Cara Efektif Menjaga Tubuh dari Risiko Diabetes dan Obesitas Sejak Dini
Menjaga kesehatan tubuh tidak cukup dilakukan hanya pada momen tertentu, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Perubahan pola makan, aktivitas fisik...
Read more
Nama Samin Tan kembali menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan pengelolaan pertambangan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Sosok yang dikenal sebagai salah satu crazy rich Indonesia ini kini harus menghadapi proses hukum terkait aktivitas tambang.
Menurut Syarief Sulaeman Nahdi selaku Direktur Penyelidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, penetapan tersangka telah dilakukan terhadap satu orang. “Kami telah menetapkan satu orang tersangka, yaitu saudara ST,” kata Syarief dalam konferensi pers.
Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan tambang oleh PT Asmin Koalindo Tuhup atau AKT yang diduga tetap melakukan aktivitas penambangan dan penjualan batu bara meski izin telah dicabut sejak 2017. Aktivitas tersebut dinilai tidak sah dan melanggar hukum.
Samin Tan lahir di Teluk Pinang, Riau, pada 3 Maret 1964. Ia sempat menempuh pendidikan di Universitas Tarumanegara, namun tidak menyelesaikannya sejak 1987. Meski demikian, hal tersebut tidak menghalangi langkahnya untuk menjadi salah satu pengusaha sukses di sektor pertambangan.
Kariernya dimulai dari bekerja di kantor akuntan publik Peat Marwick. Dari sana, ia membangun jaringan bisnis hingga menjalin relasi dengan kelompok usaha besar di Indonesia. Langkah penting dalam kariernya terjadi ketika ia mengambil alih PT Borneo Lumbung Energi, yang kemudian menjadi sumber utama kekayaannya.
Di bawah kepemimpinannya, perusahaan tersebut berkembang menjadi salah satu produsen batu bara metalurgi terkemuka di Indonesia. Batu bara jenis ini dikenal memiliki kualitas tinggi dan banyak digunakan dalam industri baja.
Puncak kesuksesan Samin Tan terjadi saat ia menjabat sebagai Chairman Bumi Plc, perusahaan tambang yang tercatat di London Stock Exchange. Berdasarkan data dari Forbes, kekayaan Samin Tan pada masa itu mencapai sekitar US$940 juta atau setara dengan sekitar Rp15 triliun.
Namun, perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. Ia sempat tersandung kasus hukum pada 2019 terkait dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan kontrak PT AKT. Bahkan, ia pernah masuk dalam daftar pencarian orang sebelum akhirnya ditangkap pada April 2021.
Meski sempat menghadapi proses hukum, pada Agustus 2021 Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan untuk membebaskannya dari kasus tersebut.
Kini, kasus terbaru kembali menjeratnya. Dalam perkara ini, PT AKT yang terafiliasi dengannya diduga tetap melakukan penambangan ilegal di Kalimantan Tengah setelah izin dicabut.
Akibat penetapan tersangka tersebut, Samin Tan kini ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk masa penahanan awal selama 20 hari ke depan.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Perilaku manipulatif sering muncul secara halus dan sulit dikenali, bahkan dalam hubungan sehari hari. Tanpa disadari, seseorang bisa terjebak dalam...
Menjaga kesehatan tubuh tidak cukup dilakukan hanya pada momen tertentu, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Perubahan pola makan, aktivitas fisik...