Sejarah Kiswah Ka’bah, Ternyata Tidak Selalu Berwarna Hitam
Ka'bah di Mekkah, Arab Saudi, menjadi pusat ibadah umat Islam di seluruh dunia. Bangunan berbentuk kubus ini diselimuti kain khusus...
Read more
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa konflik militer dengan Iran akan segera berakhir dalam waktu dekat. Ia bahkan menegaskan bahwa penghentian perang tersebut tidak bergantung pada adanya kesepakatan antara kedua negara.
Dalam pernyataan di Oval Office pada Selasa 31 Maret, Trump menyebut bahwa operasi militer yang sedang berlangsung akan selesai dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu.
“Kami sedang menyelesaikan pekerjaan ini, dan saya rasa mungkin dalam waktu dua atau tiga minggu,” kata Trump kepada wartawan.
Ia juga menambahkan bahwa Iran tidak perlu membuat kesepakatan apa pun dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik tersebut.
“Mereka tidak perlu membuat kesepakatan dengan saya,” ujarnya.
Menurut Trump, fokus utama AS saat ini adalah memastikan bahwa Iran tidak lagi memiliki kemampuan untuk mengembangkan senjata nuklir. Ia bahkan menggunakan istilah keras dengan menyebut Iran harus “kembali ke zaman batu”.
“Ketika kami merasa bahwa mereka, untuk jangka waktu yang lama, terperangkap di zaman batu dan mereka tidak akan mampu menciptakan senjata nuklir, maka kami akan pergi,” jelas Trump.
Ia menegaskan bahwa tercapai atau tidaknya kesepakatan formal bukanlah hal yang penting.
“Terlepas dari apakah kami mencapai kesepakatan atau tidak, itu tidak relevan,” lanjutnya.
Pernyataan Trump muncul di tengah kekhawatiran global terhadap dampak konflik terhadap harga minyak dunia. Sejak perang pecah pada 28 Februari, harga minyak global dilaporkan sempat menembus lebih dari 100 dolar AS per barel atau sekitar Rp1,6 juta per barel dengan asumsi kurs Rp16.000.
Menurut Trump, krisis energi yang terjadi saat ini akan mereda setelah Amerika Serikat menarik diri dari konflik. Namun sebelum itu, ia menegaskan bahwa ancaman dari Iran harus benar-benar dihilangkan.
Selain itu, Trump juga melontarkan kritik terhadap negara-negara Barat yang dinilai tidak membantu AS dalam mengamankan jalur distribusi energi, khususnya di Selat Hormuz.
Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak lagi akan ikut campur dalam pengamanan jalur tersebut jika negara lain tidak memberikan dukungan.
“Apa yang terjadi dengan selat itu, kami tidak akan ikut campur… Tidak ada alasan untuk kami membantu mereka,” kata Trump.
Dalam unggahan di media sosial Truth Social, Trump kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap sekutu yang dianggap tidak berkontribusi.
“Amerika Serikat tidak akan ada lagi untuk membantu Anda, sama seperti Anda tidak ada untuk kami. Iran pada dasarnya sudah hancur. Bagian tersulit sudah selesai. Sekarang cari minyak Anda sendiri!” tulisnya.
Pernyataan ini memperlihatkan perubahan sikap yang cukup signifikan dalam kebijakan luar negeri AS, terutama terkait hubungan dengan sekutu dan keterlibatan dalam stabilitas energi global.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Perilaku manipulatif sering muncul secara halus dan sulit dikenali, bahkan dalam hubungan sehari hari. Tanpa disadari, seseorang bisa terjebak dalam...
Menjaga kesehatan tubuh tidak cukup dilakukan hanya pada momen tertentu, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Perubahan pola makan, aktivitas fisik...