Timnas Indonesia resmi mengumumkan skuad final untuk ajang FIFA Series tanpa menyertakan satu pun pemain debutan. Keputusan ini menegaskan fokus tim pelatih pada pengalaman dan konsistensi dalam menghadapi turnamen internasional tersebut.
Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA Series yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 hingga 31 Maret 2026. Pada laga pembuka, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026.
Pertandingan ini juga akan menjadi momen debut bagi pelatih John Herdman bersama Timnas Indonesia di laga resmi internasional.
Berdasarkan data dari sumber, Herdman telah memilih total 24 pemain untuk memperkuat tim. Seluruh pemain yang dipanggil bukan nama baru, melainkan sudah memiliki pengalaman bersama tim nasional dengan jumlah caps minimal tiga pertandingan.
Komposisi Pemain Berpengalaman Jadi Andalan
Kebijakan tanpa pemain debutan menunjukkan bahwa tim pelatih ingin mengandalkan stabilitas tim. Seluruh pemain yang masuk dalam skuad memiliki jam terbang internasional yang cukup, dengan kisaran caps antara tiga hingga 50 penampilan.
Rizky Ridho menjadi pemain dengan jumlah caps terbanyak di dalam skuad. Selain itu, ia juga sudah mencatatkan empat gol untuk Timnas Indonesia. Di sisi lain, pemain dengan caps paling sedikit adalah Cahya Supriadi dan Mauro Zijlstra, yang masing-masing baru mencatat tiga caps.
Dalam daftar sebelumnya, sebenarnya sempat muncul potensi debutan, yakni Muhammad Fajar Fathur Rahman. Namun, ia akhirnya dicoret dari skuad final sehingga harus menunda kesempatan tampil di tim senior.
Selain pengalaman, komposisi usia pemain juga menjadi sorotan. Timnas Indonesia memiliki rata-rata usia 26,4 tahun, yang menunjukkan keseimbangan antara pemain muda dan senior.
Jordi Amat tercatat sebagai pemain tertua dalam skuad dengan usia 34 tahun. Sementara itu, posisi pemain termuda dipegang oleh Mauro Zijlstra dan Dony Tri Pamungkas.
Keputusan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadapi turnamen dengan waktu persiapan yang relatif singkat. Dengan pemain yang sudah saling mengenal dan memiliki pengalaman bermain bersama, adaptasi taktik diharapkan bisa berjalan lebih cepat.
Referensi:
Detik