ini, aparat masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Tidak ada yang lebih menenangkan setelah hari yang melelahkan selain semangkuk masakan berkuah hangat di meja makan. Aroma rempah yang...
Di sebuah hutan ajaib yang dipenuhi daun-daun keemasan, hiduplah seorang peri muda bernama Luna. Ia memiliki sayap kristal yang indah,...