Gempa Kuat Guncang Bitung dan Ternate, Bangunan Gereja Rusak dan Warga Panik

Gempa kuat di Bitung terasa hingga Ternate, sebabkan gereja dan rumah rusak. BNPB laporkan gempa susulan dan potensi tsunami kecil.

Gempa kuat di Bitung terasa hingga Ternate, sebabkan gereja dan rumah rusak

Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi. Guncangan tersebut tidak hanya dirasakan di sekitar pusat gempa, tetapi juga hingga ke Kota Ternate, Maluku Utara, dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa tersebut memiliki magnitudo 7,6 dan terjadi pada pukul 05.48 WIB. Pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan dilaporkan terasa sangat kuat selama sekitar 10 hingga 20 detik di wilayah Bitung dan sekitarnya. Di Ternate, getaran juga dirasakan cukup kuat hingga membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dampak awal gempa di Ternate menunjukkan adanya kerusakan pada beberapa bangunan. “Hingga pukul 07.00 WIB, tercatat satu unit gedung gereja di Kecamatan Pulau Batang Dua mengalami kerusakan,” kata Abdul Muhari.

Selain gereja, kerusakan juga terjadi pada dua unit rumah warga yang berada di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan. Kerusakan yang tercatat sejauh ini masuk dalam kategori ringan hingga sedang.

Dalam rekaman video yang dibagikan BNPB, terlihat kondisi gereja yang mengalami kerusakan cukup parah dengan puing-puing bangunan berserakan di dalam ruangan.

Sementara itu, di wilayah Kota Bitung, proses pendataan masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengetahui dampak lebih lanjut dari gempa tersebut.

Gempa Susulan dan Peringatan Tsunami Masih Dipantau

BNPB juga melaporkan adanya dua gempa susulan yang terjadi tidak lama setelah gempa utama. Berdasarkan data, gempa susulan pertama berkekuatan magnitudo 5,5 terjadi pada pukul 06.07 WIB, disusul gempa kedua berkekuatan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB.

“Kedua gempa susulan tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, namun tetap dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Abdul Muhari.

Meski demikian, sistem peringatan dini sempat mendeteksi adanya gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil. Berdasarkan pemantauan, gelombang setinggi sekitar 0,3 meter terdeteksi di wilayah Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB, dan sekitar 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB.

Walaupun tergolong kecil, BNPB tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan gelombang susulan. Warga yang berada di wilayah pesisir, khususnya di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, diminta untuk menjauhi pantai sementara waktu.

Berdasarkan imbauan resmi BNPB, masyarakat juga diminta untuk tetap tenang, mengikuti arahan aparat setempat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pemantauan kondisi di lapangan masih terus dilakukan seiring perkembangan situasi.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉

Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED