Emil Audero Kembali Bersinar, Masuk Best XI Serie A untuk Ketiga Kalinya
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kompetisi Serie A musim 2025-2026. Penjaga gawang yang kini membela...
Read more
Kiper Gianluigi Donnarumma menjadi sorotan setelah Manchester City mengalami kekalahan telak dari Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League.
Pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu Stadium itu berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tim tuan rumah pada Kamis dini hari WIB.
Kekalahan tersebut tidak lepas dari penampilan gemilang gelandang Madrid Federico Valverde yang mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut.
Valverde mencetak tiga gol dalam rentang waktu sekitar 22 menit yang membuat Manchester City kesulitan bangkit sepanjang pertandingan.
Meski demikian, perhatian juga tertuju pada performa Donnarumma yang dianggap memiliki peran dalam terjadinya gol pertama Real Madrid.
Gol pembuka yang terjadi pada menit ke-20 dinilai menjadi momentum penting yang membuat Madrid semakin percaya diri untuk menekan pertahanan Manchester City.
Pengamat sepak bola Ally McCoist menilai gol pertama Valverde terjadi setelah bola panjang dari lini belakang Madrid yang gagal diantisipasi dengan baik oleh Donnarumma.
Menurut McCoist, situasi tersebut seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik oleh lini pertahanan Manchester City.
“Bolanya luar biasa, begitu pula penyelesaiannya, hanya menyentuh bola melewati Donnarumma. Itu sentuhan yang indah dari Valverde untuk melewati penjagaan dan mengarahkan bola ke gawang,” kata McCoist.
Ia juga menilai gol tersebut merupakan kesalahan yang tidak seharusnya terjadi dalam pertandingan level tertinggi seperti Liga Champions.
“Gol yang mengerikan untuk kebobolan secara defensif. Anda tidak boleh kebobolan dari situasi seperti itu di level mana pun, apalagi di kompetisi ini,” ujarnya.
Meski begitu, Donnarumma tetap mendapat pembelaan dari mantan kiper Manchester City Joe Hart.
Menurut Hart, keputusan yang diambil Donnarumma pada momen tersebut sebenarnya merupakan langkah yang diperhitungkan.
Hart menjelaskan bahwa Donnarumma berusaha menghindari kemungkinan terjadinya pelanggaran terhadap Valverde yang bisa berujung penalti atau bahkan kartu merah.
“Seperti yang kita lihat, sentuhan luar biasa dari Fede Valverde. Tetapi yang saya lihat adalah Donnarumma datang dengan kecepatan tinggi dan mencoba membaca situasi,” kata Hart.
Ia menambahkan bahwa Donnarumma akhirnya memilih untuk menghindari kontak fisik yang berpotensi membahayakan timnya.
“Ketika bola melewatinya, dia membuat keputusan yang diperhitungkan untuk berpikir bahwa dia tidak perlu memberikan penalti dan potensi kartu merah. Jadi dia memilih mengorbankan gol,” ujar Hart.
Meski berhasil menggagalkan penalti Vinicius Junior pada pertandingan tersebut, performa Donnarumma tetap menjadi bahan perdebatan di kalangan pengamat sepak bola.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Real Madrid menjelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Sementara itu, Manchester City harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan jika ingin tetap bertahan dalam kompetisi elit Eropa tersebut.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉
Kumpulan Artikel dan Berita Bola Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia bola — semua ada di sana!Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabel charger sering kali menjadi perangkat yang kurang mendapat perhatian dalam penggunaan sehari-hari. Padahal, fungsinya sangat penting untuk menjaga daya...
Banyak pengguna mengira bahwa saat HP Android mulai lemot, satu-satunya solusi adalah mengganti perangkat baru. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya...