Galaxy Z Flip8 Hadir dengan Layar Bebas Lipatan, Ini Bocoran Terbarunya
Samsung kembali menjadi sorotan dengan bocoran terbaru mengenai ponsel lipat generasi berikutnya, Galaxy Z Flip8. Perangkat ini dikabarkan akan membawa...
Read more
Google kembali menghadirkan inovasi menarik dengan merilis perangkat flashdisk murah bernama ChromeOS Flex USB. Produk ini dibanderol sekitar 3 dollar AS atau setara Rp 51.328, dan dirancang untuk membantu pengguna menghidupkan kembali laptop lama agar tetap bisa digunakan.
Perangkat ini memungkinkan pengguna memasang sistem operasi ChromeOS Flex dengan lebih mudah, baik di PC Windows maupun Mac lawas. ChromeOS Flex sendiri merupakan sistem operasi ringan berbasis cloud yang dirancang khusus untuk perangkat lama, termasuk laptop keluaran sebelum 2010.
Menurut Google, solusi ini hadir sebagai cara praktis untuk memperpanjang عمر perangkat lama tanpa harus membeli laptop baru. Sistem ini memang tidak menjanjikan performa tinggi, tetapi cukup untuk aktivitas ringan seperti browsing, mengetik, dan penggunaan aplikasi berbasis web.
Google menjelaskan bahwa ChromeOS Flex berbeda dengan ChromeOS yang ada di Chromebook. Versi Flex tidak mendukung aplikasi Android dari Play Store dan memiliki dukungan Linux yang terbatas. Selain itu, sistem ini tidak memiliki optimasi hardware khusus seperti perangkat Chromebook resmi.
Meski begitu, ChromeOS Flex tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang stabil dan ringan karena dirancang lintas platform dan tidak membutuhkan spesifikasi tinggi.
Sebelumnya, pemasangan ChromeOS Flex harus dilakukan melalui proses teknis di situs resmi Google. Kini, proses tersebut dipermudah lewat USB kit yang sudah disiapkan.
“Mulai hari ini, ChromeOS Flex USB Kit tersedia di situs Back Market untuk membantu Anda menginstal sistem operasi kami yang cepat, aman, dan gratis,” tulis Google dalam pernyataan resminya.
Perangkat ini dipasarkan melalui kerja sama dengan Back Market, perusahaan yang bergerak di bidang perangkat elektronik rekondisi. Dengan membeli USB kit ini, pengguna tidak hanya mendapatkan flashdisk, tetapi juga panduan instalasi lengkap serta video tutorial.
Cara penggunaannya cukup sederhana. Pengguna hanya perlu memasang flashdisk ke laptop, lalu mengikuti instruksi untuk menginstal sistem operasi baru. Dengan proses ini, laptop lama yang sebelumnya lambat atau tidak terpakai bisa kembali berfungsi.
Namun, perlu diingat bahwa perangkat yang sudah diinstal ChromeOS Flex tetap memiliki keterbatasan. Laptop tersebut tidak akan cocok untuk pekerjaan berat seperti editing video atau gaming, tetapi cukup optimal untuk kebutuhan sehari-hari.
Di sisi lain, Google juga disebut sedang mengembangkan sistem operasi baru bernama Aluminum OS. Sistem ini dikabarkan akan menggabungkan ChromeOS dan Android untuk menciptakan pengalaman yang lebih terintegrasi.
Menurut Sameer Samat, Google memang tengah mengarah pada integrasi dua sistem tersebut, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait peluncurannya.
Kehadiran ChromeOS Flex USB ini menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang masih menyimpan laptop lama, sekaligus langkah Google dalam mendukung penggunaan teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Referensi:
KompasTekno
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Gadget Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia gadget — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Barcelona kembali menunjukkan ambisinya mempertahankan dominasi di sepak bola Spanyol dan Eropa dengan mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United. Klub...
Seri ketujuh MotoGP 2026 akan berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Mugello, Italia. Para penggemar balap motor dunia kembali disuguhkan...