Cara Efektif Menjaga Stamina Saat Haji agar Ibadah Tetap Lancar dan Nyaman
Menjalankan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Aktivitas seperti tawaf mengelilingi Ka'bah hingga sa'i antara Shafa dan Marwah memerlukan...
Read more
Bus masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat Indonesia saat musim mudik Lebaran. Harga tiket yang relatif terjangkau serta jangkauan rute yang luas membuat bus menjadi pilihan bagi banyak pemudik.
Namun di balik kemudahan tersebut, aspek keselamatan perjalanan tetap menjadi perhatian utama. Sejumlah kecelakaan fatal yang melibatkan bus dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa pemilihan kendaraan yang aman sangat penting bagi penumpang.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari DetikOto, kecelakaan bus sering kali disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kesalahan manusia atau human error hingga kerusakan teknis seperti rem blong. Insiden tersebut bahkan kerap menimbulkan korban jiwa.
Karena itu, masyarakat yang berencana mudik menggunakan bus disarankan lebih teliti sebelum memilih kendaraan yang akan digunakan.
Salah satu langkah penting yang harus diperhatikan adalah memastikan bus memiliki izin resmi serta telah lulus uji KIR.
Uji KIR merupakan pemeriksaan berkala kendaraan untuk memastikan kondisi teknis kendaraan masih layak digunakan di jalan raya. Kendaraan yang tidak lolos uji tersebut berpotensi memiliki risiko keselamatan yang lebih tinggi.
Menurut pengamat transportasi Djoko Setijowarno, penumpang sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga murah ketika memilih bus untuk perjalanan mudik.
“Pengguna jasa transportasi wisata menggunakan transportasi wisata yang sesuai dengan persyaratan teknis dan laik jalan serta memiliki perizinan resmi,” kata Djoko Setijowarno, pengamat transportasi, mengacu pada Surat Edaran Menteri Pariwisata mengenai keselamatan transportasi wisata.
Djoko juga menekankan bahwa perusahaan transportasi wajib melakukan pengawasan rutin terhadap sistem manajemen keselamatan kendaraan.
Selain memastikan kendaraan memiliki izin resmi, pemudik juga perlu memperhatikan keberadaan fasilitas keselamatan di dalam bus.
Beberapa fasilitas yang seharusnya tersedia antara lain alat P3K, palu pemecah kaca, alat pemadam kebakaran, serta pintu darurat.
Menurut Djoko, masih ada sejumlah bus yang beroperasi tanpa izin resmi atau tidak menjalani uji KIR secara berkala. Karena itu masyarakat diminta tidak tergiur dengan tarif sewa yang terlalu murah.
“Warga yang akan menyewa bus wisata tidak hanya memperhatikan tarif sewa yang murah. Namun aspek fasilitas keselamatan perlu mendapat perhatian,” tegas Djoko.
Jika masih ragu terhadap kondisi kendaraan, masyarakat dapat memeriksa status kelaikan bus melalui aplikasi MitraDarat.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengetahui berbagai informasi penting terkait kendaraan yang akan digunakan, seperti masa berlaku uji berkala KIR serta masa berlaku dokumen izin penyelenggaraan angkutan atau Kartu Pengawasan (KPS).
Apabila ditemukan indikasi pelanggaran seperti uji berkala yang telah kedaluwarsa atau izin operasional yang tidak berlaku, sebaiknya masyarakat menghindari menggunakan bus tersebut.
Dengan memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Referensi:
DetikOto
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉
Kumpulan Artikel dan Berita Tips Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia tips — semua ada di sana!Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Aparat kepolisian Jerman melakukan operasi besar-besaran terhadap geng motor Hells Angels yang berbasis di Leverkusen. Langkah tegas ini diambil setelah...
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial terkait kondisi internal Iran. Di...